Prabowo Anugerahkan Bintang Bhayangkara Pratama ke Meri Hoegeng
Judul: Prabowo Anugerahkan Bintang Bhayangkara Pratama ke Meri Hoegeng Jakarta, Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Bintang Bhayangkara Pratama kepada istri Kapolri ke-5 Jen...
Jakarta, Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Bintang Bhayangkara Pratama kepada istri Kapolri ke-5 Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani Hoegeng atau Eyang Meri.Pemberian tanda kehormatan itu dilakukan setelah adanya usulan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Tanda kehormatan itu diserahkan oleh Kabaintelkam Polri Komjen Yuda Gustawan kepada Rama Hoegeng selaku cucu dan perwakilan keluarga.Adapun penyerahan tanda kehormatan dilakukan di Makam Giri Tama, Tajur Halang, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (4/2).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sigit menjelaskan pengajuan tanda kehormatan tersebut sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasa Meri Hoegeng kepada institusi Polri."Kami sangat menghormati dan menghargai beliau atas banyak hal yang selalu beliau titipkan dan sampaikan dan karena jasa beliau, maka Polri mengajukan kepada Bapak Presiden untuk mendapatkan Bintang Bhayangkara Pratama," jelasnya.
Pilihan RedaksiAnak Ungkap Alasan Jenderal Hoegeng Tolak Dimakamkan di TMP KalibataTito Sambangi Rumah Duka Meri Hoegeng: Sosok PanutanEyang Meri Dimakamkan Dekat Pusara Jenderal Hoegeng di Bogor Hari IniKapolri mengenang Meri Hoegeng sebagai sosok yang kerap memberi semangat dan masukan terhadap Korps Bhayangkara di setiap kondisi."Ini adalah bentuk penghormatan dari kami, adik-adik beliau, anak-anak beliau, terhadap almarhumah atas jasa beliau dalam memberikan spirit, dalam selalu memberikan semangat pada saat situasi-situasi yang memang kami membutuhkan," tuturnya.Pengajuan nama Meri Hoegeng untuk dianugerahi Bintang Bhayangkara Pratama tertuang dalam surat Kapolri yang ditujukan kepada Presiden Nomor: R/II/KEP/2026.Eyang Meri meninggal di usia 100 tahun usai menjalani perawatan intensif. Dia Meri lahir pada 23 Juni 1925 dari pasangan Soemakno Martokoesoemo dan Jeanne Reyneke van Stuwe.Meriyati dan Hoegeng menikah pada 31 Oktober 1946 di Yogyakarta dan dikaruniai tiga orang anak, yakni Sri Pamujining Rahayu, Reni Soerjanti, dan Aditya Soegeng Roeslani.Jenderal Hoegeng adalah Kapolri kelima RI. Dia memimpin institusi penegak hukum itu kurun waktu 1968-1971.Semasa berkarier sebagai polisi, dia dikenal sebagai sosok yang tidak hanya berintegritas tinggi, tetapi juga berkomitmen untuk memberantas korupsi dan gratifikasi dalam tubuh kepolisian.
(tfq/isn)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260204141018-20-1324523/prabowo-anugerahkan-bintang-bhayangkara-pratama-ke-meri-hoegeng
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
14 Feb 2026
Demi Lucu-lucuan, Ayah di NTT Cekoki Bayi 11 Bulan dengan Miras
14 Feb 2026
10 Kecamatan di Jember Dikepung Banjir, 1 Orang Meninggal
14 Feb 2026
Gunung Semeru Erupsi dan Luncuran Awan Panas Sejauh 6 Km
14 Feb 2026
KOKAM-Pemuda Muhammadiyah Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden
14 Feb 2026
Italia Disebut Hibahkan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi untuk Indonesia
14 Feb 2026
Fakta-fakta Pencemaran Sungai Cisadane: Ikan Bau Solar