TNI Bantah Beri Bantuan Kardus Kosong ke Korban Bencana Sumatra
TNI Bantah Beri Bantuan Kardus Kosong ke Korban Bencana Sumatra Jakarta, Tentara Nasional Indonesia (TNI) membantah memberikan bantuan berupa kardus kosong yang disalurkan
Jakarta, Tentara Nasional Indonesia (TNI) membantah memberikan bantuan berupa kardus kosong yang disalurkan melalui metode dropping dari pesawat atau helikopter kepada korban bencana banjir dan longsor di Sumatra.Dantim Rigger Airdrop sekaligus anggota Satgasud Airdrop Letkol Cba Supriyanto memastikan setiap helybox yang disalurkan kepada korban bencana telah diisi bantuan berupa bahan pangan pokok.Ia menjelaskan helybox memang tidak diisi penuh sehingga melebih berat yang mampu diterima ketika dijatuhkan dari pesawat.
"Kenapa isinya cuma setengah, karena ada ketentuannya yaitu berat maksimal 5 kilo beserta isinya. Ini kita timbang sudah lima kilo," ujarnya dalam keterangan video yang dibagikan, Selasa (23/12)."Kalau kita isi penuh jadi 9 kilo. Maka akan berat ke bawah dan menjadi remuk atau hancur isinya," imbuh Supriyanto.
Perjuangan TNI & Relawan Menerjang Sungai Penuh Buaya di Aceh TamiangLebih lanjut, ia memastikan seluruh helybox yang dikirim berisikan bantuan untuk masyarakat. Ia menyebut pengecekan juga dilakukan secara berlapis dari proses pengemasan hingga pengangkutan ke pesawat.Klarifikasi dari TNI ini sekaligus menepis narasi beredar di media sosial yang menyebutkan bantuan yang disalurkan dengan helybox lewat udara tidak diisikan apapun alias kardus kosong. (tfq/gil)
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Timwas Haji DPR Kunjungi Tenda Jemaah di Mina, Ini Hasilnya
28 May 2026
Momen Eks Presiden RI Soekarno Nyaris Kena Tembak saat Salat Iduladha
28 May 2026
Pemotongan Sapi Kurban Prabowo dan Gibran di Masjid Istiqlal Pagi Ini
28 May 2026
Menteri Agama Pimpin Pemotongan Sapi Kurban Prabowo-Gibran di Istiqlal
28 May 2026
Kemenkum DK Jakarta Rancang Sentra Kekayaan Intelektual Kampus
28 May 2026
Polisi Selidiki Dugaan Aksi Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul