13 Apr 2026 8 views
#Tribunnews #video berita #YouTube #Video

Di Tengah Krisis Hormuz, Kapal LNG Berbalik Arah, Mekanisme Pasar Terguncang

TRIBUN-VIDEO — Gejolak di Selat Hormuz mulai memunculkan dampak nyata terhadap sistem perdagangan energi global, termasuk bagi Indonesia. Dalam wawancara khusus bersama Direktur Pemberitaan Tribun Network, Febby Mahendra Putra, di Studio Tribunnews, Jumat (10/4/2026), pengamat migas Erie Soedarmo mengungkapkan bahwa mekanisme pasokan energi kini tidak lagi sepenuhnya tunduk pada kontrak formal. Ia mencontohkan fenomena kapal LNG yang dapat berbalik arah di tengah perjalanan. Kapal yang semula ditujukan ke Indonesia bisa dialihkan ke negara lain yang berani menawarkan harga lebih tinggi dalam waktu cepat. “Di tengah jalan, ada yang ‘mengibarkan uang’. Kapal bisa langsung berbalik arah,” ujarnya. Menurut Erie, kondisi ini mencerminkan ketidakstabilan pasar energi global di tengah krisis. Prosedur perdagangan yang selama ini mengandalkan mekanisme tender dan kontrak jangka pendek menjadi sulit diterapkan. Dalam situasi seperti ini, pasokan energi tidak lagi semata ditentukan oleh kebutuhan atau kesepakatan awal, melainkan oleh dinamika pasar yang sangat fluktuatif. Akibatnya, negara-negara yang bergantung pada impor energi, termasuk Indonesia, berada pada posisi yang lebih rentan terhadap gangguan pasokan di tengah ketidakpastian global.