Peran Penting Pulau Kharg Iran yang Dibombardir AS
Judul: Peran Penting Pulau Kharg Iran yang Dibombardir AS Jakarta, Amerika Serikat kembali menggempur habis-habisan Iran. Kali ini serangan mereka menyasar Pulau Kharg, gususan ka...
Jakarta, Amerika Serikat kembali menggempur habis-habisan Iran. Kali ini serangan mereka menyasar Pulau Kharg, gususan karang kuno yang punya peran penting dalam ekspor minyak negara Timur Tengah ini.Dalam unggahan di media sosial buatannya, Presiden AS Donald Trump bahkan menyebut Pulau Kharg sebagai pertama mahkota Iran."Komando Pusat Amerika Serikat melancarkan salah satu serangan bom paling dahsyat dalam sejarah Timur Tengah, dan benar-benar menghancurkan setiap target MILITER di permata mahkota Iran, Pulau Kharg," kata dia di Truth Social pada Kamis (13/3).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa itu Pulau Kharg dan seberapa penting kehadiran serta perannya bagi dunia?Lihat Juga :Trump: Angkatan Laut AS Segera Kawal Kapal Minyak Lintasi Selat HormuzPulau Kharg dijaga sangat ketat dan rahasia oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dan hanya bisa diakses orang-orang yang memiliki izin keamanan resmi. Penjagaan ketat ini ditambah rekam jejaknya yang luar biasa membuat Kharg melestarikan karakter ekologis yang masih alami.Kharg terletak di 55 km barat laut Pelabuhan Busheher dan sekitar 28 km dari dataran utama Iran. Bagi negara pimpinan Mojtaba Khamanei, pulau tersebut adalah tulang punggung perekonomian negeri, demikian dikutip Al Jazeera.Pulau itu memproses 90 persen dari total ekspor minyak Iran dan menangani 950 juta barel setiap tahun.
Meski berperan signifikan, panjang Kharg hanya 8 km dan lebar 4-5 km. Namun, pulau ini menawarkan keuntungan geografis alami yakni perairan sekitarnya yang dalam. Kondisi ini memungkinkan kapal tanker super raksasa berlabuh dengan aman dan memuat minyak mentah untuk diangkut ke pasar Asia, terutama China.Peran penting Pulau KhargMenurut Kementerian Perminyakan Iran, fasilitas di pulau tersebut berfungsi sebagai pusat saraf vital bagi produksi minyak. Terminal di sana menerima minyak mentah dari tiga ladang lepas pantai utama yaitu Aboozar, Forouzan, dan Doroof.Lihat Juga :Iran Kembali Bombardir Israel Pakai Rudal-rudal Hipersonik GanasMinyak mentah itu kemudian diangkut melalui jaringan pipa bawah laut ke fasilitas pengolahan di darat sebelum disimpan atau dikirim ke pasar global.Meski menghadapi sanksi internasional selama bertahun-tahun, Iran secara agresif memperluas infrastruktur pulau tersebut.Pada Mei 2025, S&P Global Commodity Insights melaporkan bahwa Teheran menambah kapasitas penyimpanan terminal sebesar dua juta barel dengan merehabilitasi tangki 25 dan 26, yang masing-masing mampu menampung satu juta barel.Secara historis, kapasitas pemuatan terminal-terminal yang terus ditingkatkan ini mencapai angka maksimum yang mencengangkan yakni tujuh juta barel per hari, meski ekspor nasional saat ini berkisar sekitar 1,6 juta barel per hari.Lihat Juga :Prancis sampai RI Ramai-ramai Lobi Iran Agar Kapal Aman Lewati HormuzBersambung ke halaman berikutnya...
Kharg pernah punya nilai maritim yang strategis di abad-abad sebelumnya.Pulau ini punya mata air tawar alami dan lokasi yang strategis, sehingga membuat Kharg jadi persimpangan maritim yang penting dan memfasilitasi ekspor barang pertanian hingga mineral.Selama era kolonial Eropa, Portugis pertama kali menguasai Kharg dan pulau-pulau Teluk lain. Lalu pertengahan abad ke-18, Belanda mengambil alih.Pada 1752, Baron Kniphausen dari Belanda mengamankan perjanjian dengan penguasa Bandar Rig Mir Naser al-Zaabi, untuk mendirikan pos perdagangan. Tahun berikutnya, Perusahaan Hindia Timur Belanda membangun benteng yang dijaga ketat untuk melindungi kepentingan mereka.Namun, ambisi kolonial itu berumur pendek usai ketegangan meningkat bertahun-tahun. Gubernur Bandar Rig, Mir Muhanna, berhasil mengusir Belanda pada 1766.Lihat Juga :Trump Makin Pusing: Iran Ngeyel, Harga BBM di AS NaikDari maritim hingga pengasingan. Narasi Pulau Kharg berubah jadi kelam di era rezim Reza Shah Pahlavi pada 1925-1941. Dia mengubah kawasan tersebut jadi tempat terpencil bagi tahanan politik yang juga musuh-musuhnya.Era minyak bumi modern baru mulai benar-benar terbentuk setelah tahun 1958. Kharg kemudian menjelma jadi pusat ekspor minyak mentah dan melakukan pengiriman perdana dalam skala besar pada Agustus 1960.Kekayaan arkeologiTak cuma punya sejarah sebagai jalur maritim dan kini pusat ekspor minyak, Kharg memiliki kekayaan arkeologi yang luar biasa. Tempat ini jadi saksi pemukiman manuisa dari akhir milenium kedua Sebelum Masehi.Salau satu situs yang paling dihormati adalah Makam Mir Mohammad, yang dibangun pada abad ke-7 kalender Hijriah atau akhir abad ke-13. Tempat itu menampilkan dua kubah berbentuk kerucut yang dibangun dari batu dan lumpur.Di dekatnya terdapat Makam Mir Aram, yang menyimpan batu setinggi 12 meter bertuliskan prasasti Islam dan dua obor yang diyakini berasal dari periode Akhemenid. Penduduk setempat mengaitkan situs ini dengan Mir Aram, keturunan Nabi Nuh dalam Al-Quran dan Alkitab.Kharg juga merupakan bukti keberagaman agama dan budaya. Di sana, ada situs pemakaman Zoroaster, makam Kristen, dan makam dari era Sassanid.Lihat Juga :Prancis sampai RI Ramai-ramai Lobi Iran Agar Kapal Aman Lewati HormuzMeski punya perjalanan menarik, Kharg juga pernah hancur parah akibat perang Iran-Irak pada 1980-an. Kini luka itu kembali menganga dan basah saat ketengan politik antara AS-Israel dan Iran pecah.Namun, Kharg tetaplah Kharg. Penulis ternama Iran Jalal Al e Ahmad menyebut pulau ini sebagai "mutiara yatim piatu."Saat kapal tanker super diam-diam meluncur ke perairan dalam Teluk membawa sumber kehidupan ekonomi bagi negara yang disanksi berat internasional, makam-makam kuno Zoroaster dan Kristen mengawasi dengan tenang dari pantai karang -yang jadi pengingat bahwa kekaisaran dan perang energi datang dan pergi- "mutiara yatim piatu" tetap selamanya terikat pada gelombang sejarah yang bergejolak.
Add
as a preferred source on Google
Dari Jalur Maritim hingga Lokasi Pengasingan
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260314100506-120-1337949/pulau-kharg-iran-dibom-as-apa-peran-pentingnya-bagi-dunia
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
07 Apr 2026
Detik-detik Baku Tembak di Konsulat Israel di Turki, 1 Penyerang Tewas
07 Apr 2026
AS-Israel Bombardir Iran Lagi, Kota Dekat Teheran Porak-poranda
07 Apr 2026
Kereta Cepat Tabrakan dengan Truk Militer, Masinis Tewas-2 Kritis
07 Apr 2026
Trump Kembali Lontarkan Ancaman: Peradaban di Iran Punah Malam Ini!
07 Apr 2026
Presiden Pezeshkian: 14 Juta Warga Daftar Diri 'Rela Mati' Bela Iran
07 Apr 2026
Polisi Bongkar Kasus Perbudakan Wanita di Rumah, Disiksa dan Kelaparan