PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 T
Judul: PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 T Jakarta, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap angka perputaran uang di sekto...
Jakarta, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap angka perputaran uang di sektor kejahatan lingkungan atau green financial crime (GFC) mencapai Rp1.700 triliun.Ketua PPATK, Ivan Yustiavandana mengatakan jumlah itu terhitung selama lima tahun sejak 2020-2025."Kami sudah melalukan riset terkait green financial crime itu sejak tahun 2020. Data kami perputaran GFC sejak tahun 2020 itu bukan Rp925 triliun, tapi Rp1.700 triliun," ujar Ivan dalam rapat di Komisi III DPR, Selasa (3/2).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat Juga :PPATK: Perputaran Uang Tambang Emas Tanpa Izin Capai Rp992 TriliunIvan mengaku mengantongi hasil riset kejahatan lingkungan di Indonesia, termasuk sebarannya di beberapa wilayah, seperti di Sumatera dan Aceh. Namun, pada kesempatan itu, dia tak mengungkap detailnya.
"Kita sudah punya hasil risetnya, bahkan kita sudah punya GFC wilayahnya mana, termasuk wilayah Sumatera, dan segala macem kita sudah punya," ujar Ivan.Anggota Komisi III DPR, Sarifuddin Sudding menilai bahwa kejahatan di sektor lingkungan terus berkembang. Bahkan, bencana di Sumatra dan Aceh merupakan dampak kejahatan di sektor tersebut.Sudding secara khusus menyoroti peredaran uang di sektor pertambangan emas yang mencapai Rp992 triliun. Dia meyakini kejahatan itu selama ini tak berdiri sendiri dan terintegrasi dengan pencucian uang hingga penghindaran pajak."Rp992 triliun perputaran uang di pertambangan emas ilegal ini siapa, bahwa ini uang besar dan ada kekuatan besar di belakangnya," ujar Sudding.Lihat Juga :PPATK: Transaksi Judi Online Capai Rp286 Triliun, 12 Juta Pemain Aktif (thr/dal)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260203152530-12-1324126/ppatk-ungkap-perputaran-uang-kejahatan-lingkungan-capai-rp1700-t
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
14 Feb 2026
Ikan-Udang di Laut Tangerang Diduga Terdampak Cemaran Kimia Cisadane
14 Feb 2026
Dony Bupati Sumedang Cabut dari PPP, Gabung Gerindra Disambut Sugiono
14 Feb 2026
KLH Uji Kandungan Gas Beracun Gudang Pestisida Tangsel Pascakebakaran
14 Feb 2026
Kecelakaan Jalan Rusak Pasar Kemis Tangerang Sudah Makan 4 Korban Jiwa
14 Feb 2026
Polisi soal Tak Tahan Bahar Smith di Kasus Penganiayaan Banser: Sakit
14 Feb 2026
Buat Konten Horor Di Kampung Gajah, Konten Kreator Temukan Mayat