Mampukah Pakistan Jadi Mediator AS-Israel vs Iran?
Judul: Mampukah Pakistan Jadi Mediator AS-Israel vs Iran? Jakarta, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mempercayakan Pakistan sebagai mediator konflik AS-Israel melawan Iran.Pak...
Jakarta, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mempercayakan Pakistan sebagai mediator konflik AS-Israel melawan Iran.Pakistan menawarkan diri sebagai mediator diplomatik didukung Turki dan Mesir.Lihat Juga :Trump Ucap Alhamdulillah saat Desak Iran: Buka Hormuz Atau ke Neraka!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pakistan bahkan aktif menyampaikan pesan antara Washington dan Teheran dalam upaya mendorong gencatan senjata.Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dilaporkan menjalin kontak langsung dengan Presiden Iran, sementara petinggi militer Pakistan juga berkomunikasi dengan Trump.Di saat yang sama, Menteri Luar Negeri Ishaq Dar mengonfirmasi bahwa Pakistan menjadi perantara penyampaian proposal gencatan senjata 15 poin dari AS kepada Iran.Setelah pertemuan itu, Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar mengatakan bahwa Pakistan akan "merasa terhormat untuk menjadi tuan rumah dan memfasilitasi pembicaraan yang konstruktif antara kedua pihak dalam beberapa hari mendatang," seperti dilansir DW.
Posisi Pakistan yang dekat dengan AS dan Iran membuatnya diperhitungkan. Laporan Al jazeera setelah perang 12 hari pada Juni 2025 silam memberi gambaran betapa dekatnya Pakistan dan Trump.Waktu itu Kepala Angkatan Darat Pakistan, Marsekal Lapangan Asim Munir, telah mengadakan pertemuan empat mata yang tak pernah terjadi sebelumnya dengan Presiden Trump di Gedung Putih. Kedua pemimpin tersebut berbicara selama lebih dari dua jam, menurut militer Pakistan.Lihat Juga :Viral Rumor Trump Masuk Rumah Sakit, Ini Kata Gedung PutihDalam pernyataan yang dikeluarkan oleh Inter-Services Public Relations (ISPR), sayap media militer Pakistan, pertemuan yang awalnya dijadwalkan selama satu jam, diadakan di Ruang Kabinet saat makan siang dan kemudian dilanjutkan di Ruang Oval.Jejak Mediator PakistanPada 1971 Pakistan membantu membuka komunikasi antara Amerika Serikat dan China di era Presiden AS Richard Nixon.Jalur diplomasi ini pada akhirnya mengubah peta geopolitik Perang Dingin dan membuka hubungan resmi Washington dan Beijing.Pada 1980-an, Pakistan kembali menjadi mediator dalam proses yang menghasilkan Geneva Accords. Perjanjian yang membuka jalan bagi penarikan pasukan Soviet dari Afghanistan. Dalam periode ini, Pakistan tidak hanya bertindak sebagai mediator, tetapi juga sebagai pihak yang terlibat langsung dalam dinamika konflik.Lihat Juga :AS-Iran Disebut 'Diam-diam' Berembuk Bahas Gencatan Senjata 45 HariMeski Pakistan memiliki kedekatan dengan AS dan Iran, peluang mediasi yang dimainkan oleh negara tersebut tampaknya bakal kecil kemungkinannya.Teheran sejak awal menegaskan ogah melakukan gencatan senjata terhadap AS dan Israel meski Trump berkali-kali mengeklaim akan ada kesepakatan tersebut.Pakistan tentu akan meminta bantuan dari negara yang memiliki hubungan erat dengan Iran seperti China untuk meyakinkan Teheran duduk di meja perundingan. (imf/bac)
Add
as a preferred source on Google
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260406111152-120-1344652/mampukah-pakistan-jadi-mediator-as-israel-vs-iran
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
06 Apr 2026
Macron Serukan Jangan Jadi Kacung Amerika-China, Hegemoni AS Melemah?
06 Apr 2026
Jet F-15 AS Pernah Dilabel Tak Terkalahkan, Kini Jatuh Ditembak Iran
06 Apr 2026
Kengerian Penyelamatan Pilot AS hingga Nyaris Terjebak di Iran
06 Apr 2026
Viral Rumor Trump Masuk Rumah Sakit, Ini Kata Gedung Putih
06 Apr 2026
AS-Iran Disebut 'Diam-diam' Berembuk Bahas Gencatan Senjata 45 Hari
06 Apr 2026
Trump Sebut Penyelamatan Pilot F-15 AS di Iran 'Mukjizat Paskah'