Video
17523 video
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memperlihatkan sikap tegas soal penjagaan Selat Hormuz. IRGC memperingatkan bahwa setiap kapal militer yang melintasi Selat Hormuz akan mendapat respons keras. IRGC menegaskan ancaman tersebut tidak berlaku bagi kapal sipil atau non-militer yang diizinkan melintas di jalur strategis itu Dilansir dari media asing A News, dalam pernyataannya disebuah televisi pemerintahan Iran. IRGC menyebut aturan khusus diberlakukan untuk mengatur lalu lintas kapal di Selat Hormuz, Minggu (12/4/2026). Peringatan itu disampaikan setelah laporan bahwa kapal perang Amerika Serikat (AS) melintasi wilayah tersebut untuk operasi pembersihan ranjau yang ditanam oleh Teheran. Sementara itu Komando Angkatan Laut IRGC mengkonfirmasi adanya ketegasan ini. Komando Angkatan Laut IRGC menyatakan ia memiliki wewenang penuh dalam mengelola keamanan dan pengawasan Selat Hormuz. IRGC menegaskan bahwa setiap pelanggaran oleh kapal militer akan ditindak secara tegas tanpa pengecualian. "Segala upaya kapal militer untuk melewati Selat Hormuz akan ditindak tegas. Angkatan Laut IRGC memiliki wewenang penuh untuk mengelola Selat Hormuz secara cerdas," kata Komando Angkatan Laut Garda Revolusi. Laporan stasiun televisi pemerintah Iran, mengabarkan bahwa izin melewati selat hanya akan "diberikan kepada kapal sipil dengan syarat-syarat tertentu". Ketegangan meningkat di kawasan ters
PERTANYAAN: Kita harus mulai waspada dengan penyakit parkinson ini pada saat usia berapa dokter? JAWABAN: Seharusnya sejak usia muda perlu waspada jadi ada beberapa tanda tanda yang khas. Terkait polusi itukan masuk lewat saluran pernafasan, menurut penelitian menstimulasi sel yang ada dihidung yang menyebabkan kerusakan. Ketika tanda tanda yang perlu diwaspadai yaitu kaku bahu dan perlu diperiksakan ke doter agar tau ini gejala parkinson apa bukan, lambat gerakannya itu ada tesnya juga. Editor: Canindya (Magang)
ISRAEL, KOMPAS.TV Sirene berbunyi dan intersepsi terjadi saat sistem Iron Dome Israel merespons rentetan rudal dari Hizbullah di Lebanon. Serangan rudal tersebut menghantam sejumlah bangunan hingga memicu pemadaman listrik luas di Kiryat Shmona pada Jumat (10/4/2026). Dikutip dari Viory, Hizbullah mengklaim bertanggung jawab atas serangan yang diluncurkan. Baca Juga Netanyahu Ancam Lebanon akan Ada Eskalasi Serangan, Setuju Negosiasi jika Hizbullah Dilucuti di Artikel ini bisa dilihat di :
Militer Iran merespons pengiriman kapal perang Amerika Serikat (AS) ke Selat Hormuz dengan dalih pembersihan ranjau laut. Militer Iran (IRGC) bersumpah bakal memberikan tanggapan keras terhadap kapal perang yang melintasi Selat Hormuz. Iran menegaskan bahwa kendali Selat Hormuz berada di tangan negaranya bukan Amerika Serikat. Pernyataan itu merespons sikap Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengerahkan dua kapal perangnya ke Selat Hormuz saat negosiasi damai sedang berlangsung di Pakistan pada Sabtu (11/4) kemarin. Trump mengatakan pengerahan kapal perang ke Selat Hormuz bertujuan untuk membersihkan ranjau laut. Kapal perang yang dikirimkan ke Selat Hormuz adalah USS Frank E Peterson dan USS Michael Murphy. Trump mengatakan bahwa AS memiliki kapal penyapu ranjau laut yang bisa menyisir Selat Hormuz. Ia kemudian mengklaim bahwa Selat Hormuz berada di bawah kekuasannya sehingga dirinya ingin membuka wilayah tersebut meski tidak menggunakannya. Menurut Trump banyak negara lain yang membutuhkan untuk melintasi Selat Hormuz tetapi mereka takut, lemah dan pelit. Oleh karena itu Trump mengklaim AS mengirimkan kapal perangnya untuk memastikan Selat Hormuz bebas sepenuhnya dari ranjau laut yang sebelumnya dipasang oleh Iran. Namun klaim tersebut langsung dibantah Iran dengan menegaskan bahwa kekuasaan Selat Hormuz sepenuhnya berada di tangan Iran bukan Amerika Serikat. (Tribun
TEXAS, KOMPAS.TV - Para astronaut Artemis II merasa terpukau dengan misi mereka melewati Bulan usai kembali mendarat di Bumi. "Orang-orang bertanya kepada kru kami apa kesan kami. Dan sejujurnya, yang paling membekas bukan hanya Bumi itu sendiri," ujar astronaut NASA, Christina Koch pada Sabtu (11/4/2026). "Tapi semua kegelapan di sekelilingnya. Bumi hanyalah seperti perahu penyelamat yang menggantung tenang di alam semesta," lanjutnya. Diketahui, para astronaut Artemis II berhasil melintas di balik sisi jauh Bulan dan menangkap pemandangan yang belum pernah dilihat oleh manusia, termasuk fenomena gerhana Matahari total. Baca Juga Detik-Detik Astronaut Artemis II Mendarat Kembali di Bumi di Artikel ini bisa dilihat di :
Beberapa kapal terlihat terhenti di Selat Hormuz pada Jumat (10/4/2026), di tengah perundingan yang dinantikan antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad. Laporan menyebutkan sekitar 15 kapal telah melintasi selat tersebut sejak diberlakukannya gencatan senjata dua minggu, namun lalu lintas pelayaran masih jauh di bawah normal. Mekanisme transit kapal komersial menjadi salah satu isu utama dalam negosiasi. Wakil Presiden AS JD Vance bertolak ke Islamabad untuk menghadiri pembicaraan, sambil memperingatkan Iran agar tidak “mempermainkan” Amerika Serikat. Sementara itu, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf menyatakan masih ada kesepakatan yang belum dijalankan, termasuk gencatan senjata di Lebanon dan pembebasan aset Iran yang diblokir. Gencatan senjata bersyarat dua minggu sebelumnya disepakati menjelang tenggat yang ditetapkan oleh Donald Trump terkait pembukaan kembali Selat Hormuz. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa Iran akan menghentikan operasi militernya jika serangan terhadap negaranya dihentikan. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyatakan delegasi kedua negara dijadwalkan bertemu untuk melanjutkan negosiasi menuju kesepakatan akhir. Situasi ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan sejak operasi militer gabungan AS–Israel terhadap Iran pada 28 Februari, yang memicu konflik lebih luas di kawasan Timur Tengah. Uploader: Tri Hantor
Ratusan pendukung Hizbullah berkumpul di Lapangan Riad Al-Solh, Beirut, pada Sabtu (11/4/2026) untuk menolak rencana pemerintah Lebanon membuka negosiasi dengan Israel. Rekaman video menunjukkan para pengunjuk rasa mengibarkan bendera Lebanon dan Iran, membawa potret para pemimpin Hizbullah, dan memegang papan bertuliskan 'Perlawanan adalah pilihan kita.' Para pengunjuk rasa juga meneriakkan pesan-pesan pembangkangan, termasuk: “Kami melawan, kami tidak berkompromi!” dan “Tidak ada pembicaraan, tidak ada konsesi!” “Tidak mungkin dia (Nawaf Salam) akan mendapatkan apa yang diinginkannya. Selama kita memiliki pejuang di garis depan… kita tidak lemah, ” ucap Zainab Abbas, seorang demonstran. “Kami katakan padanya: pergilah dan bernegosiasi sendiri. Bagi kami, penghinaan adalah hal yang tak terbayangkan,” tambahnya. “Negosiasi akan berakhir di tempat sampah, tidak akan memberi kita apa pun,” ujar demonstran lain, Kamal Shabqaji. Sebelumnya, Kepresidenan Lebanon mengumumkan bahwa pembicaraan dengan Israel akan dimulai pada hari Selasa di markas besar Departemen Luar Negeri AS, setelah Israel menyatakan kesiapan untuk dialog langsung dengan Lebanon. Situasi ini terjadi di tengah serangan udara Israel yang masih berlanjut di Lebanon, yang menurut Tel Aviv menargetkan Hizbullah, meski ada kesepakatan gencatan senjata bersyarat selama dua minggu antara AS dan Iran serta sekutunya. Iran
Presiden AS Donald Trump menghadiri UFC 327 di Miami pada Sabtu malam, menandai penampilan publik pertamanya di acara olahraga sejak operasi militer gabungan AS-Israel melawan Iran dimulai pada 28 Februari. Rekaman menunjukkan pemimpin AS melambaikan tangan kepada penonton di Kaseya Centre menjelang pertarungan kelas berat ringan antara Jiri Prochazka dan Carlos Ulberg, berhenti untuk berbicara dengan Presiden UFC Dana White dan komentator Joe Rogan sebelum duduk. Selama pertarungan, presiden AS dilaporkan duduk di dekat Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan Duta Besar AS untuk India Sergio Gor. Hal ini terjadi setelah Washington dan Teheran gagal mencapai kesepakatan dalam negosiasi perdamaian yang berisiko tinggi di Islamabad. Wakil Presiden AS JD Vance, yang memimpin delegasi Amerika, menyatakan bahwa mereka telah meninggalkan tawaran terakhir dan terbaik di meja perundingan, mencatat bahwa tanpa kesepakatan akan menjadi 'kabar buruk bagi Iran. Sebelum negosiasi selama 21 jam dimulai, Presiden AS menyatakan bahwa AS telah memenangkan perang terlepas dari upaya diplomatik, dan menambahkan, "Apakah kita mencapai kesepakatan atau tidak, itu tidak berpengaruh bagi saya."
Kabar Siang, - Geger Penemuan Mayat Terapung di Kolam Ikan Cilacap | Kabar Siang Warga Cilacap, Jawa Tengah yang digegerkan dengan penemuan mayat di kolam ikan
BANYUASIN, KOMPAS.TV - Pemerintah memilih skema creative financing untuk pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat di Banyuasin, Sumatera Selatan. Proyek strategis nasional yang memasuki tahap peluncuran ini tidak menggunakan APBN maupun APBD, melainkan mengandalkan kolaborasi pembiayaan multipihak. Model pendanaan ini menjadi terobosan untuk menjaga keberlanjutan pembangunan di tengah keterbatasan fiskal. Pemerintah mendorong pembangunan tidak berhenti pada seremoni, tetapi berlanjut hingga tuntas dan beroperasi penuh sesuai target tahapan. Peluncuran pembangunan menandai dimulainya tahap ke-11 dari total 15 fase pembangunan. Skema pembiayaan melibatkan sinergi BUMN, BUMD dan sektor swasta dengan pembagian peran dan risiko yang lebih proporsional. Pemerintah bertindak sebagai regulator dan fasilitator, sementara kebutuhan investasi ditopang mitra usaha. Pelabuhan Tanjung Carat ditargetkan mulai dibangun pada kuartal IV 2026 dengan nilai investasi sekitar 1,2 miliar dolar AS. Kawasan seluas 230 hektare ini dirancang sebagai pusat logistik terpadu berbasis multimoda yang diharapkan memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan, dengan target operasional pada 2028 atau 2029. Kita kupas perkembangan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat bersama Basyaruddin Akhmad, Asisten Dua Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Setda Sumatera Selatan. Baca Juga Penampakan
Beberapa kapal terlihat terhenti di Selat Hormuz pada Jumat (10/4/2026), di tengah perundingan yang dinantikan antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad. Laporan menyebutkan sekitar 15 kapal telah melintasi selat tersebut sejak diberlakukannya gencatan senjata dua minggu, namun lalu lintas pelayaran masih jauh di bawah normal. Mekanisme transit kapal komersial menjadi salah satu isu utama dalam negosiasi. Wakil Presiden AS JD Vance bertolak ke Islamabad untuk menghadiri pembicaraan, sambil memperingatkan Iran agar tidak “mempermainkan” Amerika Serikat. Sementara itu, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf menyatakan masih ada kesepakatan yang belum dijalankan, termasuk gencatan senjata di Lebanon dan pembebasan aset Iran yang diblokir. Gencatan senjata bersyarat dua minggu sebelumnya disepakati menjelang tenggat yang ditetapkan oleh Donald Trump terkait pembukaan kembali Selat Hormuz. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa Iran akan menghentikan operasi militernya jika serangan terhadap negaranya dihentikan. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyatakan delegasi kedua negara dijadwalkan bertemu untuk melanjutkan negosiasi menuju kesepakatan akhir. Situasi ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan sejak operasi militer gabungan AS–Israel terhadap Iran pada 28 Februari, yang memicu konflik lebih luas di kawasan Timur Tengah. Uploader: Tri Hantor
Kabar Siang, - Dua ABK Tewas Dianiaya dan Dibakar di Bali | Kabar Siang Polisi menangkap pelaku yang menganiaya dan membakar dua pemuda berinisial HA dan EG hingga tewas di Jalan Raya Pelabuhan Benoa, Kota Denpasar, Bali. Total, ada 5 orang yang diduga merupakan pelakunya.