Prajurit TNI Tewas di Lebanon, DPR Ingatkan Prabowo Opsi Keluar BoP
Anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin, kembali mengingatkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempertimbangkan opsi keluar dari Board of Peace (BoP) yang dibentuk oleh Pre...
Tiga prajurit TNI yang bertugas di UNIFIL tersebut diduga tewas akibat serangan Israel ke pos dan konvoi pasukan mereka di Lebanon. Selain korban tewas, beberapa prajurit TNI juga mengalami luka-luka.
Hasanuddin menyatakan pesimismenya terhadap kepatuhan Israel terhadap resolusi PBB dan khawatir insiden serupa akan terulang jika Indonesia tetap berada di BoP. "Saya bayangkan kalau dia di bawah BoP yang dipimpin oleh Presiden Amerika Donald Trump seperti apa dia. Sehingga ini akan mubazir kalau kita berada di wilayah BoP begitu," kata Hasanuddin di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (1/4).
Menurut Hasanuddin, insiden tewasnya tiga prajurit TNI oleh Israel menunjukkan bahwa keberadaan Indonesia di BoP hanya akan sia-sia. "Jadi sehingga menurut hemat saya ya dipertimbangkan saja berulang kali dulu apa manfaatnya ada di BoP dan kemungkinan-kemungkinan terjadi hal-hal yang tidak dikehendaki," ujarnya. "Jangankan di BoP, dia seenak perutnya saja. Ya sekarang di bawah PBB saja dia sudah tidak taat. Daripada kita repot nanti."
Praka Farizal Romadhon tewas pada Minggu (29/3), dan sehari setelahnya, dua prajurit TNI lainnya juga tewas akibat meningkatnya intensitas pertempuran di Lebanon. Dengan demikian, total tiga prajurit TNI telah gugur akibat konflik yang melibatkan Israel. Selain korban tewas, beberapa prajurit TNI juga mengalami luka ringan dan berat serta telah mendapatkan perawatan medis di Lebanon.
Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen Rico Ricardo Sirait menjelaskan bahwa dalam insiden tersebut, dua prajurit TNI gugur dan dua lainnya mengalami luka berat.
Meskipun Israel berkolaborasi dengan AS di bawah komando Trump dalam serangan ke Iran yang menewaskan pimpinannya, Indonesia masih tetap berada di BoP. Namun, Kementerian Luar Negeri RI beberapa waktu lalu menyatakan bahwa semua pembahasan di dalam BoP terkait serangan ke Iran ditangguhkan (on hold).
Prabowo dan jajarannya berulang kali menyatakan tetap membuka opsi keluar dari BoP jika sudah tidak sejalan, terutama terkait kemerdekaan Palestina.
Beberapa waktu lalu, setelah mengundang mantan menteri luar negeri, presiden terdahulu, dan pimpinan ormas Islam secara terpisah, Prabowo menjelaskan alasan Indonesia bergabung dan bertahan di BoP. Ia menyatakan bahwa keberadaan Indonesia di BoP semata-mata untuk mendukung kemerdekaan Palestina melalui solusi dua negara (two-state solution). "Jika kami berada di dalamnya (BoP), kami masih bisa memengaruhi dan bekerja menuju solusi jangka panjang, yang menurut kami adalah Palestina merdeka, solusi dua negara," kata Prabowo dalam acara 'Presiden Prabowo Menjawab' di kediamannya di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (19/3).
Selain itu, Prabowo juga menegaskan bahwa rencana pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza, Palestina, bukan untuk melucuti senjata Hamas, melainkan berfokus pada perlindungan warga sipil di tengah konflik. Namun, Prabowo mengungkapkan bahwa rencana pengiriman pasukan saat ini ditangguhkan atau on-hold akibat perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran.
"Saya menjalankan perjuangan bangsa Indonesia dari dulu. Kita selalu membela kemerdekaan Palestina. Saya selalu katakan, dalam pembicaraan saya dengan tokoh-tokoh barat, kita akan ikut (Board of Peace/BoP) dan kita siap kirim pasukan perdamaian, asal saya bilang semua pihak setuju keterlibatan Indonesia," kata Prabowo.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260401162219-32-1343418/prajurit-tni-tewas-di-lebanon-dpr-ingatkan-prabowo-opsi-keluar-bop
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
06 Apr 2026
Geger Kemunculan 'Selat Hormuz Sidokare' di Gmaps, Ini Gara-garanya
06 Apr 2026
Kapal Perang RI Sergap Perompak Batu Granit di Selat Geram Riau
06 Apr 2026
Gara-Gara Ijazah Jokowi, Nama SBY dan JK Ikut Terseret
06 Apr 2026
Harta Kajari Karo Danke Rajagukguk Minus Rp140 Juta di LHKPN
06 Apr 2026
Rismon Bantah Tuding JK Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi: Olahan AI
06 Apr 2026
Gubernur Sherly Tjoanda Buka Suara Usai Konflik Warga Halmahera Tengah