Petugas San Diego Islamic Center Imbau Guru Tutup Kelas sebelum Tewas
Jakarta, Seorang petugas keamanan yang tewas dalam penembakan di San Diego Islamic Center, California, Amerika Serikat, dilaporkan sempat mengimbau para guru untuk menutup pintu ke...
Saat itu, ada sekitar 200 anak di sekolah. Abdullah bermaksud melindungi mereka dengan membuat mereka tetap berada di ruang kelas."Dengan melakukan ini, ia telah menyelamatkan banyak sekali jiwa," kata Hassane, seperti dikutip Washington Post.Kepala Kepolisian San Diego Scott Wahl juga mengatakan tindakan Abdullah "heroik" dan menyelamatkan banyak nyawa.Pihak berwenang sejauh ini masih berupaya mengumpulkan informasi sambil menganggap insiden ini hate crime hingga semuanya terbukti.Penembakan terjadi di kompleks masjid di San Diego, California, pada Senin (18/5) sekitar pukul 11.43 waktu setempat. Tiga orang meninggal dunia, yakni pemilik toko, temannya, serta seorang petugas keamanan.Lihat Juga :Tak Punya Hubungan, Bagaimana Cara RI Desak Israel Bebaskan WNI?Dua tersangka juga ditemukan tewas di dalam mobil yang berjarak beberapa blok dari lokasi kejadian. Polisi meyakini keduanya tewas akibat bunuh diri.San Diego Islamic Center merupakan masjid terbesar di San Diego yang menyelenggarakan salat harian serta sekolah untuk anak-anak.Anak-anak hingga imam masjid yang berada di lokasi dalam keadaan aman dan tak terluka. (blq/bac)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260520101913-134-1360271/petugas-san-diego-islamic-center-imbau-guru-tutup-kelas-sebelum-tewas
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Macam Politik Satire di Dunia, Partai Kecoa sampai Partai Malas Kerja
28 May 2026
Permaisuri Terakhir Iran Masih Hidup, di Mana Sekarang?
28 May 2026
Korea Selatan Duga Rudal Iran Serang Kapal Kargonya di Selat Hormuz
28 May 2026
Ledakan Tambang di Shanxi China Ungkap Dugaan Pelanggaran Sistemik
27 May 2026
FOTO: Jamaah Haji Melaksanakan Ibadah Lempar Jumrah di Mina
27 May 2026
Momen Prabowo Salat Iduladha dengan Diaspora RI di Paris