BMKG Catat 23 Gempa Susulan Guncang Bantul
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi 23 gempa susulan setelah gempa bumi bermagnitudo 4,5 mengguncang wilayah Bantul, DIY, pada Selasa (27/1) siang...
Kepala Stasiun Geofisika Sleman, Ardhianto Septiadhi, menjelaskan bahwa sejak gempa utama yang dipicu oleh aktivitas Sesar Opak terjadi pukul 13.15 WIB, pihaknya mencatat 14 gempa susulan hingga pukul 13.45 WIB. Jumlah gempa susulan kemudian bertambah menjadi 23 per pukul 14.45 WIB, dengan kisaran magnitudo antara 1 hingga 2.
"Artinya, gempa bumi susulan ini juga gempanya meluruh atau magnitudonya lebih kecil," ujar Ardhianto di kantornya, Gamping, Sleman, DIY, Selasa (27/1).
Ardhianto mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan selalu memantau informasi dari BMKG. Ia menekankan bahwa gempa bumi tidak dapat diprediksi, sehingga masyarakat perlu memahami langkah-langkah mitigasi yang harus dilakukan saat terjadi gempa.
Gempa utama bermagnitudo 4,5 tersebut terjadi sekitar pukul 13.15 WIB. Berdasarkan analisis BMKG, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7.87 LS; 110.49 BT, atau 16 kilometer arah timur Bantul, DIY, dengan kedalaman 11,0 kilometer.
"Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Opak," jelas Ardhianto.
Getaran gempa dirasakan di Bantul, Gunung Kidul, Kulon Progo, Sleman, Kota Yogyakarta, dan Klaten dengan skala intensitas III MMI (getaran dirasakan seperti truk bermuatan melintas). Sementara itu, di Wonogiri, Purworejo, Trenggalek, Solo, Pacitan, dan Magelang, gempa dirasakan dengan skala intensitas II MMI (getaran dirasakan oleh sedikit orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
Hingga saat ini, BMKG belum menerima laporan mengenai kerusakan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan juga menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260127155252-199-1321621/bmkg-catat-23-gempa-susulan-guncang-bantul
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Feb 2026
XLSmart Antisipasi Lonjakan Trefik Ramadhan Hingga Lebaran
13 Feb 2026
FOTO: Merayakan Inovasi Baru di Geotab Connect 2026
13 Feb 2026
Penipuan Dokumen Digital Marak, Warga Diimbau Lebih Ketat Verifikasi
13 Feb 2026
Riset Terbaru Ungkap Cadangan Hidrogen di Inti Bumi Setara 45 Lautan
13 Feb 2026
Bos Geotab Bicara Tantangan Pasar di Indonesia
13 Feb 2026
Indosat Rilis Perlindungan Scam di WhatsApp, Begini Cara Aktifkannya