Dua WN China Jadi Tersangka Usai Serang TNI di Ketapang
Dua WN China Jadi Tersangka Usai Serang TNI di Ketapang Jakarta, Polisi menetapkan dua warga negara (WN) China berinisial WS dan WL sebagai tersangka penyerang sipil dan li
Jakarta, Polisi menetapkan dua warga negara (WN) China berinisial WS dan WL sebagai tersangka penyerang sipil dan lima anggota TNI di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar)."Iya ada dua orang (WN China) yang ditetapkan sebagai tersangka dengan pidana membawa senjata tajam," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar Kombes Raswin Bachtiar Sirait, seperti dikutip detikcom, Jumat (26/12).Status tersangka ditetapkan setelah penyidik melewati serangkaian penyelidikan dan penyidikan. Penyidik sudah meminta keterangan saksi yang disesuaikan dengan barang bukti di lapangan.
"Penetapan tersangka pidana membawa senjata tajam ini setelah berdasarkan alat bukti," katanya.Total 34 WN China Diamankan Buntut Serang TNI di Ketapang Kalbar
Saat ini, kedua WN China sudah berada di Polda Kalbar setelah dijemput di Kantor Imigrasi Ketapang, Kamis (25/12/2025). Mereka kini sedang menjalani pemeriksaan secara intensif oleh penyidik.Pengacara WN China buka suaraCahyo Galang Satrio selaku kuasa hukum dari dua WN China menilai penetapan tersangka itu tidak masuk akal."Penetapan dua WNA China sebagai tersangka sungguh tidak masuk akal. Mereka sama sekali tidak melakukan seperti yang dituduhkan, yakni menggunakan senjata tajam," kata Cahyo.Cahyo mengatakan kedua WN China yang ditetapkan sebagai tersangka ini memiliki visa kerja yang sah. Ia menegaskan tuduhan terhadap WN China ini mengada-ada."Tuduhan itu mengada-ada, sungguh keji. Mereka justru korban dari tindakan represif aparat penegak hukum. Apalagi dituduh menggunakan Undang-Undang Darurat, mereka tidak melakukan kejahatan serius seperti yang dituduhkan," tegas Cahyo.15 WN China Serang TNI Pakai Setrum & Airsoft Gun, Ini KronologinyaBaca berita lengkapnya di sini. (tim/dal)
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Tito Karnavian Ungkap Tahapan Penanganan Pascabencana Sumatera
28 May 2026
Bahlil Disebut Hanya Ketawa-Tawa Dengar Lagu 'Mas Bahlil Ganteng'
28 May 2026
Eks Pimpinan KPK Buka Suara soal Kasus Korupsi IUP Bauksit di Kalbar
28 May 2026
WN Korsel Ditemukan Tewas di Bekasi, Ada Luka Benda Tajam
28 May 2026
Kemenag soal Pencabulan di Pekalongan: Bukan Ponpes tapi Padepokan
28 May 2026
Kemenhaj Siagakan Tim MCR di Kawasan Jamarat