CIA Diam-diam Mulai Hadir Permanen di Venezuela usai Maduro Lengser
Judul: CIA Diam-diam Mulai Hadir Permanen di Venezuela usai Maduro Lengser Jakarta, Badan Intelijen Amerika Serikat (Central Intelligence Agency/CIA) diam-diam tengah berupaya mem...
Jakarta, Badan Intelijen Amerika Serikat (Central Intelligence Agency/CIA) diam-diam tengah berupaya membangun kehadiran permanen AS di Venezuela, setelah menggulingkan rezim Presiden Nicolas Maduro.CIA disebut akan memimpin rencana pemerintahan Donald Trump untuk menggunakan pengaruh barunya atas masa depan Venezuela.Lihat Juga :Trump Ultimatum Iran: Sepakati Nuklir, atau Serangan Jauh Lebih Brutal
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut beberapa sumber yang mengetahui perencanaan itu, diskusi antara CIA dan Kementerian Luar Negeri kini berpusat soal bagaimana "jejak" AS di Venezuela akan terlihat, baik itu dalam jangka pendek maupun jangka panjang.Meskipun Kemlu AS akan bertindak sebagai perwakilan diplomatik utama dalam jangka panjang, namun pemerintah Trump diperkirakan akan sangat bergantung ke CIA untuk memulai proses masuk, di tengah transisi politik dan situasi keamanan yang tidak stabil di Venezuela pasca era Maduro."Kementerian Luar Negeri menancapkan bendera, namun CIA benar-benar memiliki pengaruh," kata seorang sumber kepada CNN.Dalam jangka pendek, para pejabat AS mungkin akan mulai beroperasi dari kantor cabang CIA di Venezuela, sebelum secara resmi membuka kedutaan.Lihat Juga :Uni Eropa Bakal Tetapkan IRGC Iran sebagai Organisasi TerorisMereka disebut bakal mulai melakukan kontak informal dengan anggota berbagai faksi pemerintah Venezuela, serta tokoh oposisi dan pihak ketiga yang mungkin menjadi ancaman."Membangun kantor cabang adalah prioritas nomor satu. Sebelum jalur diplomatik, kantor cabang dapat membantu membangun saluran penghubung, yang akan dilakukan dengan intelijen Venezuela," ungkap seorang eks pejabat pemerintah AS yang terlibat dengan pihak Venezuela.Namun hingga kabar ini beredar, CIA masih menolak berkomentar.[Gambas:Video CNN]AS secara rutin mengirim direktur CIA atau pejabat intelijen tinggi, untuk mengadakan pertemuan sensitif dengan para pemimpin dunia untuk membahas masalah-masalah sensitif yang didasarkan pada pengumpulan informasi intelijen.Direktur CIA John Ratcliffe adalah pejabat senior pertama di era Trump yang mengunjungi Venezuela pasca penangkapan Maduro. Ratcliffe bertemu dengan Presiden sementara Delcy Rodriguez dan para pemimpin militer di sana awal bulan ini.
(dna)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260129105632-134-1322298/cia-diam-diam-mulai-hadir-permanen-di-venezuela-usai-maduro-lengser
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Feb 2026
Madagaskar Porak-poranda Diterjang Badai Siklon Gezani, 36 Orang Tewas
13 Feb 2026
Dua Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Freezer, Ibu Ditangkap
13 Feb 2026
Makin Tegang, Jepang Sita Kapal Ikan China kala Beijing Boikot Tokyo
13 Feb 2026
Gedung Putih Disebut Pecat Staf Komisi Agama Gegara Tolak Zionisme
13 Feb 2026
Pengadilan Batalkan Putusan Inggris yang Cap Palestine Action Teroris
13 Feb 2026
Apa Itu Senjata Termal Israel yang Buat Warga Gaza Lenyap 'Menguap'?