Visibilitas Hilal Tak Penuhi Kriteria, Secara Teori Mustahil Terlihat
Jakarta, Tim hisab dan rukyat Kementerian Agama Republik Indonesia mengatakan visibilitas hilal tak te...
Jakarta, Tim hisab dan rukyat Kementerian Agama Republik Indonesia mengatakan visibilitas hilal tak terlihat di seluruh Indonesia pada hari ini, Selasa (17/2).Anggota Badan Hisab dan Rukyat Kementerian Agama Cecep Nurwendaya menjabarkan hal tersebut dalam acara seminar posisi hilal di Hotel Borobudur, Jakarta."Di seluruh wilayah NKRI tidak memenuhi kriteria Visibilitas Hilal atau Imkan Rukyat MABIMS," kata Cecep dalam seminar tersebut.
Kriteria MABIMS menetapkan ketinggian hilal minimal 3 derajat di atas ufuk saat matahari terbenam dan elongasi (jarak sudut bulan-matahari) minimal 6,4 derajatCecep lalu merinci pada hari rukyat tanggal 17 Februari, tinggi hilal di wilayah Indonesia antara -2° 24' 43" (-2,41") sampai dengan -0° 55 41" (-0,93") dan elongasi antara 0 56 23" (0,94") sampai dengan 1° 53' 36" (1,89").
Sidang Isbat Kemenag: Secara Hisab, 1 Ramadan Jatuh pada 19 FebruariOleh karena itu, Cecep menjelaskan hilal menjelang awal Ramadan 1447 H pada hari rukyat ini secara teoritis diprediksi mustahil dapat dirukyat."Sebab posisinya berada di bawah ufuk saat Matahari terbenam," imbuh dia.Dengan demikian, kata Cecep tanggal 1 Ramadan 1447 H secara hisab jatuh bertepatan pada Kamis Pahing, tanggal 19 Februari 2026.Penentuan 1 Ramadan, Syawal, dan Zulhijah di Indonesia menggunakan metoda rukyat dan hisab. Hisab sifatnya informatif dan kedudukan rukyat sebagai konfirmasi dari hisab.Hilal Awal Ramadan Tak Terlihat di Surabaya, Masih di Bawah UfukMetode hisab menggunakan hitungan numerik-matematik untuk menetapkan awal bulan Hijriyah tanpa verifikasi faktual atau rukyat hilal.Melalui hisab, umat Islam dapat menghitung posisi-posisi geometris benda-benda langit untuk menentukan penjadwalan waktu di muka bumi, termasuk untuk menentukan bulan kamariah yang terkait dengan ibadahSementara itu, rukyat merupakan metode pemantauan dengan cara mengamati hilal melalui mata telanjang atau teropong.Indonesia akan memastikan 1 Ramadan setelah sidang isbat. Sidang bakal digelar hari ini pukul 19.05 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. (nsa/sur)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260217183925-20-1328995/visibilitas-hilal-tak-penuhi-kriteria-secara-teori-mustahil-terlihat
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Apr 2026
Mendagri: Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Dirasakan Masyarakat
13 Apr 2026
Tersangka Korupsi Siman Bahar Meninggal di China, KPK Siapkan SP3
13 Apr 2026
Kajari Karo Dante Rajagukguk Resmi Dicopot Usai Kasus Amsal Sitepu
13 Apr 2026
Geger Grup Chat Pelecehan Mahasiswa FH, Rektor UI Buka Suara
13 Apr 2026
Mendagri Tito soal Marak OTT Kepala Daerah: Yang Milih Siapa?
13 Apr 2026
FOTO: Anwar Usman Pingsan Usai Wisuda Purnabakti di MK