Internasional 17 May 2026 8 views

Iran Siap Pungut Tarif untuk Kapal yang Lintasi Selat Hormuz

Jakarta, Iran berencana menerapkan mekanisme baru untuk memungut biaya transit bagi kapal-kapal yang melintasi rute perdagangan global Selat Hormuz.Ketua Komite Keamanan Nasional d...

Iran Siap Pungut Tarif untuk Kapal yang Lintasi Selat Hormuz
Jakarta, Iran berencana menerapkan mekanisme baru untuk memungut biaya transit bagi kapal-kapal yang melintasi rute perdagangan global Selat Hormuz.Ketua Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran, Ebrahim Azizi, mengatakan mekanisme baru itu akan menguntungkan kapal-kapal tertentu."Dalam proses ini, hanya kapal komersial dan pihak-pihak yang bekerja sama dengan Iran yang akan mendapat manfaat darinya," kata Azizi, dikutip Anadolu Agency, Sabtu (16/5).

"Rute ini akan tetap ditutup bagi operator yang disebut 'freedom project'," tambah dia.Freedom project adalah operasi yang dicetuskan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengawal kapal yang tertahan di Selat Hormuz, Iran.Pilihan RedaksiJelang Temu Xi, Trump Sesumbar Tak Butuh Bantuan China soal IranIran Izinkan Kapal China Melintas Selat HormuzBiaya Bengkak, Maskapai Ngaku Tak Kuat Lagi Tampung Beban AvturAzizi juga mengatakan Iran akan segera mengungkap dan menerapkan mekanisme baru itu. Namun, dia tak memberi rincian lebih lanjut.Iran memang sudah sejak lama dilaporkan akan memungut biaya kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.Jurnal yang fokus soal pelayaran dan perdagangan maritim Lloyd List melaporkan Iran sudah membentuk badan yang bertugas memungut bea ke kapal dan menyetujui transit mereka di tengah ketegangan di perairan tersebut."Otoritas Selat Teluk Persia telah memperkenalkan kerangka kerja baru yang mengharuskan kapal untuk mendapatkan izin transit dan membayar tol sebelum berlayar," demikian menurut jurnal itu, pekan lalu.Menurut jurnal tersebut, kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz harus untuk menyerahkan catatan rinci mengenai kepemilikan, asuransi, rincian awak kapal, dan rute transit yang direncanakan.Selat Hormuz ditutup sebagai balasan Iran usai diserang secara bersama-sama oleh Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu.Di hari yang sama, Teheran bergegas meluncurkan serangan balasan ke aset militer AS di negara-negara Teluk dan Israel. Sebagai langkah untuk menekan musuhnya, Iran menutup Selat Hormuz pada 2 Maret lalu.Ketegangan imbas perang itu kian terasa usai Trump ikut melakukan blokade ke kapal-kapal dari dan yang menuju pelabuhan Iran. (isa/wiw)

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260517095222-120-1359222/iran-siap-pungut-tarif-untuk-kapal-yang-lintasi-selat-hormuz
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.