8 Ribu Hektare Sawah di Aceh Tamiang Terendam Lumpur Imbas Banjir
Judul: 8 Ribu Hektare Sawah di Aceh Tamiang Terendam Lumpur Imbas Banjir Jakarta, Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi menyatakan banjir bandang dan longsor telah menenggelamkan lebih
Jakarta, Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi menyatakan banjir bandang dan longsor telah menenggelamkan lebih dari 8.000 hektare sawah di wilayahnya.Menurut Armia, kondisi itu menjadi salah satu masalah serius di Aceh Tamiang saat ini. Dia pun meminta pemerintah untuk fokus terlebih dahulu pada pembersihan lumpur-lumpur tersebut."Karena terus terang saja 8.000 hektare lebih sawah kami semua tertimbun lumpur, tetapi ada petani nekat di atas lumpur tersebut, dia pun tetap menanam padi. Kita melihat bagaimana hasilnya," kata Armia dalam rapat koordinasi dengan Satgas Pemulihan Bencana DPR di Aceh, Selasa (30/12).
Sebagai perbandingan, jika satu hektare sawah seluas 1,4 lapangan bola ukuran FIFA, maka total luas sawah atau area pertanian yang tertimbun lumpur akibat banjir mencapai sekitar 11.200 lapangan bola ukuran standard internasional.Armia mengatakan 12 atau seluruh kecamatan di Aceh Tamiang terdampak banjir tersebut. Sebarannya berada di 216 desa yang menyebabkan pemerintahan hingga ekonomi telah lumpuh total.
Lihat Juga :Total 22 Desa Hilang Imbas Banjir dan Longsor Sumatra, Aceh TerbanyakHingga sebulan pasca banjir, pihaknya saat ini masih membersihkan sisa-sisa lumpur tersebut. Kepada DPR, dia meminta alat berat sebanyak-banyaknya untuk diterjunkan di desa-desa tersebut agar dalam sebulan ke depan lumpur sudah dibersihkan."Semuanya saat ini bekerja dengan keras untuk menangani lumpur sampai ke desa-desa, dari kota-kota sampai ke desa, karena memang inilah yang menyebabkan lumpuhnya perekonomian," katanya.Sementara ekonomi lumpuh, Armia mengaku telah berhitung untuk menyediakan logistik bagi masyarakat untuk enam bulan ke depan mulai Januari hingga Juni. Logistik pangan yang akan diterima masyarakat akan terdiri dari beras, minyak goreng, hingga telur."Maka kami perlu menghitung kita punya masyarakat sebanyak 313.245 jiwa. Jadi estimasi 6 bulan ke depan kami sudah minta rumusan dengan Bapanas bagaimana per orang mendapatkan sembako ini selama 6 bulan," kata Armia. (thr/gil)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20251230133913-20-1311892/8-ribu-hektare-sawah-di-aceh-tamiang-terendam-lumpur-imbas-banjir
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
14 Feb 2026
Ikan-Udang di Laut Tangerang Diduga Terdampak Cemaran Kimia Cisadane
14 Feb 2026
Dony Bupati Sumedang Cabut dari PPP, Gabung Gerindra Disambut Sugiono
14 Feb 2026
KLH Uji Kandungan Gas Beracun Gudang Pestisida Tangsel Pascakebakaran
14 Feb 2026
Kecelakaan Jalan Rusak Pasar Kemis Tangerang Sudah Makan 4 Korban Jiwa
14 Feb 2026
Polisi soal Tak Tahan Bahar Smith di Kasus Penganiayaan Banser: Sakit
14 Feb 2026
Buat Konten Horor Di Kampung Gajah, Konten Kreator Temukan Mayat