Teknologi 27 Mar 2026 4 views

Misi Artemis II Segera Meluncur ke Bulan, Catat Jadwalnya

Misi Artemis II, misi berawak pertama ke Bulan sejak era Apollo, akan segera diluncurkan oleh Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Peluncuran misi ini ditargetka...

Misi Artemis II Segera Meluncur ke Bulan, Catat Jadwalnya
Misi Artemis II, misi berawak pertama ke Bulan sejak era Apollo, akan segera diluncurkan oleh Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Peluncuran misi ini ditargetkan pada 1 April.

Meskipun tidak akan mendarat di permukaan Bulan, misi Artemis II akan membawa empat astronaut untuk mengelilingi Bulan selama 10 hari sebelum kembali ke Bumi. Misi ini menandai debut program Artemis NASA, roket Space Launch System (SLS), dan kapsul Orion, serta menjadi misi berawak pertama di luar orbit Bumi rendah sejak misi Apollo 17 pada tahun 1972.

NASA telah memastikan seluruh kesiapan misi dan melakukan serangkaian uji coba lanjutan setelah sebelumnya misi batal diberangkatkan pada Februari lalu. Lori Glaze, pejabat sementara wakil administrator Pengembangan Sistem Eksplorasi NASA, menyatakan bahwa pembahasan mengenai kesiapan penerbangan dilakukan secara mendalam, terbuka, dan transparan.

Rangkaian peluncur Artemis II saat ini berada di Kompleks Peluncuran 39B di Pusat Antariksa Kennedy (KSC) NASA di Florida. Pada 20 Maret, wahana tersebut menempuh perjalanan sejauh 6,4 kilometer dari Gedung Perakitan Kendaraan (VAB) menggunakan kendaraan crawler-transporter 2.

Ini adalah kali kedua roket SLS dan modul Orion misi Artemis II dibawa ke landasan peluncuran. Keduanya pertama kali tiba di sana pada 17 Januari, saat NASA menargetkan peluncuran pada awal Februari. Namun, tim Artemis II menghadapi beberapa kendala yang membuat jadwal tersebut mundur.

Kendala yang dihadapi antara lain kebocoran bahan bakar hidrogen cair yang terdeteksi selama uji coba basah (WDR) pertama. Setelah kebocoran diperbaiki dan WDR berhasil diselesaikan pada 20 Februari, tim menemukan masalah lain yaitu terputusnya aliran helium ke tahap atas SLS. Masalah ini tidak dapat diselesaikan di landasan peluncuran, sehingga tumpukan Artemis II dipindahkan kembali ke Gedung Perakitan Kendaraan (VAB) untuk diperbaiki.

NASA tidak berencana untuk melakukan WDR lagi, sehingga langkah-langkah yang diperlukan selama upaya kedua di landasan peluncuran ini lebih sedikit. Meskipun demikian, peluncuran pada 1 April masih belum terjamin sepenuhnya. Mengingat ini adalah misi berawak, NASA akan lebih berhati-hati karena berbagai masalah bisa saja muncul.

Keempat awak yang akan terbang adalah Reid Wiseman, Victor Glover, dan Christina Koch dari NASA, serta Jeremy Hansen dari Badan Antariksa Kanada.

Jika Artemis II tidak dapat diluncurkan pada 1 April, masih ada peluang peluncuran lain yang tersedia setiap hari hingga 6 April. Jendela peluncuran lain akan terbuka pada 30 April, namun durasinya belum jelas. NASA menolak untuk membahas potensi peluncuran pada bulan Mei, dengan menyatakan bahwa mereka sangat fokus pada bulan April.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260327134813-199-1341791/misi-artemis-ii-segera-meluncur-ke-bulan-catat-jadwalnya
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.