Nasional 09 Mar 2026 5 views

Pramono Batasi Kiriman Sampah ke Bantargebang Usai Longsor

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan akan membatasi pengiriman sampah ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Desa Ciketing Udik, Bantargebang, Kota Bek...

Pramono Batasi Kiriman Sampah ke Bantargebang Usai Longsor
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan akan membatasi pengiriman sampah ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Desa Ciketing Udik, Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. Keputusan ini diambil menyusul insiden longsor hebat yang terjadi beberapa waktu lalu dan karena daya tampung TPST yang sudah sangat terbatas.

Pramono menjelaskan bahwa pembatasan ini bersifat sementara sambil menunggu penyelesaian Zona 4A. Sementara itu, Zona 3 dan dua zona baru lainnya sedang disiapkan untuk menampung sampah sementara. Langkah ini penting mengingat volume sampah Jakarta mencapai 7.400 hingga 8.000 ton per hari, dengan puncak volume terjadi pada akhir pekan.

Untuk mengurangi volume sampah yang dikirim ke Bantargebang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memulai proses pemilahan sampah yang lebih ketat. Pramono menekankan bahwa tidak semua sampah harus dikirim ke Bantargebang, melainkan harus ada pemisahan terlebih dahulu, sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup.

Terkait korban longsor, Pramono menjamin pemberian santunan dan biaya pengobatan. Korban meninggal dari PJLP Dinas Lingkungan Hidup akan mendapatkan santunan BPJS Ketenagakerjaan, sementara biaya pengobatan bagi yang luka-luka sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah DKI Jakarta.

Pramono mengonfirmasi bahwa insiden longsor tersebut menewaskan empat orang: dua sopir, seorang ibu berusia 60 tahun yang berjualan, dan seorang pemulung perempuan. Ia menduga longsor di Zona 4A pada Minggu (8/3) pukul 14.30 WIB itu dipicu oleh hujan ekstrem yang menyebabkan jalan operasional dan Sungai Ciketing sepanjang 40 meter tertutup sampah.

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta telah mengaktifkan operasi tanggap darurat sejak hari pertama kejadian untuk memastikan keselamatan petugas, menangani korban, dan menstabilkan area. Prioritas saat ini adalah pemulihan jalur operasional yang tertutup material longsor.

Untuk menjaga kelancaran distribusi sampah ibu kota, operasional sementara dialihkan ke Zona 3. Pramono juga telah berkoordinasi dengan Menteri Lingkungan Hidup untuk mengevaluasi ketinggian tumpukan sampah yang rawan longsor akibat faktor cuaca. Selain itu, dua titik baru sedang disiapkan sambil dilakukan perapian.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260309132114-20-1335914/pramono-batasi-kiriman-sampah-ke-bantargebang-usai-longsor
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.