Marak OTT KPK, Bahlil Instruksikan Kader Golkar Taat Aturan
Judul: Marak OTT KPK, Bahlil Instruksikan Kader Golkar Taat Aturan Jakarta, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menginstruksikan seluruh kadernya, terutama mereka yang menja
Jakarta, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menginstruksikan seluruh kadernya, terutama mereka yang menjadi kepala daerah, untuk taat pada aturan.
Hal ini disampaikan Bahlil menyusul maraknya kepala daerah yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belakangan ini.
"Nah, menyangkut dengan instruksi kepada kader partai, kami memang dari DPP Partai Golkar selalu meminta kepada semua kader, baik di eksekutif maupun legislatif, agar bekerja sesuai aturan. Taat pada aturan," kata Bahlil dalam Rapimnas Partai Golkar di Jakarta, Sabtu (20/12).
Pilihan Redaksi
Bupati Bekasi Minta Maaf Usai Ketahuan KPK Terima Suap
Lawan Petugas & Kabur, KPK Akan Terbitkan DPO Kasi Datun Kejari HSU
Bupati Bekasi dan Ayahnya Diduga Terima 'Ijon' Proyek Rp9,5 M
Bahlil juga mengingatkan para kadernya untuk tidak melakukan tindakan atau mengambil keputusan yan melenceng dan tidak sesuai aturan.
"Jangan ada satu keputusan atau tindakan yang melenceng dari aturan. Itu instruksi partai kepada kader partai di mana pun berada, yang telah memegang jabatan, amanah untuk rakyat, baik di eksekutif maupun legislatif," tutur Bahlil.
Diketahui, KPK melakukan operasi senyap terhadap sejumlah kepala daerah dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir. Pada November lalu, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko terjaring OTT KPK bersama 12 orang lainnya.
Sugi diduga terlibat dalam kasus dugaan suap pengurusan jabatan, proyek pekerjaan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Harjono Ponorogo serta penerimaan uang lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Masih di bulan yang sama, KPK menangkap Gubernur Riau Abdul Wahid dalam OTT. Agus diduga pun ditetapkan sebagai tersangka korupsi terkait jatah fee penambahan anggaran unit kerja di Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR PKPP).
Kemudian pada Desember giliran Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya yang terjaring dalam operasi senyap KPK. Ardito diduga terlibat kasus dugaan korupsi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) serta penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah.
Teranyar, KPK menangkap Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang. Ade pun telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait ijon proyek di wilayahnya. (har)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20251220132804-32-1309010/marak-ott-kpk-bahlil-instruksikan-kader-golkar-taat-aturan
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Feb 2026
Prabowo: Efisiensi Anggaran Cegah Korupsi, Saya Alihkan ke MBG
13 Feb 2026
Dokter-Advokat Gugat UU ASN ke MK soal Polisi di Jabatan Sipil
13 Feb 2026
FOTO: Tembok SD di Jakbar Nyaris Ambruk, Ditopang Penyangga Sementara
13 Feb 2026
Prabowo Tinjau-Resmikan SPPG dan Gudang Ketahanan Polri
13 Feb 2026
Polri Bangun 18 Gudang Pangan, Target Ada di Seluruh Wilayah Polda
13 Feb 2026
Kemenhan: Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Hibah dari Italia