Cegah Kelaparan, Timwas Haji Fokus Awasi Katering Jemaah di Arafah
Jakarta, Tim Pengawas Haji DPR 2026 akan fokus mengawasi penyediaan katering dan makanan untuk jemaah haji pada puncak ibadah di Padang Arafah dan Mina nanti.Wakil Ketua Komisi VII...
Ketua Tim Pengawas Haji DPR 2026 Cucun Ahmad Syamsurizal sementara itu mengatakan sampai dengan sejatinya persiapan penyelenggaraan ibadah haji yang dilakukan Kementerian Haji sudah cukup sempurna.Lihat Juga :Timwas Haji DPR Sebut Penyediaan Penginapan Haji Cetak Sejarah
Berkaitan dengan katering misalnya, pihaknya memang mendeteksi ada satu katering yang menyajikan makanan basi. Makanan tersebut berhasil dideteksi oleh Tim Pengawas katering di daker Madinah. Tapi kemudian setelah terdeteksi, vendor menyediakan penggantinya dengan cepat."Akhirnya langsung si vendor itu, pengusaha itu, menyiapkan gantinya. Nah, ini kan satu harapan dari kita bagaimana betul-betul bisa melakukan mitigasi, jangan sampai sudah diterima oleh jemaah makanannya basi. Tetapi sekarang sudah terdeteksi dan langsung diganti," katanya.Selain berkaitan dengan katering, Cucun mengatakan pihaknya juga melakukan pengawasan terhadap penyediaan fasilitas penginapan untuk jemaah haji.Dari hasil pengawasan Timwas Haji DPR RI di Daker Madinah dan evaluasi penyelenggaraan ibadah haji tahap I, pelayanan penginapan yang diberikan Kementerian Haji terhadap 103.732 jemaah haji cukup luar biasa. Meskipun merupakan jemaah haji reguler, mereka justru ditempatkan di hotel bintang 5 yang berada di seputaran Masjid Nabawi. Hotel tersebut salah satunya Intercontinental.Padahal selama ini, pelayanan penginapan di hotel bintang lima biasanya hanya diberikan kepada jemaah haji plus atau PIHK (Penyelenggaran Ibadah Haji Khusus)."Ini termasuk akomodasi yang baru, sejarah di Republik kita ini, ada jemaah reguler bisa diinapkan di hotel-hotel bintang lima daerah Markaziyah, seputaran Masjid Nabawi. Yang dipergunakan Dar Al Iman InterContinental, Millennium Al Aqeeq, Hilton Madinah, Dar Al Taqwa, Sofitel, Millennium Taiba, InterContinental Dar Al Hijra. Ini dipergunakan oleh jemaah reguler yang selama ini biasanya digunakan untuk jemaah plus atau PIHK (Penyelenggara Ibadah Haji Khusus)," katanya.
(agt)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260519073137-20-1359836/cegah-kelaparan-timwas-haji-fokus-awasi-katering-jemaah-di-arafah
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Tito Karnavian Ungkap Tahapan Penanganan Pascabencana Sumatera
28 May 2026
Bahlil Disebut Hanya Ketawa-Tawa Dengar Lagu 'Mas Bahlil Ganteng'
28 May 2026
Eks Pimpinan KPK Buka Suara soal Kasus Korupsi IUP Bauksit di Kalbar
28 May 2026
WN Korsel Ditemukan Tewas di Bekasi, Ada Luka Benda Tajam
28 May 2026
Kemenag soal Pencabulan di Pekalongan: Bukan Ponpes tapi Padepokan
28 May 2026
Kemenhaj Siagakan Tim MCR di Kawasan Jamarat