Internasional 06 Apr 2026 1 views

AS-Iran Disebut 'Diam-diam' Berembuk Bahas Gencatan Senjata 45 Hari

Judul: AS-Iran Disebut 'Diam-diam' Berembuk Bahas Gencatan Senjata 45 Hari Jakarta, Amerika Serikat dan Iran dikabarkan sedang membahas syarat-syarat gencatan senjata selama 45 ha...

AS-Iran Disebut 'Diam-diam' Berembuk Bahas Gencatan Senjata 45 Hari
Judul: AS-Iran Disebut 'Diam-diam' Berembuk Bahas Gencatan Senjata 45 Hari

Jakarta, Amerika Serikat dan Iran dikabarkan sedang membahas syarat-syarat gencatan senjata selama 45 hari jika memungkinkan.Pada Minggu (5/4), Axios melaporkan perundingan ini turut melibatkan sejumlah negara Timur Tengah yang menjadi mediator terlepas dari bantahan dan penolakan Teheran soal negosiasi damai.Lihat Juga :Trump Ucap Alhamdulillah saat Desak Iran: Buka Hormuz Atau ke Neraka!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip empat sumber dari AS, Israel, dan negara terkait yang mengetahui pembicaraan tersebut, Axios melaporkan upaya ini diharapkan bisa menuju penghentian perang secara permanen yang sudah berlangsung lebih dari sebulan.Para mediator disebut sedang merumuskan kesepakatan dua tahap. Tahap pertama berupa potensi gencatan senjata selama 45 hari, di mana selama periode tersebut akan dinegosiasikan kesepakatan untuk mengakhiri perang secara permanen.Reuters belum dapat segera memverifikasi laporan Axios tersebut. Gedung Putih dan Kementerian Luar Negeri AS juga belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari Reuters.Pilihan Redaksi3 Fakta Iran Tembak 2 Pesawat Tempur AS Hingga Picu Misi Dramatis ASCap Trump Bohong, Iran Klaim Gagalkan Misi Penyelamatan Pilot F-15 ASTrump Sebut Penyelamatan Pilot F-15 AS di Iran 'Mukjizat Paskah'Laporan negosiasi ini muncul ketika Presiden Donald Trump blak-blakan terus melayangkan ultimatum dan ancaman ke Iran jika tak kunjung membuka Selat Hormuz yang diblokade Teheran sejak perang dengan AS-Israel pecah 28 Februari lalu.Terbaru, pada Trump bahkan mengancam akan menggempur Iran dan menjadikannya "neraka" jika dalam 48 jam Teheran tak kunjung membuka Selat Hormuz.Trump mengancam AS akan menggempur fasilitas publik di Iran seperti pembangkit listrik dan jembatan-jembatan jika Teheran tak kunjung mau membuka Selat Hormuz bagi kapal-kapal yang lewat."Ingat ketika saya memberi ultimatum Iran 10 hari untuk SEPAKAT atau BUKA SELAT HORMUZ. Waktu sudah mau habis, 48 jam sebelum kita jadikan mereka neraka. Kemuliaan bagi TUHAN!" ucap Trump di Truth Social pada Sabtu (4/3).Ia bahkan sampai mengucap 'Alhamdulillah' saat mengutuk Iran dalam unggahan yang berbeda di media sosial buatannya, Truth Social."Selasa akan menjadi 'Hari Pembangkit Listrik' dan 'Hari Jembatan', semuanya digabung menjadi satu di Iran. Tidak akan ada yang seperti itu!!! Buka Selat sialan itu, brengsek, atau kalian akan hidup dalam neraka. LIHAT SAJA! Segala puji bagi Allah," kata Donald Trump dalam unggahannya.AS hingga saat ini telah menahan diri untuk tidak menargetkan lokasi energi Iran di tengah kekhawatiran akan dampak langkah tersebut terhadap ekonomi global. Selat Hormuz adalah jalur utama untuk pasokan minyak dunia.Penutupan Selat Hormuz itu memicu lonjakan lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) di puluhan negara dalam hampir satu bulan terakhir. (rds)
Add
as a preferred source on Google

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260406095525-120-1344619/as-iran-disebut-diam-diam-berembuk-bahas-gencatan-senjata-45-hari
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.