Arahan Penting Kapolda Metro Demo Hari Ini, Rekam Narasi di Lapangan
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri memberikan 18 arahan penting kepada personel kepolisian yang bertugas mengamankan unjuk rasa mahasiswa di depan Mabes Polri, Jakarta Se...
Asep menekankan agar pengamanan dan pelayanan unjuk rasa berjalan aman, tertib, dan terkendali, tanpa menimbulkan kerusuhan atau kerusakan fasilitas umum. Personel diminta untuk tidak mudah terpancing emosi, tetap humanis, sabar, dan terukur dalam menjalankan tugas.
Untuk intelijen, Asep secara khusus meminta agar mendokumentasikan seluruh narasi di lapangan, baik gerakan maupun tulisan, serta melaporkannya segera kepada pimpinan. Deteksi dan dokumentasi disebut sebagai kunci pencegahan.
Bagi personel reserse, jika menemukan peserta membawa alat berbahaya, diminta untuk mengamankannya sedini mungkin secara tim, tidak bergerak sendiri-sendiri. Pasukan Samapta dan Dalmas diinstruksikan untuk mengikuti setiap instruksi pimpinan, menjaga barisan dan formasi, serta tidak mudah terprovokasi.
Anggota Polri yang berada di dalam gedung Mabes Polri tidak diperbolehkan keluar area dan harus disiplin dalam menjaga perimeter. Pemeriksaan kelengkapan alat, terutama alat khusus, harus diperketat saat apel.
Seluruh personel wajib memedomani peraturan internal Polri, termasuk pedoman penggunaan kekuatan, pengendalian massa, dan pengendalian huru-hara. Semua tindakan di lapangan harus satu komando, tanpa inisiatif sendiri. Perwira Pengendali (Padal) hingga Perwira Menengah (Pamen) wajib memastikan rantai komando berjalan.
Anggota yang berhadapan dengan massa dilarang bersikap arogan atau agresif. Penggunaan gas air mata dan pergerakan pasukan penanggulangan huru-hara hanya boleh atas perintah Kapolda. Para perwira pengendali wajib mengedepankan tindakan persuasif.
Setiap perkembangan dinamika situasi lapangan wajib dilaporkan pada kesempatan pertama, dengan cepat, jelas, dan faktual. Prinsip "Jaga Jakarta" dan keselamatan warga masyarakat menjadi prioritas utama. Personel diminta menunjukkan profesionalisme dan menjaga marwah institusi.
Asep mengakhiri arahannya dengan menekankan pentingnya satu komando dan satu tujuan demi keamanan masyarakat, tanpa ego sektoral atau tindakan di luar garis komando.
Sementara itu, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi unjuk rasa di Mabes Polri pada Jumat (27/2) sebagai bentuk solidaritas atas penganiayaan yang dilakukan oleh anggota Brimob Polda Maluku Bripda Mesias Siahaya terhadap siswa Arianto Tawakal (14) hingga tewas.
BEM UI mengajukan lima tuntutan. Pertama, mendesak penjatuhan hukuman pidana seberat-beratnya kepada polisi pembunuh AT dan aparat pelaku represifitas. Kedua, mendesak pencopotan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto dari jabatannya. Ketiga, menuntut pembebasan seluruh tahanan politik yang dikriminalisasi. Keempat, menuntut penegakan batasan kewenangan dan penarikan Polri dari jabatan sipil. Kelima, menuntut hasil konkret Reformasi Polri secara struktural, kultural, dan instrumental dari Komisi Percepatan Reformasi Polri.
Untuk mengamankan aksi ini, Polda Metro Jaya mengerahkan 3.992 personel, terdiri atas 3.093 personel Polda Metro Jaya dan diperkuat personel dari polres jajaran. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan bahwa Polri hadir dengan mengedepankan pendekatan humanis dan memperhatikan hak asasi manusia.
Polda Metro Jaya juga menyiapkan rekayasa lalu lintas dan pengalihan arus secara situasional untuk menghindari kepadatan yang berdampak pada aktivitas warga, terutama selama momentum Ramadhan. Masyarakat diimbau untuk menyesuaikan rute perjalanan jika terdapat pengalihan arus di sejumlah ruas jalan.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260227145522-12-1332520/arahan-penting-kapolda-metro-demo-hari-ini-rekam-narasi-di-lapangan
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
12 Apr 2026
Bukti Pemerasan Bupati Tulungagung: 4 Sepatu LV dan Uang Rp335,5 Juta
12 Apr 2026
Pria Ditemukan Tewas di Perkebunan PTPN Cianjur, Ada Luka di Kepala
12 Apr 2026
29 Kapal Yatch di Jakarta Diduga Langgar Pajak Disegel Bea Cukai
11 Apr 2026
Politikus PAN: Pelaporan Saiful Mujani-Islah Bahrawi Langkah Tepat
11 Apr 2026
KPK Resmi Tetapkan Bupati Tulungagung Jadi Tersangka Pemerasan
11 Apr 2026
Rano Karno Banggakan Jakarta Kota Teraman Kedua di Asia Tenggara