Video
17554 video
Kabar Hari Ini, - Aksi Pemalakan di Tn Abang, Preman Pecahkan Kaca Bajaj! | Kabar Hari Ini Meski hanya Rp2.000 per penumpang, sopir mengaku bisa kehilangan hingga Rp100.000 per hari. Pelaku juga disebut tak segan merusak hingga memecahkan kaca bajaj jika permintaan uang tidak dipenuhi.
Kabar Hari Ini, - Warga Riau Kompak Rusak Rumah Bandar Narkoba | Kabar Hari Ini Ratusan warga Panipahan, Rokan Hilir, Riau, mengamuk dan membakar rumah serta empat sepeda motor yang diduga menjadi lokasi peredaran narkoba. Aksi ini dipicu kemarahan warga yang merasa resah dengan aktivitas ilegal tersebut. Massa melempari rumah milik warga berinisial A hingga merusak isi bangunan sebelum membakar kendaraan di lokasi. Aparat TNI dan Polri turun tangan untuk mengendalikan situasi dan meredam amuk warga.
Dalam perjalanan ke pertemuan perundingan gencatan senjata di Pakistan, delegasi Iran membawa foto-foto siswa korban serangan Amerika Serikat dan Israel. Foto-foto para korban beserta tas sekolah dan sepatu mereka ditaruh di kursi pesawat, seolah-olah mereka menjadi penumpang. Momen haru ini dibagikan televisi pemerintah Iran melalui saluran Telegram. Foto-foto siswa sekolah Minab yang menjadi korban serangan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu dipasang di kursi pesawat. Foto korban perang tersebut mengiringi perjalanan Ketua Majelis Tinggi Iran, Mohammad Bagher Qalibaf, dan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menuju Islamabad, Pakistan, untuk bernegosiasi. Korban yang berjatuhan mengundang aksi simpatik warga Teheran yang mengecam jatuhnya korban sipil, terutama anak-anak. Massa turun ke jalan untuk memperingati kematian korban serangan di sekolah putri Minab yang terjadi pada 28 Februari lalu. Serangan 28 Februari itu dikecam PBB dan pengawas HAM karena lebih dari 165 orang tewas, sebagian besar anak-anak, di jam sekolah. Baca Juga Negosiasi AS-Iran Tak Menemukan Titik Temu, Perang akan Pecah Lagi? | BERUT di Artikel ini bisa dilihat di :
Negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, Pakistan, berakhir buntu dan tidak menemukan titik temu. Iran yang menolak syarat program nuklir dan Amerika Serikat yang menambahkan syarat terkait Selat Hormuz menjadi alasan tidak tercapainya kesepakatan dalam perundingan ini. Selama 21 jam negosiasi alot antara Iran dan Amerika Serikat di Islamabad, Pakistan, pembicaraan berujung tanpa hasil. Washington dan Teheran gagal mencapai kesepakatan. Amerika Serikat melalui Wakil Presiden J.D. Vance menyebut hasil perundingan ini sebagai "kabar buruk" bagi Iran. Iran menolak menerima persyaratan Amerika Serikat terkait komitmen jangka panjang untuk menahan diri dalam pengembangan senjata nuklir. Sementara dari sudut pandang Iran, ketidaksepakatan terjadi karena adanya kesenjangan pemahaman dalam beberapa isu, di antaranya dimasukkannya topik-topik baru termasuk Selat Hormuz dan kawasan yang semakin memperumit pembicaraan. Negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran di Pakistan sebelumnya diharapkan dapat menjadi angin segar bagi perdamaian, setelah konflik di Timur Tengah berlangsung lebih dari lima pekan. Namun, dengan buntunya hasil negosiasi ini, masih dipertanyakan apakah ruang diplomasi untuk mencegah konflik semakin meluas masih terbuka. Baca Juga Trump Pilih Nonton UFC 327 di Tengah Negosiasi AS-Iran Tak Capai Kesepakatan di Artikel ini bisa dilihat di :
Kabar Hari Ini, - Isi 10 Poin Proposal Damai AS-Iran | Kabar Hari Ini Iran mengajukan 10 poin proposal damai kepada Amerika Serikat dalam perundingan gencatan senjata di Islamabad, Pakistan. Proposal ini mencakup jaminan non-agresi hingga penarikan penuh pasukan AS dari kawasan Timur Tengah. Selain itu, Iran juga menuntut penghapusan seluruh sanksi, pengakuan hak pengayaan uranium, hingga kompensasi atas kerusakan akibat serangan AS. Berikut rincian 10 poin yang diajukan dalam proposal tersebut. 1. Jaminan non-agresi Amerika Serikat untuk tidak menyerang Iran 2. Penarikan seluruh pasukan tempur AS dari kawasan Timur Tengah 3. Penyerahan kontrol penuh Selat Hormuz kepada Iran 4. Penghentian pertempuran bersenjata termasuk oleh Hizbullah 5. Pengakuan hak pengayaan uranium Iran 6. Penghapusan sanksi primer terhadap Iran 7. Penghapusan sanksi sekunder terhadap Iran 8. Penghapusan resolusi Dewan Keamanan PBB 9. Penghapusan resolusi Dewan Keamanan IAEA 10. Kompensasi perang atas kerusakan akibat serangan AS
JAKARTA, KOMPAS.TV - Akibat mengantuk saat berkendara, sebuah kendaraan truk bermuatan pasir sebanyak dua ton terguling di ruas Jalan Arteri Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Kecelakaan bermula dari truk yang datang dari arah Kuningan menuju Pancoran melakukan pengiriman pasir menuju Karawang. Saat berkendara di jalan tol, pengemudi mengaku mengantuk hingga kendaraannya menabrak beton pembatas jalan dan akhirnya terguling. Tidak ada korban dari insiden kecelakaan. Kedua penumpang truk hanya mengalami syok. Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami kemacetan panjang. Baca Juga Kecelakaan Beruntun di Tol Ngawi-Kertosono, 4 Kendaraan Terlibat dan 3 Orang Terluka di Artikel ini bisa dilihat di :
MIAMI, KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump memilih menonton UFC 327 di tengah perundingan AS dan Iran tidak mencapai kesepakatan. Trump menonton langsung ke arena UFC 327 di Miami, pada Sabtu (11/4/2026) malam. Kehadiran Trump disambut antusias penonton yang hadir. Diberitakan sebelumnya, perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Islamabad, Pakistan, tidak mencapai kesepakatan. Usai tak capai kesepakatan, Wakil Presiden AS JD Vance dan sejumlah delegasi meninggalkan Pakistan. Baca Juga Meski Negosiasi Gagal, Trump Sebut akan Tetap Buka Selat Hormuz | SAPA MALAM di Video Editor: Lintang Artikel ini bisa dilihat di :
Intelijen AS melaporkan China siap mengirim sistem pertahanan udara baru ke Iran. Dua sumber AS yang tak disebutkan namanya mengatakan Beijing menggunakan negara ketiga untuk menyalurkan senjata. Hal ini dilakukan guna menyamarkan asal pasokannya di tengah konflik Iran dengan AS-Israel. Sementara China belum memberikan komentar terkait klaim yang disampaikan intelijen AS. Tak hanya itu, intelijen AS menyebut Iran masih memiliki ribuan rudal balistik yang dapat ditembakkan. Hal itu disampaikan mellaui pejabat AS yang dilaporkan oleh Wall Street Journal. Ia mengaku AS sempat menghancurkan setengah dari peluncur rudal Iran yang kemudian ahncur dan rusak. Namun intelijen AS menyebut peluncur rudal Iran dapat diperbaiki dan berada di bawah tanah. Bahkan Iran disebut masih memiliki ribuan rudal balistik jarak menengah dan pendek. Laporan itu juga menyebutkan bahwa beberapa pejabat AS khawatir Iran akan membangun persediaan rudalnya di tengah gencatan senjata. Di sisi lain, Upaya diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran gagal mencapai kesepakatan damai. Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance mengatakan delegasi negaranya langsung meninggalkan Pakistan tanpa kesepakatan setelah menjalani negosiasi dengan Iran selama 21 jam. Pernyataan itu disampaikan JD Vance pada Minggu (12/4). Vance mengatakan negosiasi itu gagal karena Iran tidak bersedia menerima sejumlah persyaratan utama yang d
Komando militer Amerika Serikat untuk Timur Tengah, CENTCOM, mengklaim dua kapal perusaknya melintasi Selat Hormuz saat negosiasi dengan Iran berlangsung di Islamabad. Dua kapal tersebut adalah USS Frank E. Peterson dan USS Michael Murphy yang disebut kini beroperasi di Teluk Arab. Menurut AS, kehadiran kapal itu merupakan bagian dari misi untuk membersihkan ranjau laut yang diduga dipasang oleh Iran. Laksamana Brad Cooper mengatakan langkah ini untuk memastikan jalur pelayaran aman dari ancaman ranjau milik Korps Garda Revolusi Islam. Ia juga menyebut pihaknya sedang menyiapkan jalur pelayaran aman baru bagi kapal-kapal dagang. Namun, klaim tersebut langsung dibantah oleh pihak Iran. Juru bicara markas Khatam al-Anbiya menegaskan izin transit kapal sepenuhnya berada di tangan Iran. Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaqari menyatakan semua kapal wajib mendapat izin dari angkatan bersenjata Iran. Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam memperingatkan akan mengambil tindakan tegas terhadap kapal militer asing dan membantah adanya kapal AS yang melintasi Selat Hormuz.
JAKARTA, KOMPAS.TV - Aksi premanisme di wilayah Tanah Abang terungkap setelah salah satu penumpang merekam aksi pemalakan preman terhadap sopir bajaj. Dalam video tersebut, seorang pria meminta uang kepada sopir karena telah menaikkan penumpang di wilayahnya. Bahkan sempat terjadi ketegangan hingga akhirnya sopir bajaj mengalah untuk memberikan uang sebesar Rp2.000. Menurut saksi, para sopir bajaj akan dimintai Rp2.000 setiap mengambil penumpang di wilayah Tanah Abang. Dalam sehari, jumlah uang yang harus disetor ke preman bahkan bisa mencapai Rp100.000. Jika tidak diberi, bajaj akan dirusak oleh preman. Pram mengaku sudah menonton video yang viral tersebut dan menegaskan Pemprov Jakarta melalui Satpol PP akan menindaklanjuti aksi premanisme tersebut. Baca Juga Kecelakaan Beruntun di Tol Ngawi-Kertosono, 4 Kendaraan Terlibat dan 3 Orang Terluka di Artikel ini bisa dilihat di :
Seorang pria inisial IR (33) di Kelurahan Malakke, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, tewas ditikam menggunakan senjata tajam pada Sabtu (11/4/2026). Pria yang bekerja sebagai wiraswasta tersebut ditikam menggunakan badik oleh Rahmat Bin Latte (32), setelah diduga menggoda istri pelaku. Rahmat yang emosi kemudian menikam perut korban secara berulang hingga akhirnya IR meninggal di tempat. Jasadnya kemudian ditemukan di area semak-semak. (Tribun-Video.com/Tribunwajo.com) Reporter: M. Jabal Qubais