Jatah Bulanan Rp7 Miliar Pejabat Bea Cukai yang Kena OTT KPK
Judul: Jatah Bulanan Rp7 Miliar Pejabat Bea Cukai yang Kena OTT KPK Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga beberapa pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementer...
Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga beberapa pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan menerima Rp7 miliar sebagai jatah bulanan dari PT Blueray Cargo.Menurut KPK jatah tersebut diberikan setelah sejumlah pejabat meloloskan barang impor kualitas KW supaya lebih mudah masuk ke Indonesia."Saat melakukan peristiwa tertangkap tangan, diduga jatah bulanan itu mencapai sekitar Rp7 miliar," ungkap Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (5/2) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan RedaksiFakta-Fakta OTT di Lingkungan Direktorat Jenderal Bea CukaiOTT PN Depok, DPR Singgung Kenaikan Gaji Hakim hingga 280 PersenKPK Ungkap Kronologi Kejar-kejaran OTT yang Libatkan Ketua PN DepokLebih lanjut, Budi mengatakan barang impor KW yang diupayakan Blueray Cargo tak cuma satu jenis, tetapi berbagai macam.
"Ini barangnya beragam. Ada kayak sepatu begitu ya, termasuk juga barang-barang lain," ujar dia.Budi menegaskan KPK bakal mendalami barang-barang KW lain beserta asalnya yang diupayakan masuk ke Indonesia."Nanti kami cek barang-barangnya seperti apa saja dan banyak dari negara apa, karena ini kan tergantung importir barangnya apa dan dari mana saja," kata dia.Nominal jatah bulanan terkait barang KW yang masuk ke Indonesia terendus usai KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Ditjen Bea Cukai Kemenkeu pada 4 Februari lalu. Salah satu orang yang ditangkap dalam OTT adalah Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Barat Rizal.Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan, KPK menetapkan enam dari 17 orang yang ditangkap sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait impor barang KW di lingkungan Bea Cukai.Mereka adalah Rizal (RZL) selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC periode 2024-Januari 2026, Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan DJBC Sisprian Subiaksono (SIS), dan Kepala Seksi Intelijen DJBC Orlando Hamonangan (ORL).Lalu di kalangan Blueray Cargo, mereka yakni John Field (JF), Ketua Tim Dokumentasi Importasi Blueray Cargo Andri (AND), serta Manajer Operasional Blueray Cargo Dedy Kurniawan (DK). (ada/har)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260207065957-12-1325600/jatah-bulanan-rp7-miliar-pejabat-bea-cukai-yang-kena-ott-kpk
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
14 Feb 2026
Polisi Periksa 7 Saksi Kebakaran Gudang Kimia Picu Pencemaran Cisadane
14 Feb 2026
Tak Patuhi KDM, Puluhan Truk Tambang Terobos Jalan di Parung Panjang
14 Feb 2026
Kapolri Perintahkan Tangkap Penembak Pilot Smart Air
14 Feb 2026
Polisi Usut Kasus Emak-emak Bakar Toko Emas untuk Dicuri di Makassar
14 Feb 2026
Bahlil Perintahkan Kader Naikkan 20 Persen Suara Golkar di Pemilu 2029
14 Feb 2026
Habiburokhman: Waspadai Penumpang Gelap Reformasi Polri