Turis Tewas, Jembatan Cunca di Labuan Bajo Lapuk dan Tak Layak Fungsi
Jakarta, Aparat kepolisian membeberkan hasil investigasi mendalam terkait tragedi tewasnya pasangan suami istri (pasutri) asal Austria, Jurgen Perjul (55) dan Astrid Perjul (57), d...
"Tim penyidik menemukan lubang menganga sepanjang 1,20 meter pada bagian lantai jembatan yang patah. Selain itu, kayu penyangga atau tulang utama jembatan dipastikan telah lapuk termakan usia," ujar Christian, seperti dilansir Detik, Senin (25/5).Investigasi fisik di lapangan juga menyingkap fakta mencengangkan lainnya, seperti fasilitas safety net di sisi kiri dan kanan jembatan sudah rusak berat dan hilang hingga 90 persen. Pilihan RedaksiPariwisata Manggarai Barat Melonjak, Capai 500 Ribu Kunjungan 2025Jembatan Cunca Labuan Bajo Ambruk, Dua WN Austria TewasJembatan Ambruk di Labuan Bajo Tewaskan 2 Turis, Kelalaian Pengelola?Mayoritas papan kayu untuk tumpuan kaki terpantau sudah goyang, terangkat, bahkan terlepas dari rangka besi pengikatnya.Meskipun pemandu wisata sempat mengingatkan korban mengenai jalur trekking yang licin akibat faktor cuaca, polisi menegaskan bahwa kelayakan infrastruktur jembatan yang buruk menjadi faktor penentu utama terjadinya kecelakaan maut ini.Selain masalah fisik infrastruktur, Polres Manggarai Barat juga menyoroti bobroknya manajemen keselamatan di destinasi wisata unggulan tersebut.Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Manggarai Barat selaku pengelola dinilai abai dalam menyediakan sistem keselamatan yang memadai.Polisi menemukan bahwa pengelola tidak memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) tertulis mengenai pemeliharaan dan pengecekan berkala terhadap fasilitas jembatan gantung Cunca Wulang.Lebih parah lagi, tidak ada rambu peringatan bahaya di titik-titik rawan, serta tidak tersedianya jaminan asuransi kecelakaan bagi para wisatawan yang berkunjung.Untuk mengusut tuntas unsur pidana atau kelalaian dalam kasus ini, Satreskrim Polres Manggarai Barat telah memeriksa lima orang saksi kunci, di antaranya:1. Kepala Desa Cunca Wulang (otoritas wilayah setempat).2. Petugas pos retribusi tiket masuk.3. Pramuwisata (tour guide) lokal yang mendampingi korban.4. Sopir mobil sewaan korban.5. Anggota Bhabinkamtibmas yang pertama kali mengamankan TKP.Christian menegaskan proses hukum akan berjalan secara transparan demi memberikan kepastian hukum, sekaligus menjadi momentum evaluasi total bagi sektor pariwisata Labuan Bajo yang menyandang status Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).Sementara itu, proses pemulangan jenazah Jurgen dan Astrid ke negara asal mereka di Austria dijadwalkan berlangsung pada hari ini, Selasa (26/5), setelah pihak kepolisian merampungkan koordinasi kedutaan bersama Kedutaan Besar Austria di Jakarta. (wiw)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260526115455-269-1362466/turis-tewas-jembatan-cunca-di-labuan-bajo-lapuk-dan-tak-layak-fungsi
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
27 May 2026
FOTO: Tinggalkan Plastik, Distribusi Kurban Beralih ke Wadah Alami
27 May 2026
Wisata Astronomi Jadi Tren Liburan Utama Global di 2026
27 May 2026
Ternyata Ini Alasan Mengapa Nafsu Makan Jadi Hilang saat Sakit
27 May 2026
Cara Aman Mengusir dan Hancurkan Sarang Tawon Vespa
27 May 2026
Daging Kurban Ternyata Tak Cocok Langsung Disate, Ini Alasannya
27 May 2026
Studi Temukan Pola Asuh Keras Bisa Pengaruhi Otak Anak