Iran Serang Aset AS di Negara-negara Arab, Tapi Tak Didukung Hamas
Iran terus melancarkan operasi militer dengan menyerang aset-aset militer Amerika Serikat di negara-negara Arab tetangganya, di tengah konflik dengan AS dan Israel. Namun, Hamas me...
Dalam pernyataannya yang dikutip dari AFP, Hamas menyampaikan, "Sambil membenarkan hak Republik Islam Iran untuk merespons agresi ini dengan semua cara yang tersedia sesuai dengan norma dan hukum internasional, gerakan ini menyerukan kepada saudara-saudara di Iran untuk menghindari targetkan negara-negara tetangga."
Hamas, yang kini tengah menghadapi kehancuran akibat perang dengan Israel di Gaza, juga mendesak komunitas internasional untuk segera "berupaya menghentikan" perang ini.
Sebelumnya, Hamas telah mengutuk Israel dan AS atas apa yang mereka sebut sebagai "kejahatan keji" dalam pembunuhan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Organisasi ini juga menyampaikan terima kasih atas bantuan besar yang diberikan oleh mendiang Ali Khamenei kepada bangsa Palestina. "Ia (Ali Khamenei) telah memberikan segala bentuk bantuan secara politik, diplomatik, dan militer kepada rakyat kami dan perjuangan kami," kata Hamas.
Hamas menambahkan, "AS dan pemerintah pendudukan fasis bertanggung jawab penuh atas agresi terang-terangan dan kejahatan keji terhadap kedaulatan Republik Islam Iran ini, serta atas dampak seriusnya terhadap keamanan dan stabilitas kawasan."
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260314143526-120-1338025/iran-serang-aset-as-di-negara-negara-arab-tapi-tak-didukung-hamas
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
07 Apr 2026
Kereta Cepat Tabrakan dengan Truk Militer, Masinis Tewas-2 Kritis
07 Apr 2026
Trump Kembali Lontarkan Ancaman: Peradaban di Iran Punah Malam Ini!
07 Apr 2026
Presiden Pezeshkian: 14 Juta Warga Daftar Diri 'Rela Mati' Bela Iran
07 Apr 2026
Polisi Bongkar Kasus Perbudakan Wanita di Rumah, Disiksa dan Kelaparan
07 Apr 2026
AS Mulai Bombardir Pulau Minyak Kharg Iran Jelang Deadline Trump
07 Apr 2026
Korsel Wanti-wanti Ancaman Kriminalitas di Bali