Pemadaman Listrik di Pulau Sumatera, 4 Warga Tewas
Jakarta, Sebanyak tujuh warga dilaporkan menjadi korban dalam dua insiden berbeda di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (SumbaR) saat mati lampu atau listrik padam...
Kapolsek Air Putih, AKP Rahmat R Hutagaol mengatakan peristiwa tragis itu terjadi di ruko Indrapura ACC, Lingkungan III, Kelurahan Indrapura, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara. Kejadian tersebut pertama kali terungkap sekitar pukul 12.30 WIB ketika rekan kerja para korban datang untuk membuka toko."Namun saat tiba di lokasi, kondisi ruko masih tertutup rapat dan tidak ada respons dari dalam," kata Rahmat, Minggu (24/5).
19 Jam Blackout Sumut, Listrik Sejumlah Wilayah di Medan Masih PadamMenurutnya, rekan kerja korban sempat mencoba menghubungi para penghuni ruko melalui telepon, namun panggilan tidak dijawab. Karena curiga tidak ada aktivitas sama sekali di dalam bangunan, pengawas toko kemudian meminta bantuan warga untuk membuka paksa pintu ruko."Setelah pintu berhasil dibuka, empat orang ditemukan berada di dalam kamar dalam kondisi mengenaskan. Dua korban ditemukan sudah meninggal dunia, sementara dua lainnya dalam kondisi pingsan," ujarnya.Adapun dua korban meninggal diketahui berinisial RR (24), warga Kota Tebing Tinggi, dan AA (22), warga Kabupaten Serdang Bedagai. Sementara dua korban selamat, yakni M (22) dan DCA (17), langsung dilarikan ke RSUD Bidadari untuk mendapatkan penanganan medis."Keempat korban telah dievakuasi ke RSUD Bidadari. Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kejadian. Namun dugaan sementara mengarah pada keracunan asap genset yang digunakan selama listrik padam," jelas Rahmat.Lihat Juga :2 Karyawan Toko Tewas Diduga Keracunan Asap Genset Saat Blackout Sumut2 Pemuda tewas di SumbarSelain di Sumut, tiga orang remaja di Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumbar, keracunan akibat menghirup gas beracun karbon monoksida dari mesin genset masjid saat pemadaman listrik di Sumatera terjadi. Dua orang tewas dan satu dirawat di RS usai sempat kritis.Kedua korban meninggal berinisial GA (15) dan HAK (15). Korban kritis inisial H (16) masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Ketiganya berstatus pelajar dari sekolah yang berbeda."Pas lampu mati, anak-anak ini berkumpul dan bermain. Karena baterai HP habis, mereka minta tolong hidupkan genset," kata Kapolsek X Kota Iptu Martheriko dilansir deticom, Sabtu (23/5)).Peristiwa itu terjadi pada Jumat (22/5) pukul 18.40 WIB. Sekelompok remaja setempat kemudian meminta izin menyalakan genset di ruang sekretariat masjid untuk mengisi daya baterai handphone (HP) sekira pukul 21.00 WIB.Martheriko menjelaskan awalnya ada lima orang yang berkumpul di ruangan tersebut. Namun, dua di antaranya memilih pulang, sedangkan ketiga korban memutuskan tidur di kamar belakang masjid tersebut dengan kondisi pintu tertutup rapat tanpa ventilasi udara."Mesin genset dinyalakan di ruang tertutup tanpa ventilasi. Gas karbonmonoksida tidak berbau dan tidak berwarna sehingga korban tidak menyadari bahayanya," ucapnya.Ketiga korban baru ditemukan tidak sadarkan diri pada Sabtu (23/5) pagi sekira pukul 05.30 WIB oleh ibu salah satu korban yang berniat membangunkan mereka. Mengetahui hal itu, warga pun langsung mengevakuasi para korban ke Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Yarsi Padang Panjang.Sebelumnya, pemadaman listrik massal melanda beberapa wilayah di Pulau Sumatera Utara sejak Jumat (22/5). Gangguan tersebut berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat, mulai dari rumah tangga, perkantoran, hingga layanan transportasi umum di sejumlah daerah.Lihat Juga :Listrik Padam Massal di Sumut Akibat Gangguan Transmisi di JambiBaca berita lengkapnya di sini. (tim/dal)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260525064245-20-1361970/pemadaman-listrik-di-pulau-sumatera-4-warga-tewas
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Kemenkum DK Jakarta Rancang Sentra Kekayaan Intelektual Kampus
28 May 2026
Polisi Selidiki Dugaan Aksi Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
28 May 2026
Melihat Tradisi Kumpul 'Salawate' Iduladha di Negeri Sepa Maluku
28 May 2026
Pria di Jakbar Gelapkan Uang Rp1,2 Miliar, Modus Tukar Rupiah ke Dolar
28 May 2026
Polisi: Terduga Pembunuh Sisiwi SD di Makassar Sudah Lama Incar Korban
27 May 2026
Pengasuh Ponpes di Pekalongan Diduga Cabuli Puluhan Santriwati