Internasional 10 Apr 2026 1 views

Menlu Iran: Netanyahu Siap-siap Dibui jika Perang Berakhir

Judul: Menlu Iran: Netanyahu Siap-siap Dibui jika Perang Berakhir Jakarta, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu disebut sengaja menunda gencatan senjata dan terus membombardi...

Menlu Iran: Netanyahu Siap-siap Dibui jika Perang Berakhir
Judul: Menlu Iran: Netanyahu Siap-siap Dibui jika Perang Berakhir

Jakarta, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu disebut sengaja menunda gencatan senjata dan terus membombardir Lebanon, demi menghindari sidang kasus korupsi yang menjerat dirinya.Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan Netanyahu terus menolak gencatan senjata karena persidangan korupsinya. Jika tidak, Araghchi menyebut Netanyahu akan dipenjara atas kasus korupsinya.Lihat Juga :Donald Trump Kesal Iran Pungut Biaya di Selat Hormuz
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Araghchi juga mendesak Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk tidak "menghancurkan" ekonomi AS, dengan membiarkan Netanyahu membahayakan upaya diplomatik yang sedang berlangsung untuk menghentikan perang."Persidangan kriminal Netanyahu akan dilanjutkan pada hari Minggu (12/4). Gencatan senjata di seluruh wilayah, termasuk di Lebanon, akan mempercepat pemenjaraannya," tulis Araghchi di X."Jika AS ingin menghancurkan ekonominya dengan membiarkan Netanyahu 'membunuh' diplomasi, itu pada akhirnya akan menjadi pilihan mereka. Kami pikir akan bodoh, tetapi kami siap untuk itu," imbuhnya.Pilihan RedaksiNetanyahu Ngaku Siap Nego Gencatan Israel dan Lebanon, Ada SyaratnyaRI soal Israel Bom Lebanon saat Gencatan AS-Iran: Pelanggaran SeriusIran Bongkar Motif Netanyahu Ngebet Perang Gegara Hindari Hal Ini!Sebelumnya Pengadilan Israel mengatakan sidang kasus korupsi PM Netanyahu yang telah tertunda sejak lama akan dilanjutkan pada hari Minggu. Pengumuman itu dikeluarkan beberapa jam setelah Israel mencabut keadaan darurat yang diberlakukan terkait perang dengan Iran.Keadaan darurat di Israel dicabut pada Rabu (8/4) malam, setelah gencatan senjata disepakati dan tidak ada rudal Iran yang dilaporkan sejak pukul 3 pagi waktu setempat."Dengan dicabutnya keadaan darurat dan kembalinya sistem peradilan untuk bekerja, sidang akan dilanjutkan seperti biasa," demikian pernyataan Pengadilan Israel, dikutip Reuters.Benjamin Netanyahu didakwa melakukan kejahatan berupa tuduhan penyuapan, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan sejak 2019 setelah bertahun-tahun upaya penyelidikan.Persidangannya yang dimulai pada tahun 2020 telah berulang kali ditunda tanpa tanggal akhir yang pasti. Sidang tersebut dapat berujung pada pemenjaraan Netanyahu.Beberapa waktu lalu, Trump telah mendesak Presiden Israel Isaac Herzog untuk memberikan pengampunan atas Netanyahu, dengan alasan dampak kehadiran rutin di pengadilan dapat memengaruhi kemampuannya menjalankan tugas sebagai perdana menteri.Herzog mengatakan Kementerian Kehakiman Israel akan mengumpulkan pendapat untuk diajukan ke penasihat hukum presiden, yang akan merumuskan rekomendasi sesuai praktik standar. Pengampunan biasanya tidak diberikan di tengah persidangan.
(dna)
Add
as a preferred source on Google

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260410140338-120-1346517/menlu-iran-netanyahu-siap-siap-dibui-jika-perang-berakhir
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.