Meta Uji WhatsApp Berlangganan untuk Layanan Premium, Ini Fiturnya
Judul: Meta Uji WhatsApp Berlangganan untuk Layanan Premium, Ini Fiturnya Jakarta, Meta dikabarkan tengah menyiapkan layanan premium untuk WhatsApp, yang mengharuskan pengguna mem...
Jakarta, Meta dikabarkan tengah menyiapkan layanan premium untuk WhatsApp, yang mengharuskan pengguna membayar biaya berlangganan di aplikasi tersebut.Paket langganan premium baru itu bernama "WhatsApp Plus." Paket ini akan menawarkan berbagai fitur tambahan, terutama dalam hal kustomisasi tampilan aplikasi.Lihat Juga :Menkomdigi Beber 'Dosa' Meta di Indonesia Sampai Harus Kena Sidak
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir AndroidPolice, sebagai bagian dari langganan tersebut, pengguna premium akan mendapatkan beberapa opsi personalisasi, seperti 14 ikon aplikasi baru, pilihan warna aksen, serta tema yang lebih beragam.Selain kustomisasi, WhatsApp Plus juga dilaporkan memungkinkan pengguna menandai hingga 20 (chat). Jumlah ini meningkat dari batas saat ini yang hanya tiga obrolan yang dapat dipin.
Meski terlihat sederhana, fitur ini dinilai cukup berguna bagi pengguna aktif yang sering mengandalkan WhatsApp untuk berkomunikasi.Fitur tambahan lainnya yang disebut sedang disiapkan antara lain stiker eksklusif, nada dering khusus, serta reaksi pesan yang lebih imersif.Ke depannya, WhatsApp juga diperkirakan akan terus menambah fitur premium untuk meningkatkan nilai dari paket langganan tersebut.Meski begitu, WhatsApp tetap dapat digunakan secara gratis. Paket WhatsApp Plus hanya akan menjadi opsi langganan tambahan bagi pengguna yang menginginkan fitur ekstra.Pilihan RedaksiMeta Gugat Perusahaan Brasil dan China Penipu Deepfake AINvidia Siapkan Chip AI Baru, OpenAI Jadi Pengguna PertamaIran Siap Kerahkan 'Senjata' Ampuh Buat Kalahkan AS-IsraelMenariknya, saat pertama kali meluncur WhatsApp justru sempat menjadi layanan berbayar sebelum akhirnya digratiskan. Kini, induk perusahaan Meta Platforms tampaknya kembali mencoba strategi monetisasi melalui fitur berbasis langganan.Selama ini Meta lebih banyak mengandalkan iklan untuk menghasilkan pendapatan dari basis pengguna WhatsApp yang sangat besar. Namun, berbeda dengan platform lain seperti Facebook dan Instagram, monetisasi WhatsApp melalui iklan tidak semudah itu karena sifat layanan pesan pribadi yang membatasi ruang penayangan iklan.Meta sebetulnya sudah menawarkan layanan berlangganan Meta Verified di berbagai platformnya, termasuk WhatsApp, dengan harga sekitar US$15 (Rp253.725) per bulan.Namun, layanan ini lebih ditujukan untuk bisnis, agar mereka dapat melindungi merek dan berinteraksi dengan konsumen secara lebih mudah.Sementara itu, WhatsApp Plus tampaknya lebih berfokus pada pengguna individu, dengan fitur-fitur yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman penggunaan aplikasi sehari-hari.Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai harga langganan WhatsApp Plus. Detail mengenai biaya dan tanggal peluncuran kemungkinan akan terungkap lebih jelas menjelang perilisan resminya. (wpj/dmi)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260309074855-192-1335742/meta-uji-whatsapp-berlangganan-untuk-layanan-premium-ini-fiturnya
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
06 Apr 2026
Komdigi: Rating Gim IGRS di Steam Bukan Klasifikasi Resmi
06 Apr 2026
Sampah Antariksa Bikin Geger Warga Lampung Ternyata Sisa Roket China
05 Apr 2026
Cara Astronaut Artemis 2 Pelajari Bulan
05 Apr 2026
Pakar: Pemadaman Internet Iran adalah Blackout Nasional Terlama
05 Apr 2026
Pakar Astronomi: Benda di Langit Lampung Sampah Antariksa, Bukan Komet
05 Apr 2026
Warga Lampung Geger Benda Bercahaya di Langit, Ini Kata Ahli