Alasan Iran Tutup Selat Hormuz seusai Israel Langgar Kesepakatan AS & Serang Lebanon, 27 Orang Tewas
Baca Selengkapnya di Iran dilaporkan kembali menutup jalur pelayaran strategis Selat Hormuz setelah Israel melancarkan serangan udara ke wilayah Lebanon selatan, Sabtu (20/6/2026). Pemerintah Iran menilai aksi militer Israel tersebut sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan dengan Amerika Serikat untuk mengakhiri konflik di kawasan Timur Tengah. Penutupan Selat Hormuz diumumkan oleh komando militer pusat Iran dengan alasan adanya pelanggaran perjanjian dan gencatan senjata. Jalur pelayaran yang menjadi akses utama distribusi minyak dan gas dunia itu sebelumnya sempat dibuka kembali usai tercapainya kesepakatan awal antara Teheran dan Washington. Penutupan sebelumnya telah memicu gejolak pasar energi dan mendorong kenaikan harga minyak dunia. Situasi terbaru ini juga membuat pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran di Swiss yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Juni 2026 ditunda tanpa batas waktu. Penundaan terjadi setelah Israel melancarkan serangkaian serangan menyusul tewasnya empat tentaranya dalam pertempuran. Pasukan Israel kemudian menggempur sejumlah wilayah di Lebanon selatan dan timur sejak malam hingga Sabtu siang waktu setempat. Israel menyatakan operasi tersebut ditujukan untuk menyerang posisi Hizbullah yang dituding melanggar perjanjian damai. Serangan udara besar-besaran itu menghantam sejumlah kawasan permukiman dan menyebabkan kerusakan cukup parah. Menurut l
Video lainnya
Lihat semua