3,5 Juta Pemudik Diprediksi Tinggalkan Jakarta, Jasa Marga Antisipasi
Judul: 3,5 Juta Pemudik Diprediksi Tinggalkan Jakarta, Jasa Marga Antisipasi Jakarta, Jasa Marga mengaku telah menyiapkan sejumlah antisipasi untuk mengurai kepadatan arus mudik 2...
Jakarta, Jasa Marga mengaku telah menyiapkan sejumlah antisipasi untuk mengurai kepadatan arus mudik 2026 yang diprediksi akan menemui titik puncak pada 18 Maret.Corcomm and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana memprediksi jumlah pemudik yang akan meninggalkan Ibu Kota Jakarta mencapai 3,5 juta. Dari jumlah itu, lebih dari 50 persen mengarah ke Transjawa.Lihat Juga :Jawa Tengah Jadi Tujuan Favorit Pemudik 2026
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi angkat 3,5 juta itu merupakan prediksi kami untuk kendaraan total selama periode mudik dari H-10 sampai H+10 untuk yang keluar Jakarta," ujar Lisye dalam Forum Go Mudik 2026 , Jumat (13/3).Lisye menerangkan sejumlah langkah antisipasi yang telah pihaknya siapkan, antara lain menambah kendaraan operasional dan petugas, menambah mobile reader toll yang bisa menjemput transaksi di pintu tol, hingga penambahan empat jalur tol fungsional yang baru beroperasi.
Nantinya, empat jalur tol tersebut akan digunakan dengan diskresi kepolisian. Empat ruas yang dimaksud yakni, di Jogja-Solo yang diperpanjang hingga Purwomartani dari semula hanya sampai Prambanan.Kedua, jalur tol Jogja-Bawean yang bisa digunakan dari Ambarawa hingga Bawen. Ketiga, jalur tol Probolinggo-Banyuwangi yang bisa digunakan dari Probolinggo sampai Situbondo Barat.Terakhir, jalur Jakarta-Cikampek, yang akan digunakan khusus untuk arus balik dari Bandung menuju Jakarta yang dimulai dari Sadang hingga Setu."Ini khusus untuk arus balik dari Bandung menuju Jakarta yang memang diprediksi akan cukup tinggi, itu dari Sadang sampai dengan Setu," ujar Lisye.Selain persiapan sarana dan prasarana, Jasa Margazl, kata Lisye, juga telah menyiapkan skenario rekayasa arus lalu lintas bekerja sama dengan kepolisian dan perhubungan. Sejumlah rekayasa mulai dari contraflow maupun one way atau satu jalur.Untuk dua skenario itu kemungkinan akan digunakan pada puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada 18 Maret."Jadi sudah kami siapkan sejumlah langkah antisipasi, penambahan sarana prasarana, juga petugas lapangan. Dan tentunya ini penting sekali informasi," kata Lisye.Lihat Juga :Korlantas Beber Lima Klaster Pengamanan Arus Mudik 2026 (thr/wis)
Add
as a preferred source on Google
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260313164842-12-1337771/35-juta-pemudik-diprediksi-tinggalkan-jakarta-jasa-marga-antisipasi
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
09 Apr 2026
Kejati Jakarta Geledah Ditjen SDA dan Cipta Karya PU Terkait Korupsi
09 Apr 2026
FOTO: BPOM Ungkap Kasus Peredaran Gas Tertawa
09 Apr 2026
Kemenkes: RSHS Minta Maaf Kasus Bayi Digendong Orang Tak Dikenal
09 Apr 2026
Kantor BPN Sumut Digeledah Terkait Korupsi Rp1,170 T Proyek Jalan Tol
09 Apr 2026
Kejagung Ungkap Kasus Korupsi Petral Pengaruhi Harga BBM 2015-2018
09 Apr 2026
Upaya Satgas PRR Normalisasi Puluhan Sungai dan Muara Terdampak Bencana