Nasional 13 Feb 2026 1 views

Gus Ipul Desak Walkot Denpasar Tarik Ucapan soal Penonaktifan BPJS

Judul: Gus Ipul Desak Walkot Denpasar Tarik Ucapan soal Penonaktifan BPJS Jakarta, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meminta Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara...

Gus Ipul Desak Walkot Denpasar Tarik Ucapan soal Penonaktifan BPJS
Judul: Gus Ipul Desak Walkot Denpasar Tarik Ucapan soal Penonaktifan BPJS

Jakarta, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meminta Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mencabut pernyataannya yang dinilai menyesatkan publik terkait penonaktifan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan.Dalam sebuah wawancara dengan media, Walkot Denpasar menyebut penonaktifan PBI BPJS Kesehatan imbas dari instruksi presiden melalui Kemensos untuk menonaktifkan PBI Desil 6 sampai 10.Lihat Juga :Putihkan Piutang BPJS Kesehatan, Purbaya Klaim Sudah Transfer Rp20 T
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gus Ipul menegaskan, pernyataan tersebut telah memunculkan kebingungan di masyarakat karena jauh dari fakta.
"Pernyataan itu menyesatkan dan sungguh membuat masyarakat bingung, karena yang disampaikan jauh dari fakta. Seakan-akan Presiden menginstruksikan menonaktifkan PBI. Ini sungguh menyesatkan," kata Gus Ipul usai berkoordinasi terkait pelaporan PBI dengan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Jumat (13/2).Disampaikan Gus Ipul, tidak ada instruksi dari Presiden Prabowo Subianto sebagaimana yang disebut dalam pernyataan Wali Kota Denpasar.Atas dasar itu, Gus Ipul meminta pernyataan agar tersebut segera dicabut dan disertai permintaan maaf kepada publik."Saya minta Wali Kota Denpasar mencabut pernyataannya dan meminta maaf. Jangan sampai ini menjadi sesuatu yang dianggap kebenaran," ucap dia.Gus Ipul turut mengingatkan informasi keliru yang beredar berpotensi menjadi fitnah dan memperparah penyebaran hoaks."Ini bisa jadi fitnah dan menyebar hoaks. Karena tidak ada instruksi dari Presiden seperti yang disampaikan Wali Kota Denpasar," ujarnya.Di sisi lain, Gus Ipul mengajak seluruh pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk fokus pada langkah yang lebih substantif. Yakni, pembenahan data agar kebijakan perlindungan sosial tepat sasaran."Saya mengajak semua, mari kita perbaiki data kita. Kerja sama pemerintah pusat, daerah dan kementerian lembaga untuk memperbaiki data DTSEN," kata dia.Lebih lanjut, Gus Ipul menyebut pemerintah berkomitmen menjaga layanan perlindungan sosial berjalan dengan data yang akurat agar tidak menimbulkan salah paham di tengah masyarakat.Lihat Juga :95 Ribu BPJS PBI Dinonaktifkan, Dinsos Kab Tangerang Layani ReaktivasiWali Kota Denpasar sebelumnya mengungkap bahwa ada instruksi presiden melalui Kemensos untuk menonaktifkan pasien PBI BPJS Kesehatan Desil 6 sampai 10."Memang sekarang ada instruksi Presiden melalui Kementerian Sosial untuk menonaktifkan BPJS Kesehatan yang Desil 6 sampai 10. Kebetulan Denpasar itu kena 24.401 jiwa," ungkap Jaya Negara di Denpasar.Konteks pernyataan Wali Kota Denpasar adalah kebijakan Pemkot untuk mengaktifkan lagi 24.401 Desil 6 sampai 10 yang sebelumnya dinonaktifkan.Belum ada penjelasan rinci dari Wali Kota Denpasar terkait ucapannya soal penonaktifan BPJS Kesehatan berasal dari Inpres. (wis/wis)

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260213184659-20-1328049/gus-ipul-desak-walkot-denpasar-tarik-ucapan-soal-penonaktifan-bpjs
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.