Guru Nasihati Murid di Tangsel Minta Maaf, Pelapor Masih Timbang Kasus
Judul: Guru Nasihati Murid di Tangsel Minta Maaf, Pelapor Masih Timbang Kasus Tangerang Selatan, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memfasilitasi penyelesaian konflik melalui meka...
Tangerang Selatan, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memfasilitasi penyelesaian konflik melalui mekanisme keadilan restoratif atau restorative justice (RJ) atas laporan wali murid terhadap seorang guru sekolah swasta atas dugaan kekerasan verbal. Proses mediasi ini belum membuahkan hasil.Pertemuan mediasi antara pelapor dan terlapor digelar di Mapolres Tangsel pada Rabu (28/1) siang, sekitar pukul 12.00 hingga sekitar 15.00 WIB.Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan AKP Wira Graha Setiawan mengatakan dalam mediasi untuk RJ, pertemuan siang tadi dihadiri UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tangsel, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pertemuan itu, pihak guru yang dilaporkan menyampaikan permohonan maaf kepada wali murid apabila dalam proses mendidik terdapat ucapan atau perlakuan yang dinilai kurang berkenan terhadap siswa."Pihak terlapor menyampaikan permohonan maaf sedalam-dalamnya jika dalam mendidik anak terdapat ucapan maupun perlakuan yang kurang berkenan," ujar Wira.
Lihat Juga :Polisi Buka Peluang Restorative Justice Kasus Guru SD Pamulang TangselSementara itu, pihak pelapor disebutnya turut membuka ruang penyelesaian secara kekeluargaan. Namun, mereka masih meminta waktu untuk mempertimbangkan apakah perkara tersebut akan diselesaikan melalui restorative justice atau dilanjutkan ke proses hukum."Pihak pelapor masih meminta waktu untuk mempertimbangkan demi keluarga dan anaknya," kata Wira.Meski belum ditentukan batas waktu pengambilan keputusan, Wira menilai dialog yang berlangsung menunjukkan perkembangan positif."Pihak pelapor membuka diri terhadap upaya ini agar kepentingan semua pihak dapat terakomodasi. Progresnya cukup baik," tuturnya.Dia mengatakan sejak laporan diterima, penyidik telah melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari pemeriksaan saksi hingga olah tempat kejadian perkara (TKP)."Polres Tangerang Selatan menerima laporan dugaan tindak pidana kekerasan psikis. Dari laporan tersebut kami melakukan penyelidikan, memeriksa saksi-saksi, dan melakukan olah TKP," kata Wira.Lihat Juga :Polisi Buka Peluang Restorative Justice Kasus Guru SD Pamulang TangselMenurutnya, persoalan yang terjadi di lingkungan sekolah idealnya dapat diselesaikan dengan pendekatan yang baik tanpa mengesampingkan perlindungan terhadap hak anak."Kondisi seperti ini seharusnya dapat diselesaikan secara bijak tanpa mengabaikan kepentingan dan perlindungan anak," ucapnya.Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebut penyidik Polres Tangerang Selatan akan memfasilitasi pertemuan kedua belah pihak untuk membahas kemungkinan penyelesaian melalui RJ."Kita tunggu hari ini, pihak Polres Tangerang Selatan akan menerima kedua belah pihak untuk menempuh jalan restorative justice," kata Budi.
Sementara itu, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo menegaskan penyelidikan terhadap laporan tersebut masih berjalan guna memastikan ada atau tidaknya unsur pidana."Masih dalam proses penyelidikan untuk menemukan apakah terdapat peristiwa pidana atau tidak. Kami melakukannya secara profesional," ujar Boy.Lihat Juga :Respons Anak dan Orang Tua Murid soal Guru SD Pamulang Dipolisikan (arl/kid)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260128173356-20-1322089/guru-nasihati-murid-di-tangsel-minta-maaf-pelapor-masih-timbang-kasus
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
15 Feb 2026
Komisi III DPR Wanti-wanti MKMK soal Pelaporan Adies Kadir
15 Feb 2026
Polisi Sebut Miras Oplosan Maut Subang Libatkan Jaringan Lintas Daerah
15 Feb 2026
Perempuan Jadi Tersangka Usai Coba Bakar Toko Emas dan Curi Perhiasan
14 Feb 2026
13 Lubang Bekas Tembakan Ditemukan di Pesawat Smart Air
14 Feb 2026
Daftar Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Saat Soekarno Run 2026 Besok
14 Feb 2026
Penembak Pesawat Smart Air Berasal dari KKB Kanibal dan Semut Merah