Video
17554 video
TEL AVIV, KOMPAS.TV Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu mengungkapkan alasan melancarkan serangan ke Iran. Menurutnya, Israel dikepung Iran beserta milisinya yang tersebar di Lebanon, Iraq, Yaman hingga Gaza. "Iran mencoba mengepung kita dengan cengkeraman: Hamas di Gaza, Hizbullah di Lebanon, rezim Assad di Suriah, milisi di Irak, Houthi di Yaman, dan Iran sendiri. Dengan kata lain, mereka berusaha mencekik kita--dan sekarang kita mencekik mereka. Mereka mengancam kita dengan kehancuran," ujar Netanyahu, Minggu (12/4/2026). Selain itu, Netanyahu klaim serangan Israel untuk menghancurkan senjata nuklir milik Iran. Baca Juga Negosiasi AS-Iran Tak Menemukan Titik Temu, Perang akan Pecah Lagi? | BERUT di Video Editor: Lintang Artikel ini bisa dilihat di :
PALEMBANG, KOMPAS.TV - Pengedar narkoba di Palembang, Sumatera Selatan, ditangkap dengan barang bukti lebih dari 1 kilogram sabu. Seorang pengedar narkoba di Palembang, Sumatera Selatan, tak bisa berkutik saat polisi menemukan satu paket sabu yang terbungkus di sepeda motornya. Sabu seberat lebih dari satu kilogram, ponsel, dan sepeda motor disita dari pelaku. Pelaku dibawa ke Mapolda Sumsel untuk diperiksa. Polisi tengah menyelidiki pemasok narkoba dari pelaku, termasuk jaringannya. Baca Juga Diduga Mabuk, Pemuda Bersajam Serang Lansia hingga Tewas | BERUT di Artikel ini bisa dilihat di :
OKU TIMUR, KOMPAS.TV - Diduga mabuk, seorang pemuda menyerang lansia dengan senjata tajam hingga tewas di OKU Timur, Sumatera Selatan. Polisi menangkap pelaku tanpa perlawanan. Entah apa yang merasuki pemuda ini. Ia tiba-tiba menyerang seorang lansia yang duduk di halaman Masjid Romadhon, Desa Kota Baru, Martapura, hingga tewas. Warga yang melihat tidak berani mendekat karena pelaku membawa senjata tajam. Polisi menangkap pelaku tanpa perlawanan, tak jauh dari TKP. Dari hasil pemeriksaan sementara, saat kejadian pelaku positif menggunakan narkoba. Polisi masih menggali motif pelaku. Polisi menahan pelaku di Polres OKU Timur. Pelaku terancam hukuman maksimal penjara seumur hidup. Baca Juga Pemuda di Buton Tewas Ditikam, Pelaku Gelap Mata Karena Cemburu | BERUT di Artikel ini bisa dilihat di :
BUTON, KOMPAS.TV - Seorang pemuda di Buton, Sulawesi Tenggara, tewas dianiaya seorang pria. Penganiayaan berujung kematian dilatarbelakangi motif asmara. Seorang pemuda tewas usai dianiaya seorang pria di Desa Banabungi, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, 9 April lalu. Saat itu, korban tengah berboncengan dengan kekasihnya, perempuan yang juga disukai pelaku. Polisi mengatakan penganiayaan berujung pembunuhan itu dipicu motif asmara. Pelaku merasa cemburu hingga gelap mata. Pelaku yang sudah beristri itu nekat menyerang dan menikam korban. Korban meninggal sehari pasca penganiayaan. Pelaku kini mendekam di sel tahanan Polres Buton untuk diperiksa intensif. Polisi tengah mendalami ada tidaknya unsur pembunuhan berencana dalam kasus ini. Baca Juga Sopir Ngantuk di Jalan, Truk Pasir Hantam Pembatas dan Terguling di Jalan Gatot Subroto di Artikel ini bisa dilihat di :
Kabar Hari Ini, - Pemilik Peternakan Ayam Rugi Miliaran usai Kandang Ternaknya Dihantam Puting Beliung | Kabar Hari Ini Angin puting beliung menerjang kawasan peternakan ayam di Kecamatan Sukolilo, Pati, Jawa Tengah. Dalam waktu singkat, angin kencang disertai hujan deras merobohkan empat kandang ayam hingga rata dengan tanah dan merusak total lima bangunan. Dampaknya, ratusan ayam siap panen mati dan kerugian ditaksir lebih dari Rp5 miliar. Selain itu, puluhan rumah warga dan fasilitas pendidikan ikut rusak, serta pohon tumbang sempat menutup akses jalan Pati–Kudus.
Kabar Hari Ini, - Jadi Tersangka Dugaan Pemerasan, Bupati Tulungagung Ditahan di Rutan KPK | Kabar Hari Ini KPK kembali menggeledah sejumlah lokasi di Kota Madiun terkait pengembangan kasus OTT Wali Kota nonaktif Maidi. Penggeledahan dilakukan di rumah Kepala Dinas Kominfo Nur Aflah dan Direktur Utama PDAM Tirta Tamansari Suyoto. Dari penggeledahan tersebut, penyidik menyita dua handphone dan dokumen SPPD. Kasus ini berkaitan dengan dugaan suap proyek pembangunan dan pengelolaan dana CSR, dengan tiga tersangka termasuk Maidi yang telah diamankan sebelumnya.
TEHERAN, KOMPAS.TV Inilah suasana Selat Hormuz setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran tidak mencapai kesepakatan dalam perundingan di Islamabad, Pakistan, Minggu (12/4/2026). Televisi pemerintan Iran menayangkan rekaman sejumlah kapal-kapal yang hendak melintas Selat Hormuz terhenti. Diberitakan sebelumnya, perundingan damai AS dan Iran di Islamabad tidak mencapai kesepakatan. Usai perundingan, kedua pihaknya meninggalkan Pakistan. Baca Juga Negosiasi AS-Iran Tak Menemukan Titik Temu, Perang akan Pecah Lagi? | BERUT di Video Editor: Lintang Artikel ini bisa dilihat di :
Soal negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, Pakistan berakhir buntu, kami membahasnya bersama pakar strategi dari Pusat Pengkajian dan Penerapan Angkatan Udara, sekaligus alumni U.S. Air War College, sekaligus mantan penerbang F-5 dan F-16 TNI AU, Marsma TNI (Purn.) Agung Sasongkojati.
Kabar Hari Ini, - Aksi Premanisme kian Meresahkan, Namun Warga Kompak Beri 'Pelajaran' | Kabar Hari Ini Aksi premanisme yang semakin meresahkan memicu perlawanan warga di berbagai daerah. Sejumlah kejadian viral memperlihatkan masyarakat mulai berani melawan pelaku kejahatan, dari penjambretan hingga pemalakan. Di Sragen, aksi jambret berhasil digagalkan warga, sementara di Solo pelaku pencurian helm diamankan massa. Di Jakarta, preman yang meresahkan sopir hingga pelaku jambret yang malah minta ganti rugi turut memicu kemarahan publik.