KPK Ekstraksi Data 5 HP Lacak Komunikasi yang Dihapus Bupati Bekasi
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan ekstraksi data dari lima telepon seluler (HP) yang disita saat penggeledahan di kompleks Pemerintahan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat...
Budi menyatakan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (24/12), bahwa penyidik akan menggunakan forensik digital untuk melihat kembali isi komunikasi dalam barang bukti elektronik tersebut. Selain itu, KPK juga akan mencari tahu siapa yang memerintahkan penghapusan jejak komunikasi tersebut, termasuk motif di baliknya. Hal ini akan didalami oleh penyidik dalam proses pemeriksaan.
Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kesepuluh pada tahun 2025 di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada 18 Desember 2025, dan menangkap sepuluh orang. Pada 19 Desember 2025, tujuh dari sepuluh orang tersebut, termasuk Ade Kuswara dan ayahnya, HM Kunang, dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk pemeriksaan intensif. Pada hari yang sama, KPK juga menyita uang ratusan juta rupiah yang diduga terkait suap proyek di Kabupaten Bekasi.
Keesokan harinya, 20 Desember 2025, KPK mengumumkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang (ADK), ayah Bupati Bekasi sekaligus Kepala Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, HM Kunang (HMK), serta pihak swasta bernama Sarjan (SRJ) sebagai tersangka. Ade Kuswara dan HM Kunang ditetapkan sebagai tersangka penerima suap, sementara Sarjan sebagai tersangka pemberi suap.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20251224173655-12-1310425/kpk-ekstraksi-data-5-hp-lacak-komunikasi-yang-dihapus-bupati-bekasi
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
06 Apr 2026
PT GWS Sidoarjo Ungkap Kronologi Ledakan Maut Tewaskan Satu Orang
06 Apr 2026
'The Doctor' Bandar Jaringan Koh Erwin Tiba di Polri Pakai Kursi Roda
06 Apr 2026
Sejumlah Rumah Warga Rusak Terdampak Ledakan Pabrik Baja Sidoarjo
06 Apr 2026
Noel Ebenezer Ingatkan PDIP: Banteng Lagi Diburu 'Anjing Liar'
06 Apr 2026
Mahasiswa Dirikan Tenda di Komnas HAM: Usut Tuntas Kasus Andrie Yunus
06 Apr 2026
Ledakan Pabrik Sidoarjo Diduga Terjadi Saat Pemotongan Tabung