Gunung Ile Lewotolok Erupsi 278 Kali dalam Dua Hari
Judul: Gunung Ile Lewotolok Erupsi 278 Kali dalam Dua Hari Lembata, Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), menunjukkan aktivitas vulkanik yang tingg...
Lembata, Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), menunjukkan aktivitas vulkanik yang tinggi dengan sebanyak 278 kali letusan pada Jumat (16/1) dan Sabtu (17/1).Letusan pada Jumat (16/1) terjadi sebanyak 277 kali. Letusan yang terjadi mulai pukul 06.00 hingga 00.00 WITA itu menyebabkan aliran lava menjangkau jarak 100 meter dari bibir kawah.Lihat Juga :Gunung Semeru Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 4 Km
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Ile Lewotolok, Stanislaus Ara Kian mengatakan, gunung setinggi 1.423 mdpl itu meletus dengan kolom abu mencapai tinggi antara 200 hingga 500 meter.Asap yang keluar dari kawah berwarna bervariasi mulai dari putih, kelabu, hingga hitam.
"Teramati total 277 kali letusan dengan gemuruh atau dentuman intensitas lemah hingga sedang. Aliran lava teramati mengalir ke sektor barat dengan jarak luncur 100 meter dari bibir kawah," ujar Stanislaus dalam siaran pers, Sabtu (17/01).Pilihan RedaksiKemunculan Lubang Raksasa di Sumbar Bikin Geger, Fenomena Apa Itu?Gunung Ili Lewotolok di NTT dan Gunung Ibu di Malut ErupsiGunung Marapi Erupsi, Dentuman Keras Terdengar Belasan KilometerSelain letusan beruntun, tim pengamatan juga mencatat satu kali guguran dengan amplitudo 6,5 milimeter dan durasi 91 detik. Aktivitas vulkanik lainnya yang tercatat adalah 518 kali embusan serta 22 kali tremor nonharmonik.Teranyar, letusan juga terjadi pada Sabtu (17/1) pagi. Kolom abu mencapai ketinggian sekitar 500 meter di atas puncak atau setara dengan 1.923 mdpl.Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal, yang menyebar ke arah timur."Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 36,2 mm dan durasi sekitar 1 menit 25 detik," tulis laporan resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Imbauan jauhi area rawanGunung Ile Lewotolok, Lembata, NTT mengalami 278 kali erupsi selama Jumat (16/1) hingga Sabtu (17/1). (Antara Foto/Kornelis Kaha)Stanislaus mengimbau masyarakat sekitar, termasuk pendaki dan wisatawan, untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 2 kilometer dari pusat aktivitas gunung. Wilayah sektoral selatan-tenggara dan barat juga harus dijauhi hingga jarak 2,5 kilometer dari kawah."Masyarakat diminta mewaspadai potensi bahaya guguran atau longsoran lava, serta awan panas yang bisa terjadi di sektor selatan, tenggara, barat, dan timur laut Gunung Ile Lewotolok," jelasnya.Ia juga menekankan agar warga tidak panik jika mendengar suara gemuruh atau dentuman dari arah gunung."Suara tersebut merupakan ciri khas aktivitas gunung api yang sedang dalam fase erupsi. Kita hanya perlu tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang," tandas Stanislaus. (lou/asr)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260117091654-20-1317849/gunung-ile-lewotolok-erupsi-278-kali-dalam-dua-hari
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
16 Feb 2026
Momen Dramatis Penumpang Balita Terombang-ambing usai Kapal Tenggelam
16 Feb 2026
Satgas Cartenz Identifikasi 2 Pelaku Penembakan Pesawat Smart Air
16 Feb 2026
Banjir Rendam Pantura Semarang, Macet 15 Kilometer
16 Feb 2026
Sambut Imlek, Maha Vihara Maitreya Medan Doakan Perdamaian Dunia
16 Feb 2026
Sopir dan 'Pak Ogah' Diamankan Usai Kontainer Timpa Sedan di Karawang
16 Feb 2026
Polda Metro Kerahkan Ratusan Aparat Amankan Perayaan Imlek di Jakarta