DKI Akan Beri Insentif Transportasi, PAM, BPJS Kesehatan untuk Buruh
DKI Akan Beri Insentif Transportasi, PAM, BPJS Kesehatan untuk Buruh Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberikan insentif transportasi, subsidi air bersih PAM
Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberikan insentif transportasi, subsidi air bersih PAM Jaya, hingga BPJS kesehatan untuk para buruh."Pemerintah DKI Jakarta akan memberikan insentif. Yang pertama adalah insentif untuk transportasi," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (22/12) seperti dikutip dari Antara.Kalau mereka menggunakan transportasi yang dikelola Pemerintah Jakarta, maka akan digratiskan.
Selain itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga akan menanggung biaya BPJS Kesehatan para buruh yang tidak mendapatkan fasilitas tersebut di tempat mereka bekerja.Pemprov DKI Jakarta Luncurkan MPD untuk Digitalisasi PendapatanKetiga, Pramono mengatakan Pemerintah Jakarta juga akan memberikan subsidi air bersih PAM Jaya kepada para buruh.
"Saya sudah meminta kepada PAM Jaya, kalau buruh atau para pekerja ingin mendapatkan subsidi air bersih dari PAM Jaya, maka kami akan memberikan untuk itu," ungkap Pramono.Ia menegaskan, insentif tersebut diberikan karena hal tersebut tidak diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 51."Karena kami tahu bahwa sekarang ini, dalam kondisi ekonomi dunia yang seperti ini, hal-hal yang seperti itulah yang akan membuat buruh atau para pekerja mempunyai energi lebih untuk bekerja lebih baik," katanya.
UMP DKIPramono menargetkan pembahasan terkait Upah Minimum Provinsi (UMP) bisa rampung pada Senin in, sehingga dapat segera resmi diumumkan kepada masyarakat. Dia menjelaskan Pemprov DKI membahasnya sebagai penengah antara para pengusaha dan buruh.Pramono menjelaskan pembahasan itu juga akan mengacu sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025 sebagai acuan pedoman di dalam pembahasan untuk penentuan UMP."Di dalam UMP yang telah diterapkan sesuai dengan PP tersebut, besarannya adalah 0,5 sampai dengan 0,9. Tarik-menarik pasti terjadi," ungkap Pramono.Kendati demikian, Pramono mengatakan Pemerintah Jakarta akan bersikap adil terhadap pengusaha maupun buruh.Jakarta Tak Gelar Pesta Kembang Api di Malam Tahun Baru 2026 (antara/kid)
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Timwas Haji DPR Kunjungi Tenda Jemaah di Mina, Ini Hasilnya
28 May 2026
Momen Eks Presiden RI Soekarno Nyaris Kena Tembak saat Salat Iduladha
28 May 2026
Pemotongan Sapi Kurban Prabowo dan Gibran di Masjid Istiqlal Pagi Ini
28 May 2026
Menteri Agama Pimpin Pemotongan Sapi Kurban Prabowo-Gibran di Istiqlal
28 May 2026
Kemenkum DK Jakarta Rancang Sentra Kekayaan Intelektual Kampus
28 May 2026
Polisi Selidiki Dugaan Aksi Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul