14 Negara Kecam Aneksasi Israel ke Tepi Barat: Batalkan Pembangunan
14 Negara Kecam Aneksasi Israel ke Tepi Barat: Batalkan Pembangunan Jakarta, Sebanyak 14 negara mengecam Israel usai kabinet Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyetujui r
Jakarta, Sebanyak 14 negara mengecam Israel usai kabinet Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyetujui rencana pembangunan permukiman baru di Tepi Barat, Palestina.Keempat belas negara itu yakni Inggris, Prancis, Spanyol, Norwegia, Belanda, Jerman, Italia, Islandia, Irlandia, Denmark, Malta, Belgia, Kanada, dan Jepang."Kami mengecam persetujuan Israel keamanan Israel atas 19 permukiman baru di Tepi Barat yang diduduki," demikian pernyataan Kemlu Prancis, Rabu (24/12).
Mereka juga mewanti-wanti tindakan Israel bisa merusak upaya perdamaian yang lebih luas."Kami menegaskan kembali penolakan kami yang jelas terhadap segala bentuk aneksasi dan perluasan kebijakan pemukiman," demikian pernyataan bersama belasan negara itu pada Rabu (24/11), dikutip AFP.Suka Cita Natal Betlehem Perdana dalam 2 Tahun saat Gencatan di GazaTak cuma itu, 14 negara ini juga menyatakan bahwa tindakan sepihak Israel "melanggar hukum internasional" dan berpotensi menggoyahkan situasi di masa sensitif.Saat ini, para mediator termasuk Amerika Serikat sedang mengupayakan kemajuan fase kedua gencatan senjata Gaza.Negara Eropa plus Jepang ini juga mendesak Israel membatalkan rencana menganeksasi lebih jauh Tepi Barat."(Kami mendesak Israel) untuk membatalkan keputusan ini, serta perluasan permukiman," demikian pernyataan itu.Lebih lanjut, mereka menyebut aktivitas permukiman yang terus-menerus bisa memperburuk ketegangan di lapangan.Selain untuk menekan Israel, pernyataan 14 juga negara ini menegaskan kembali komitmen teguh mereka terhadap perdamaian yang komprehensif, adil, dan abadi berdasarkan solusi dua negara.Solusi dua negara merupakan kerangka penyelesaian konflik Israel-Palestina yang disepakati komunitas internasional. Kerangka ini berisi pendirian dua negara yang berdampingan, aman, nyaman, saling menghormati hingga mengakui kedaulatan masing-masing.Israel Bunuh Pejabat Keuangan Hamas di GazaPernyataan itu muncul setelah politikus sayap kanan sekaligus Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich membahas rencana aneksasi baru.Ia mengumumkan pihak berwenang telah menyetujui pembangunan permukiman tersebut, dan mengatakan langkah itu bertujuan untuk mencegah pembentukan negara Palestina.Kembali lagi soal Tepi Barat. Israel telah menduduki wilayah ini sejak perang Timur Tengah 1967.Awal bulan ini, Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan perluasan permukiman Israel di Tepi Barat telah mencapai tingkat tertinggi setidaknya sejak tahun 2017, yang memicu kekhawatiran internasional terkait situasi di lapangan. (ans/agt)
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Permaisuri Terakhir Iran Masih Hidup, di Mana Sekarang?
28 May 2026
Korea Selatan Duga Rudal Iran Serang Kapal Kargonya di Selat Hormuz
28 May 2026
Ledakan Tambang di Shanxi China Ungkap Dugaan Pelanggaran Sistemik
27 May 2026
FOTO: Jamaah Haji Melaksanakan Ibadah Lempar Jumrah di Mina
27 May 2026
Momen Prabowo Salat Iduladha dengan Diaspora RI di Paris
27 May 2026
Menlu: Prabowo ke Prancis Penuhi Undangan Macron yang Tertunda