Waspada Bencana Susulan, BNPB Imbau Warga Perhatikan Intensitas Hujan
Judul: Waspada Bencana Susulan, BNPB Imbau Warga Perhatikan Intensitas Hujan Jakarta, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terkait...
Jakarta, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terkait potensi bencana susulan di Sumatra menyusul hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari ke depan.Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari (Aam) mengatakan cuaca ekstrem masih terjadi di beberapa wilayah Sumatra, tak terkecuali di daerah terdampak bencana.Dia lalu mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca beberapa hari ke depan, khususnya pada 10 dan 11 Januari. Aam juga meminta pemerintah daerah bantu mengimbau warga dan bersiap jika ada bencana susulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan RedaksiMahfud: Stand Up Pandji Pragiwaksono soal Gibran Tidak Bisa DihukumFakta-fakta Pandji Dilaporkan ke Polisi Buntut Acara Mens ReaPasutri WN Pakistan Selundupkan 162 Kapsul Sabu dengan Ditelan"Sekiranya hujan intensitas tinggi turun sudah lebih dari dua jam, maka secara mandiri evakuasi dulu untuk sementara. Hindari titik-titik yang mungkin saja terjadi bencana banjir atau longsor susulan," kata Aam dalam paparan situasi dan progres penanganan pascabencana di gedung BNPB, Jakarta, Jumat (9/1).
Aam lalu membeberkan rincian sejumlah daerah yang berpotensi terdampak hujan deras. Untuk di Aceh, beberapa daerah yang harus waspada curah hujan antara lain di Aceh Selatan, Aceh Singkil, Subulussalam, Pidie Jaya, Aceh Barat, dan Nagan Raya.Lalu di Sumatra Barat, BMKG memperkirakan hujan akan mengguyur hampir merata di seluruh kabupaten dan kota. Kemudian di Sumatra Utara, ada beberapa kabupaten/kota yang terdampak hujan dengan intensitas tinggi pada 10 Januari.Aam juga mengatakan BNPB dan BKMG bekerja sama memantau cuaca per tiga jam. Dari pantauan tersebut, akan diputuskan apakah bakal melakukan modifikasi cuaca atau tidak."Kita operasi modifikasi cuaca hingga saat ini masih optimal tiga pesawat per provinsi, dan terus kita lakukan dalam seminggu terakhir ini sudah rotasi 24 jam," kata Aam.Dia mengatakan optimalisasi modifikasi cuaca sangat penting untuk menjamin kondisi cuaca tak berubah ekstrem. Paling tidak di tengah puncak musim hujan saat ini.Lebih lanjut, Aam mencontohkan kondisi hujan yang terjadi di Bener Meriah, Aceh. Di sana, luapan air terjadi di beberapa titik di sana."Tapi, alhamdulillah, ini tidak meluap ke permukiman dan tidak ada korban atau kerugian material yang signifikan," kata Aam. (ada/har)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260110095732-20-1315493/waspada-bencana-susulan-bnpb-imbau-warga-perhatikan-intensitas-hujan
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
15 Feb 2026
Polisi Selidiki Video Viral Sejoli Mesum di Taksi Online
15 Feb 2026
Jokowi Ikut Kirab PSI di Tegal, Tertawa Lihat Kaesang Buka Acara
15 Feb 2026
FOTO: Wajah Baru Rasuna Said Sebelum dan Sesudah Tiang Monorel Dibongkar
15 Feb 2026
Fakta-fakta Siswa SMP Bandung Dibunuh Pelajar SMK di Eks Kampung Gajah
15 Feb 2026
Polisi Larang Sahur On Road di Makassar
15 Feb 2026
Bahlil: Sebagai Ketum Partai, Saya Berencana Maju Caleg