Internasional 23 Dec 2025 9 views

Kecanggihan Kapal Perang AS Baru 'Trump Class' Buat Gertak China

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengumumkan rencana produksi jenis kapal perang baru yang akan diberi nama Trump Class. Pada Senin (22/12), Trump menyatakan bahwa kapa...

Kecanggihan Kapal Perang AS Baru 'Trump Class' Buat Gertak China
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengumumkan rencana produksi jenis kapal perang baru yang akan diberi nama Trump Class. Pada Senin (22/12), Trump menyatakan bahwa kapal dengan bobot antara 30.000 hingga 40.000 ton ini akan menjadi "salah satu kapal perang permukaan paling mematikan" dan "kapal tempur terbesar dalam sejarah AS".

Saat ditanya apakah kapal perang ini ditujukan untuk menangkal pengaruh China, Trump tidak secara langsung mengiyakan. Ia hanya menyebut bahwa kapal ini akan menjadi "penangkal bagi semua pihak, bukan hanya China."

Menurut laman resmi Trump Class Ships, kapal perang terbaru ini akan memiliki bobot lebih dari 35.000 ton. Desainnya menitikberatkan pada stabilitas yang tak tertandingi dan kapasitas muatan yang sangat besar, jauh melampaui kapal perusak kelas Arleigh Burke.

Kapal Trump Class akan dipersenjatai dengan 12+ tabung misil Conventional Prompt Strike (CPS) untuk jangkauan global yang cepat. Kapasitas persenjataannya sangat besar, mampu membawa lebih dari 128 unit, termasuk Tomahawk, SM-6, dan SLCM-N baru yang dipersenjatai nuklir. Selain itu, kapal ini akan menggunakan 32 megajoule (MJ) *railgun battery* untuk mendukung tembakan permukaan jarak jauh.

Dilansir dari Golden Fleet, kapal perang USS Defiant akan menjadi bagian dari kelas kombatan permukaan besar baru ini, dengan daya tembak paling merusak dari kapal permukaan mana pun yang pernah ada. Kapal ini diklaim mampu menyerang musuh dengan jangkauan 80 kali lipat dari kelas sebelumnya. Ini juga akan menjadi kapal perang rudal berpemandu pertama yang mampu membawa rudal nuklir dan hipersonik.

Kapal Trump Class juga disebut-sebut akan memanfaatkan sistem tempur canggih, termasuk *large missile vertical launch systems* (LMVLS) untuk melancarkan serangan hipersonik jarak jauh terhadap target strategis di darat yang tidak dapat dijangkau oleh armada saat ini.

Menurut Angkatan Laut AS, kapal perang ini akan mampu beroperasi secara independen, sebagai bagian dari *Carrier Strike Group*, atau memimpin kelompoknya sendiri, yaitu *Surface Action Group*, tergantung pada misi dan ancaman.

"Dengan kemampuan untuk memberikan komando dan kendali ke depan untuk platform berawak dan tak berawak, kapal perang ini akan menjadi komponen penting dalam mengeksekusi Konsep Pertempuran Angkatan Laut," demikian pernyataan Golden Fleet.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20251223134034-134-1309912/spesifikasi-kapal-perang-as-baru-trump-class-buat-saingi-china
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.