Gempa Guncang Agam Dua Kali: 41 Rumah Rusak, Puluhan Masih Mengungsi
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, melaporkan bahwa 41 rumah mengalami kerusakan akibat dua kali gempa bumi yang mengguncang wilayah tersebu...
Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono, menjelaskan bahwa 41 rumah yang rusak tersebut tersebar di beberapa lokasi. Sebanyak 10 unit berada di Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan; 29 unit di Nagari Salereh Aia Timur, Kecamatan Palembayan; dan 2 unit di Nagari Dalko, Kecamatan Tanjung Raya. Data ini merupakan hasil pendataan sementara yang dilakukan setelah gempa.
Meskipun terjadi kerusakan, tidak ada korban jiwa akibat gempa ini. Selain rumah, dilaporkan juga adanya keretakan pada beberapa ruas jalan di Palembayan.
Gempa pertama berkekuatan magnitudo 4,6 terjadi pada pukul 09.11 WIB dengan kedalaman 10 kilometer dan berlokasi 18 kilometer Timur Laut Agam. Gempa susulan berkekuatan magnitudo 4,7 terjadi pada pukul 09.15 WIB, juga dengan kedalaman 10 kilometer dan berlokasi 18 kilometer Timur Laut Agam. Getaran gempa dirasakan cukup kuat di Kecamatan Palembayan, Tanjung Mutiara, Lubuk Basung, dan Tanjung Raya.
Masyarakat yang sebelumnya mengungsi akibat banjir bandang dan menempati rumah pengungsian kini merasa khawatir karena bangunan tersebut juga mengalami retak akibat gempa. Untuk mengatasi kekhawatiran ini, BPBD Agam telah mendirikan tenda pengungsian di luar rumah bagi 20 kepala keluarga yang terdampak.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20251229142259-20-1311585/gempa-guncang-agam-dua-kali-41-rumah-rusak-puluhan-masih-mengungsi
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Tito Karnavian Ungkap Tahapan Penanganan Pascabencana Sumatera
28 May 2026
Bahlil Disebut Hanya Ketawa-Tawa Dengar Lagu 'Mas Bahlil Ganteng'
28 May 2026
Eks Pimpinan KPK Buka Suara soal Kasus Korupsi IUP Bauksit di Kalbar
28 May 2026
WN Korsel Ditemukan Tewas di Bekasi, Ada Luka Benda Tajam
28 May 2026
Kemenag soal Pencabulan di Pekalongan: Bukan Ponpes tapi Padepokan
28 May 2026
Kemenhaj Siagakan Tim MCR di Kawasan Jamarat