Internasional 19 May 2026 5 views

Intelijen AS Tuduh Kuba Dapat 300 Drone Militer dari Rusia dan Iran

Jakarta, Laporan intelijen Amerika Serikat mengungkap bahwa Kuba kini memiliki lebih dari 300 drone militer yang didapat dari Rusia dan Iran.Seorang pejabat AS kepada Axios mengata...

Intelijen AS Tuduh Kuba Dapat 300 Drone Militer dari Rusia dan Iran
Jakarta, Laporan intelijen Amerika Serikat mengungkap bahwa Kuba kini memiliki lebih dari 300 drone militer yang didapat dari Rusia dan Iran.Seorang pejabat AS kepada Axios mengatakan Kuba memperoleh drone serang dari dua negara tersebut sejak 2023. AS juga menuduh Kuba saat ini tengah berupaya membeli lebih banyak drone.Lihat Juga :Kuba Ancam Trump jika AS Berani Menyerang: Akan Ada Pertumpahan Darah

Laporan intelijen yang diterbitkan pada Minggu (17/5) itu menyebut Kuba telah membahas rencana penggunaan drone militer tersebut untuk menyerang sejumlah aset AS.Serangan itu disebut akan diluncurkan ke Pangkalan Angkatan Laut AS di Teluk Guantanamo, serta kapal-kapal militer, dan kemungkinan Key West di Florida.Pejabat senior AS menyebut pemerintah Presiden Donald Trump kini khawatir mengenai perkembangan dalam peperangan drone dan kehadiran penasihat militer Iran di Havana.Pilihan RedaksiPakistan Kirim 8 Ribu Pasukan-Alutsista ke Saudi saat Mediasi AS-IranIran Resmi Umumkan Badan Khusus Awasi Lalu Lintas Selat HormuzPerkiraan Cuaca di Mekkah saat Puncak Haji 2026"Ketika kita memikirkan teknologi semacam itu yang begitu dekat, dan berbagai aktor jahat mulai dari kelompok teror hingga kartel narkoba, hingga Iran dan Rusia, itu mengkhawatirkan," kata pejabat tersebut."Ini adalah ancaman yang semakin besar," lanjut pejabat itu secara anonim.Menanggapi laporan tersebut, Menteri Luar Negeri Kuba Bruno Rodriguez menuduh AS merekayasa "kasus palsu" untuk membenarkan sanksi ekonomi dan potensi intervensi militer."Tanpa alasan yang sah sama sekali, pemerintah AS hari demi hari membangun kasus palsu untuk membenarkan perang ekonomi yang kejam terhadap rakyat Kuba dan agresi militer pada akhirnya," tulis Rodriguez di X, seperti dikutip DW."Kuba tidak mengancam atau menginginkan perang," imbuhnya.Laporan ini juga muncul saat AS meningkatkan tekanan kepada Kuba. Akhir pekan lalu, media-media melaporkan bahwa AS mengambil langkah-langkah untuk mendakwa mantan presiden Kuba Raul Castro.Pemerintah Trump juga telah memutus pengiriman minyak ke Kuba dan mengancam akan mengenakan tarif ekstra pada negara mana pun yang mengekspor minyak ke negara Karibia tersebut.Buntut tindakan ini, Kuba mengalami pemadaman listrik besar-besaran di seluruh pulau. (dna/bac)

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260519155757-134-1360052/intelijen-as-tuduh-kuba-dapat-300-drone-militer-dari-rusia-iran
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.