13 Apr 2026 9 views
#Tribunnews #video berita #YouTube #Video

Menlu Iran Sebut Amerika Serikat Ubah Target Negosiasi, Perdamaian Iran-AS Gagal Tercapai

Pemerintah Iran menuding Amerika Serikat bersikap tidak konsisten dan terlalu keras. Sehingga menjadi faktor utama gagalnya perundingan damai antara kedua negara. Sikap tersebut dinilai membuat proses negosiasi tidak mencapai titik temu. Perundingan yang dimediasi oleh Pakistan pada Sabtu (11/4/2026) sebelumnya disebut sebagai momentum penting. Karena menjadi salah satu dialog langsung yang jarang terjadi sejak Revolusi Islam Iran 1979. Selama proses negosiasi, kedua delegasi sebenarnya telah melalui sejumlah tahapan pembahasan penting. Diskusi berlangsung intensif dalam beberapa putaran dengan saling bertukar proposal dan tuntutan. Menurut pihak Iran, pada tahap akhir sebenarnya sudah hampir tercapai kesepakatan melalui rancangan yang dikenal sebagai MoU Islamabad. Namun, situasi berubah ketika Amerika Serikat dinilai mengubah pendekatan secara sepihak. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengkritik sikap Amerika Serikat yang ia sebut “plin-plan.” Karena dianggap mengubah target negosiasi tanpa kesepakatan bersama. Selain itu, langkah Amerika Serikat yang tetap melanjutkan tekanan, termasuk kebijakan blokade, dinilai Iran memperburuk suasana dialog. Teheran menilai tindakan tersebut menunjukkan kurangnya itikad baik dalam proses diplomasi. Araghchi menegaskan bahwa Iran mengikuti perundingan dengan niat baik untuk mengakhiri konflik. Penulis: Namira Yunia Lestanti Editor