Geopolitik Memanas, DPR Dorong Pemerintah Percepat Kemandirian Energi
Judul: Geopolitik Memanas, DPR Dorong Pemerintah Percepat Kemandirian Energi Jakarta, Komisi XIII DPR RI mendorong pemerintah mempercepat program kemandirian energi di tengah keti...
Jakarta, Komisi XIII DPR RI mendorong pemerintah mempercepat program kemandirian energi di tengah ketidakpastian geopolitik global.Anggota Komisi XIII DPR, Bias Layar, menilai eskalasi antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel harus menjadi alarm bagi pemerintah untuk segera memperkuat kemandirian energi nasional.Lihat Juga :Prediksi ESDM soal Target Lifting Migas 900 bph di 2029
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menegaskan ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak mentah maupun BBM dari kawasan Timur Tengah yang hari ini berkonflik, berpotensi menimbulkan risiko besar terhadap stabilitas ekonomi nasional."Ketegangan di sekitar jalur energi global seperti Selat Hormuz yang merupakan salah satu jalur distribusi minyak dunia, dapat memicu lonjakan harga energi secara drastis," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (7/3).
"Jika konflik global semakin meluas, harga minyak dunia bahkan berpotensi menembus di atas angka US$100 per barel," kata Bias lagi.Bias mengatakan, kondisi itu sangat mungkin memberikan tekanan besar terhadap perekonomian nasional, mulai dari meningkatnya inflasi, kenaikan harga kebutuhan pokok, hingga tekanan berat terhadap struktur APBN.Oleh karena itu, ia meminta pemerintah agar segera mengambil langkah strategis dengan mengurangi ketergantungan impor minyak dari kawasan Timur Tengah dan memperluas kerja sama energi dengan negara lain di kawasan Amerika, Afrika, maupun Asia Pasifik.Lihat Juga :DPR Sebut Tak Ada Lagi Jemaah Umrah yang Tertahan di Arab SaudiSelain itu, Bias menilai Kementerian ESDM sudah harus mendorong Pertamina untuk mempercepat target produksi minyak nasional hingga 1 juta barel per hari."Langkah ini harus diiringi pembangunan infrastruktur energi, peningkatan kapasitas penyimpanan cadangan BBM nasional, serta dukungan kebijakan fiskal yang memadai," tuturnya.Kenaikan harga energi dipicu oleh konflik yang masih berlangsung antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel di kawasan Timur Tengah.Ketegangan tersebut juga memicu gangguan pelayaran di Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia.Jika konflik berlanjut, sejumlah negara produsen energi memperkirakan harga minyak dapat melonjak lebih tinggi. (tfq/rti)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260308072510-32-1335493/geopolitik-memanas-dpr-dorong-pemerintah-percepat-kemandirian-energi
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
11 Apr 2026
BMKG Catat 74 Gempa Susulan Guncang di Adonara Flores Timur
11 Apr 2026
Hampir 1 Ton Sampah Diangkut dari Kawasan Bromo
10 Apr 2026
KPK Total Tangkap 16 Orang Terkait OTT Bupati Tulungagung
10 Apr 2026
FOTO: Layanan Publik Normal saat WFH ASN
10 Apr 2026
Bantah Urus Kasus, Sahroni Jelaskan Serahkan Rp300 Juta ke Pemeras
10 Apr 2026
KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo