Nasional 16 Feb 2026 2 views

Bupati Probolinggo Respons soal Koper Turis Thailand Dicuri di Bromo

Bupati Probolinggo Mohammad Haris (Gus Haris) menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden pencurian tujuh koper milik wisatawan Thailand di kawasan wisata Gunung Bromo, Kecamatan...

Bupati Probolinggo Respons soal Koper Turis Thailand Dicuri di Bromo
Bupati Probolinggo Mohammad Haris (Gus Haris) menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden pencurian tujuh koper milik wisatawan Thailand di kawasan wisata Gunung Bromo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (15/2) saat kendaraan rombongan diparkir di pendopo Kecamatan Sukapura, dengan total kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Gus Haris menekankan bahwa Bromo adalah wajah pariwisata Jawa Timur dan Indonesia, sehingga keamanan wisatawan harus menjadi prioritas utama. Ia menyebut kejadian ini sebagai "alarm" bagi semua pihak di Probolinggo untuk memperketat keamanan, terutama di lokasi-lokasi wisata. Bupati berharap insiden ini tidak menimbulkan trauma bagi wisatawan dan berjanji akan melakukan evaluasi serta memperkuat pengawasan.

Menurut Jhonni, agen travel yang mendampingi rombongan, pencurian terjadi ketika wisatawan dan sopir turun sejenak dari minibus Toyota Hiace yang diparkir dan terkunci di pendopo. Saat kembali, pintu mobil sulit dibuka dan kondisi di dalamnya sudah berantakan. Tujuh koper berisi paspor, uang tunai, dan perangkat elektronik dilaporkan hilang.

Beberapa barang yang hilang antara lain:
- Tas merah milik Kanthuma Puk berisi kosmetik, pakaian, dan dompet dengan uang tunai Rp3.251.046.
- Backpack hitam-merah milik Chinnapat Jadcharoen berisi kamera Ricoh GR IV senilai Rp26.550.209, iPhone 13 Pro, pakaian, dan *earphones*.
- Backpack hitam milik Ananya Seeda berisi iPad Air 5, Redmi Note 15, dan pakaian.
- Dua tas milik Naowarat dan Sawatphiphatphon berisi pakaian.
- Satu backpack hitam milik Chanidapa Pavichievac berisi pakaian.

Salah satu korban, Kathuma Puk, mengungkapkan kekecewaannya karena kehilangan paspor yang menyulitkan rencana kepulangannya.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo, AKP I Made Kembar Mertadana, memastikan laporan korban telah diterima dan sedang ditangani secara intensif. Pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, dan penelusuran rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengungkap kasus ini.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260216211353-12-1328776/bupati-probolinggo-respons-soal-koper-turis-thailand-dicuri-di-bromo
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.