Nasional 15 Jan 2026 4 views

Istana Ungkap Diskusi Prabowo dengan Para Akademisi di Istana

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengungkapkan beberapa topik diskusi antara Presiden Prabowo Subianto dengan 1.200 akademisi di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (15...

Istana Ungkap Diskusi Prabowo dengan Para Akademisi di Istana
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengungkapkan beberapa topik diskusi antara Presiden Prabowo Subianto dengan 1.200 akademisi di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (15/1). Pras menjelaskan bahwa pertemuan ini adalah bentuk komunikasi Prabowo dengan para pemangku kepentingan untuk berdiskusi dan memberikan informasi terkini mengenai perkembangan bangsa.

Salah satu keputusan yang diambil Prabowo adalah meningkatkan dana riset di perguruan tinggi hingga 50 persen. Pras menyebutkan bahwa dana riset saat ini hanya Rp8 triliun, atau setara dengan 0,34 persen dari APBN. Oleh karena itu, Presiden memutuskan untuk menambah anggaran sebesar Rp4 triliun. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat riset di seluruh universitas, termasuk bekerja sama dengan BRIN. Prabowo juga menegaskan bahwa riset-riset tersebut harus diprioritaskan untuk mencapai swasembada pangan, energi, serta mempersiapkan industrialisasi dan hilirisasi.

Selain itu, Prabowo juga meminta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk memperbanyak penerima beasiswa di Indonesia. Pras mengatakan bahwa dari sekitar 9,9 juta mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan tinggi, baru 1,1 juta yang mendapatkan beasiswa dalam berbagai bentuk, salah satunya KIP.

Forum tersebut juga membahas upaya mengatasi kekurangan dokter di Indonesia. Salah satu kebijakan yang direncanakan adalah memperbesar jumlah penerimaan mahasiswa Fakultas Kedokteran. Pemerintah juga berencana membangun kampus baru khusus kedokteran dengan program beasiswa penuh.

Pras menyatakan bahwa pemerintah sangat terbuka menerima kritik dari civitas akademika. Ia mencontohkan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang menyampaikan *policy brief* setelah pertemuan. Pras menambahkan bahwa UGM memang sering memberikan masukan kepada pemerintah, dan pemerintah rutin menerima usulan tidak hanya dari UGM. Koordinasi dan diskusi dengan civitas akademika dianggap sebagai salah satu saluran untuk menyampaikan pendapat dan menyerap aspirasi.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260115171433-32-1317473/istana-ungkap-diskusi-prabowo-dengan-para-akademisi-di-istana
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.