Internasional 10 Apr 2026 1 views

Israel Bombardir Kota-kota Lebanon, Hizbullah Balas Roket ke Haifa

Judul: Israel Bombardir Kota-kota Lebanon, Hizbullah Balas Roket ke Haifa Jakarta, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu siap menggelar pembicaraan langsung dengan Lebanon, sehari se...

Israel Bombardir Kota-kota Lebanon, Hizbullah Balas Roket ke Haifa
Judul: Israel Bombardir Kota-kota Lebanon, Hizbullah Balas Roket ke Haifa

Jakarta, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu siap menggelar pembicaraan langsung dengan Lebanon, sehari setelah serangan paling mematikan Israel ke negara tetangganya itu menewaskan 300 orang lebih tengah pekan ini.Namun, Jumat (10/4) hari ini militer Israel (IDF) kembali melakukan bombardir serangan udara ke sejumlah kota di Lebanon.Pilihan RedaksiDonald Trump Kesal Iran Pungut Biaya di Selat HormuzAnak Raja Iran Reza Pahlavi Kesal Negaranya Masih Kuat Digempur ASLalu Lintas Kapal Masih Sepi di Selat Hormuz Meski Gencatan AS-Iran
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip dari Aljazeera, serangan roket dan jet-jet tempur Israel menyasar target-target di sejumlah kota di Lebanon selatan. Lebanon selatan adalah basis miilsi Hizbullah.Melansir dari kantor berita Lebanon, Aljazeera memberitakan jet-jet tempur Isarel menghantam sejumlah target di kota al-Majadel di distrik Tyre, Lebanon selatan.Selain itu reporter Aljazeera di lapangan, militer Israel meledakkan sejumlah rumah di kota Haneen yang juga di Lebanon selatan.Kemudian Israel juga dilaporkan melakukan serangan udara sejak dini hari tadi di kota Sarafand, Lebanon selatan.Sementara itu, milisi Hizbullah dilaporkan melakukan serangan roket ke kawasan Israel. Beberapa di antaranya ke Galilee di Israel utara, Ashdod, dan Haifa.Serangan Israel yang dibalas Hizbullah itu berlangsung kala Amerika Serikat dan Iran, sekutu milisi Hizbullah di Lebanon, sepakat gencatan senjata selama dua pekan. Israel-AS menolak anggapan bahwa kesepakatan gencatan senjata termasuk wilayah Lebanon."Menanggapi permintaan berulang dari Lebanon untuk membuka negosiasi langsung dengan Israel, saya kemarin telah menginstruksikan kabinet untuk segera memulai pembicaraan tersebut secepat mungkin," kata Netanyahu dalam pernyataan yang dirilis kantornya pada Kamis (9/4).Ia menambahkan, negosiasi akan berfokus pada pelucutan senjata Hizbullah serta pembentukan hubungan damai antara Israel dan Lebanon.Pernyataan ini muncul sehari setelah serangan Israel di berbagai wilayah Lebanon menewaskan lebih dari 300 orang dalam rangkaian serangan besar yang berpotensi merusak kesepakatan gencatan senjata AS-Iran.Lihat Juga :Viral Cuitan Trump Tantrum ke RI Malah Dukung Iran, Benar atau Hoaks?Israel dan AS menyatakan Lebanon tidak termasuk dalam gencatan senjata dua minggu tersebut, yang dimaksudkan untuk membuka jalan negosiasi mengakhiri perang lima pekan antara AS-Israel melawan Iran.Sebaliknya, Iran dan mediator Pakistan menyebut Lebanon termasuk dalam cakupan gencatan senjata, dan sejumlah pemimpin internasional juga menyerukan hal serupa.Beberapa jam sebelum membuka peluang negosiasi, Netanyahu menegaskan Israel akan terus menyerang Hezbollah "dengan kekuatan, presisi, dan determinasi".Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan sedikitnya 303 orang tewas dan lebih dari 1.000 lainnya luka-luka akibat serangan Israel pada Rabu. Serangan mematikan Israel ini juga mendorong Lebanon menetapkan Kamis sebagai hari berkabung nasional.Serangan Israel berlanjut hingga malam dan Kamis pagi. Militer Israel mengklaim telah menewaskan Ali Yusuf Harshi, ajudan pemimpin Hezbollah Naim Qassem, meski belum ada konfirmasi dari pihak kelompok tersebut.Lihat Juga :Khamenei Akhirnya Muncul! Buka Suara soal Gencatan Senjata AS-Iran[Gambas:Video CNN]Tak lama sebelum pengumuman Netanyahu, Presiden Lebanon Joseph Aoun mengatakan pihaknya tengah menempuh jalur diplomatik yang mulai mendapat respons positif dari komunitas internasional.Kabinet Lebanon juga menginstruksikan aparat keamanan untuk membatasi kepemilikan senjata di Beirut hanya pada institusi negara, sebagai peringatan kepada Hezbollah."Angkatan bersenjata dan aparat keamanan diminta segera memperkuat penerapan penuh otoritas negara di wilayah Beirut dan memastikan monopoli senjata berada di tangan otoritas yang sah," ujar Perdana Menteri Nawaf Salam usai rapat kabinet seperti dikutip AFP.Aoun selaku Presiden Lebanon kemudian menegaskan bahwa satu-satunya solusi bagi situasi yang berlangsung adalah tercapainya gencatan senjata."Saya telah mengatakan dan menegaskan kembali: saya tidak akan membiarkan konflik internal terjadi, dan semua pihak harus percaya pada negara dan kekuatan sahnya, karena tidak ada keselamatan tanpa itu," ujar mantan panglima militer Lebanon itu. (kid/bac)
Add
as a preferred source on Google

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260410131619-120-1346499/israel-bombardir-kota-kota-lebanon-hizbullah-balas-roket-ke-haifa
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.