Video
17898 video
Catatan Demokrasi, - Ahmad Doli: Bahaya Apabila Menormalisasikan Perang | Catatan Demokrasi tvOne Negosiasi buntu, berubah jadi debu. Gencatan senjata? Sekadar kata tanpa makna. Harapan damai berulang, tapi rudal tetap terbang. Diplomasi redup, bara konflik tetap hidup. Dunia bersuara, namun api tak juga reda. Perang terus menyala, membuat luka kian terasa. Saksikan Catatan Demokrasi tvOne yang mengangkat tema "Gencatan Senjata Sirna, Perang Makin Menyala" bersama narasumber: - Bunyan Saptomo (Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri MUI) - Ahmad Doli Kurnia (Wakil Ketua Baleg DPR RI) - Marsma TNI (Purn) Agung Sasongkojati (Pakar Strategi Perhimpunan Purn Angkatan Udara PPAU) - Tia Mariatul Kibtiah (Pengamat Hubungan Internasional Universitas Binus) - Robi Sugara (Pengamat Hubungan Internasional UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) - Aisha Rashidila (Direktur Hubungan Eksternal Indo Pacific Strategic Intelligence "ISI")
Jakarta, - Pengamat Intelijen: AS Tidak Miliki Kapal Penghapus Ranjau Sejak Perang Dunia II | tvOne Diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran gagal setelah perundingan panjang tidak mencapai kesepakatan, terutama terkait isu nuklir. Pasca kegagalan tersebut, Presiden Donald Trump langsung mengumumkan rencana blokade Selat Hormuz yang menjadi jalur vital distribusi energi dunia. Situasi kemudian berkembang menjadi saling ancam di kawasan, dengan Iran memperingatkan akan merespons keras setiap upaya militer, sementara Amerika mulai menyiapkan operasi di laut termasuk pembersihan ranjau. Ketegangan ini berisiko mengganggu jalur pelayaran global dan memperbesar konflik di kawasan.
Kapal tanker China dilaporkan berhasil melewati Selat Hormuz tanpa kendala di tengah pemberlakuan blokade. Kapal itu disebut mengangkut sekitar 250.000 barel metanol dan diangkut dari pelabuhan Hamriyah. Diketahui jenis kapal yang melintas adalah medium-range bernama Rich Starry berdasarkan pantauan data pelayaran per 14 April 2026. Kapal dan pemiliknya dilaporkan sempat mendapatkan sanksi dari Amerika Serikat (AS). Hal itu disebabkan dugaan keterlibatan bisnis dengan Iran. Dikutip dari Anadolu Agency, kapal itu tetap diberikan izin khusus di tengah situasi di kawasan yang semakin kompleks, Selasa (14/4/2026). Uploader: bagus gema praditiya sukirman
Dua mahasiswa Universitas Indonesia (UI), terduga pelaku pelecehan seksual secara verbal terhadap perempuan di grup chat, mengakui perbuatannya dan meminta maaf. Keduanya pun menyatakan siap menerima sanksi sesuai aturan yang berlaku. Buntut kasus dugaan pelecehan seksual verbal di grup chat, auditorium UI dipenuhi mahasiswa pada Selasa (14/4/2026) dini hari. Mereka meminta pertanggungjawaban dari dua terduga pelaku pelecehan seksual yang merupakan mahasiswa Fakultas Hukum (FH). Dua mahasiswa tersebut dihadirkan di auditorium. Kasus ini mencuat setelah sejumlah tangkapan layar grup chat mahasiswa beredar luas dan menunjukkan adanya percakapan yang mengarah pada pelecehan seksual terhadap perempuan.
Peristiwa kerusuhan 1998 menjadi sejarah kelam bagi bangsa Indonesia di masa Orde Baru. Kerusuhan Mei 1998 dan Tragedi Trisakti menjadi luka mendalam bagi bangsa yang meninggalkan kenangan pahit tentang pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Berawal dari krisis moneter, mahasiswa Universitas Trisakti melakukan aksi demonstrasi menuntut perubahan dan reformasi. Namun demonstrasi yang dilakukan pada 12 Mei 1998 itu membuat empat mahasiswa Universitas Trisakti tewas tertembak. DW menyajikan video terkait kesaksian dari mahasiswa dan jurnalis yang ikut terlibat dalam kerusuhan 98 dan Tragedi Trisakti. (Tribun-Video.com) Uploader: Bintang Nur Rahman
Catatan Demokrasi, - Purn Agung: Perundingan Damai AS Iran Terpusat Pada Uranium | Catatan Demokrasi tvOne Negosiasi buntu, berubah jadi debu. Gencatan senjata? Sekadar kata tanpa makna. Harapan damai berulang, tapi rudal tetap terbang. Diplomasi redup, bara konflik tetap hidup. Dunia bersuara, namun api tak juga reda. Perang terus menyala, membuat luka kian terasa. Saksikan Catatan Demokrasi tvOne yang mengangkat tema "Gencatan Senjata Sirna, Perang Makin Menyala" bersama narasumber: - Bunyan Saptomo (Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri MUI) - Ahmad Doli Kurnia (Wakil Ketua Baleg DPR RI) - Marsma TNI (Purn) Agung Sasongkojati (Pakar Strategi Perhimpunan Purn Angkatan Udara PPAU) - Tia Mariatul Kibtiah (Pengamat Hubungan Internasional Universitas Binus) - Robi Sugara (Pengamat Hubungan Internasional UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) - Aisha Rashidila (Direktur Hubungan Eksternal Indo Pacific Strategic Intelligence "ISI")
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung memerintahkan persiapan darurat terkait gangguan pasokan energi buntut konflik di Timur Tengah. Ia memperingatkan krisis yang terus bakal terjadi akibat kesepakatan Iran dan Amerika Serikat gagal, Selasa (14/4/2026). “Tampaknya negosiasi akhir perang yang diadakan akhir pekan lalu gagal untuk mengatasi masalah inti,” katanya. Ia menambahkan saat ini harus dilakukan penguatan sistem tanggap darurat akibat ancaman harga minyak yang terus meninggi. Uploader: bagus gema praditiya sukirman
Kasus kematian seorang anggota Polri yang bertugas di Samapta Polda Kepri, menuai perhatian publik. Korban bernama Bripda Natanael Simanungkalit yang baru saja memulai dinas di akhir tahun 2025, dilaporkan tewas di Rumah Susun Asrama Polda Kepri pada Senin (13/4/2026) malam. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk proses penanganan lebih lanjut. (Tribun-Video.com/Tribunbatam.com) Reporter: Beres Lumbantobing
China menilai blokade yang dilakukan Amerika Serikat (AS) di Selat Hormuz adalah tindakan berbahaya dan tidak bertanggung jawab. Pernyataan itu disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun di Beijing, Selasa (14/4/2026). Jiakun mengingatkan bahwa blokade Selat Hormuz juga berpotensi melemahkan gencatan senjata yang telah disepakati AS-Iran. Beijing menilai, kesepakatan tersebut adalah satu-satunya cara untuk meredakan konflik. "Tindakan seperti itu hanya akan memperintensifkan konflik, memperburuk ketegangan, melemahkan gencatan senjata yang sudah rapuh, dan semakin membahayakan keselamatan navigasi melalui Selat. Ini adalah tindakan yang berbahaya dan tidak bertanggung jawab," ujar Jiakun. Pernyataan China muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan menenggelamkan kapal yang menghalangi blokade Selat Hormuz. Ia mencatat, Iran masih punya kapal serang cepat yang belum dihancurkan AS selama perang. Kapal tersebut berpotensi digunakan untuk melawan penutupan selat bagi kapal yang menuju serta dari pelabuhan Iran. Adapun blokade Selat Hormuz dimulai pada Senin (13/4/2026) pukul 10 pagi waktu AS atau pukul 18.00 waktu Iran. Langkah ini diambil Trump seusai perundingan di Pakistan gagal. Sejumlah pihak khawatir jika perang kembali meletus karena kedua pihak bersikeras dengan tuntutannya masing-masing. Uploader: bagus gema praditiya sukirman
Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Muhammad Imam Muslimin atau yang dikenal dengan Yai Mim, usai sang suami meninggal dunia di Polresta Malang Kota pada Senin (13/4/2026). Istri Yai Mim, Rosyida Vignesvari atau akrab disapa Ines, mengungkapkan pesan tak biasa dari almarhum sebelum berpulang. Menurutnya, sang suami kerap meminta setiap momen kebersamaan mereka direkam. Awalnya ia merasa heran, namun kini menyadari bahwa permintaan itu seolah menjadi pesan terakhir. Ia juga mengingat ucapan Yai Mim yang pernah mengatakan dirinya akan pergi lebih dulu dibanding sang istri. Selain itu, Rosyida mengenang kesederhanaan suaminya yang selalu menjadikan rendang buatannya sebagai makanan favorit. Sebagai informasi, Yai Mim, mantan dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dikabarkan jatuh lemas saat berjalan dari ruang tahanan menuju ruang pemeriksaan di Polresta Malang Kota. Ia sempat mendapat perawatan medis sebelum akhirnya dibawa ke RS Saiful Anwar, namun nyawanya tidak tertolong. Hasil visum dari tim forensik RSSA Malang menunjukkan adanya tanda kuat mengarah pada asfiksia atau kekurangan oksigen sebagai penyebab kematian. Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, membenarkan temuan tersebut. Sementara itu, pihak keluarga masih menunggu kejelasan penyebab pasti wafatnya Yai Mim. (Tribun-Video.com/Tribunjatim.com)
Massa yang mengatasnamakan diri sebagai Perhimpunan Ojek Online Indonesia menggelar aksi di kantor Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) di kawasan Menteng, Jakarta, Selasa (14/4). Mereka mengecam pernyataan Mujani yang dinilai sebagai tindakan makar. Bahkan disebut Saiful mujani hanya menginginkan huru-hara dan konflik horizontal di tengah masyarakat. Massa menuntut permintaan maaf terbuka serta meminta polisi mengusut dugaan makar, dengan ancaman aksi lanjutan jika tak dipenuhi. Reporter: Alfarizy Ajie Fadhillah
AKIM, - [FULL] Apa Kabar Indonesia Malam (14/4/2026) | tvOne Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali tegang setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, usai perundingan antara kedua negara gagal mencapai kesepakatan dalam pertemuan di Pakistan.