Video

17784 video
Anak Try Sutrisno Enggan Dikawal Berlebihan, Ungkap Kelakar Ayahnya | ROSI
Play
11 Apr 2026 • 6 views
Anak Try Sutrisno Enggan Dikawal Berlebihan, Ungkap Kelakar Ayahnya | ROSI
#Kompas TV #video berita #KOMPASTV #YouTube #Video

JAKARTA, KOMPAS.TV - Nori Chandrawati, anak keempat Try Sutrisno, mengungkap bahwa sejak awal keluarganya tidak terbiasa menggunakan pengawalan, bahkan ketika ditawarkan secara resmi. "Anak saya tujuh, mati satu saya masih punya enam, itu kata Bapak," kata Nori menirukan sang ayah. Saat Try Sutrisno menjabat sebagai Wakil Presiden, tawaran pengawalan kembali datang. Namun Nori menolak. Bahkan ketika akhirnya harus menerima, Nori membatasi secara tegas hanya mau dikawal oleh satu pengawal. Dalam aktivitas sehari-hari, ia juga menolak perlakuan istimewa. "Kalau gitu saya ikut ke tempat supir aja dulu, bareng parkir dulu, baru turunnya bareng-bareng," katanya. Ia menegaskan sikap tersebut hasil didikan langsung dari sang ayah. Bagaimana menurut Anda? Selengkapnya saksikan di sini: Artikel ini bisa dilihat di :

Cerita Anak Try Sutrisno Soal Privilege: Begitu Sebut Nama, Langsung Dapat | ROSI
Play
11 Apr 2026 • 6 views
Cerita Anak Try Sutrisno Soal Privilege: Begitu Sebut Nama, Langsung Dapat | ROSI
#Kompas TV #video berita #KOMPASTV #YouTube #Video

JAKARTA, KOMPAS.TV - Anak ketujuh Try Sutrisno yakni Natalia Indrasari mengaku pernah iseng mencoba menguji seberapa kuat pengaruh nama besar keluarganya dalam kehidupan nyata. Ia menceritakan pengalamannya saat mencoba melakukan reservasi di sebuah restoran di Jakarta. "Saya telpon minta reservasi atas nama Natalia, tujuh orang gitu. Nggak ada, nggak bisa," katanya. Ia kemudian menelpon lagi dan berpura-pura menjadi sekretaris dari Lia Try Sutrisno. Hasil berbeda didapat saat nama keluarga disebut. Meski demikian, ada kesadaran bahwa nama besar bukan untuk sekadar dimanfaatkan demi kepentingan pribadi, seperti yang diajarkan ayahnya. Bagaimana menurut Anda? Selengkapnya saksikan di sini: Artikel ini bisa dilihat di :

Status Partai Bupati Gatut Sunu Tak Jelas, Gerindra Tegaskan Belum Jadi Kader Meski Diusung Pilkada
Play
11 Apr 2026 • 6 views
Status Partai Bupati Gatut Sunu Tak Jelas, Gerindra Tegaskan Belum Jadi Kader Meski Diusung Pilkada
#Tribunnews #video berita #YouTube #Video

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jatim menyatakan bahwa Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo belum resmi jadi kader mereka. Hal ini disampaikan pasca-penangkapan Gatut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (10/4/2026). Ketua Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPD Gerindra Jatim, Hidayat saat dikonfirmasi, Sabtu (11/4/2026) tak memungkiri ada proses Gatut ingin berlabuh ke Partai Gerindra. Namun hingga kini belum ada keputusan resmi dari partai mengenai status Sunu. Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad saat dihubungi. Dasco mengatakan, Gatut mendaftar Gerindra seusai terpilih jadi Bupati Tulungagung. Adapun kader asli Gerindra adalah sang wakil, Ahmad Baharudin. Sebagai informasi, Gatut tadinya merupakan kader PDI Perjuangan. Namun statusnya sebagai kader PDIP gugur saat mencalonkan diri sebagai bupati saat Pilkada 2024. Informasi ini disampaikan oleh Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDIP Jatim, Budi "Kanang" Sulistyono. Kanang menjelaskan, status Gatut di PDIP gugur karena mencalonkan diri melalui partai lain. Adapun saat Pilkada 2024, Gatut diusung Partai Gerindra, Golkar, dan PKS, berpasangan dengan Ketua DPC Gerindra Tulungagung, Ahmad Baharudin. (TribunVideo.com) Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Januar Sumber: Sumber:

Detik-detik Ledakan SPBE Mustikajaya! Warga Lari Panik saat Gas Jadi Kabut
Play
11 Apr 2026 • 6 views
Detik-detik Ledakan SPBE Mustikajaya! Warga Lari Panik saat Gas Jadi Kabut
#Tribunnews #video berita #YouTube #Video

Detik-detik mencekam kebakaran disertai ledakan di SPBE Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, masih membekas di ingatan warga. Salah satunya dialami Abdul Muhi (36), warga yang rumahnya tepat berada di sebelah lokasi kejadian. Ia nyaris terjebak jika terlambat mengevakuasi diri dan keluarganya. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu, Abdul Muhi tengah beristirahat di depan rumahnya sebelum tiba-tiba suasana berubah panik. “Awalnya saya dengar keributan, pegawai di dalam itu panik karena ada kebocoran gas,” kata Abdul Muhi saat diwawancarai, Kamis (2/4/2026). Ia kemudian melihat kepulan gas sudah menyebar hingga ke jalan raya, menyerupai kabut tebal yang menyelimuti lingkungan sekitar. “Kayak kabut, jalanan sudah penuh gas. Bau gas juga sudah tercium kuat,” ujarnya. Melihat kondisi tersebut, Abdul Muhi langsung bergerak cepat. Ia bergegas mengevakuasi keluarganya dan memperingatkan warga sekitar agar segera keluar rumah. “Saya panggilin warga, jangan ada yang di rumah. Saya evakuasi ibu saya juga,” ungkapnya. Kepanikan pun tak terhindarkan. Warga berhamburan keluar rumah, berusaha menyelamatkan diri dari ancaman kebakaran. “Warga sudah pada lari semua, menyelamatkan diri masing-masing,” ucapnya. Tak berselang lama, hanya sekitar dua menit setelah proses evakuasi, ledakan besar pun terjadi. “Enggak sampai dua menit, langsung leda

Indonesia Terlambat? Pengamat Migas Bongkar Dampak Krisis Hormuz | Ngocak febby
Play
11 Apr 2026 • 6 views
Indonesia Terlambat? Pengamat Migas Bongkar Dampak Krisis Hormuz | Ngocak febby
#Tribunnews #video berita #YouTube #Video

TRIBUN-VIDEO — Ketegangan di Selat Hormuz kembali menekan sistem energi global dan berdampak langsung ke Indonesia. Bagi negara yang kini berstatus net importir minyak, gangguan di jalur vital tersebut memperlihatkan rapuhnya ketahanan energi nasional. Dalam wawancara bersama Direktur Pemberitaan Tribun Network, Febby Mahendra Putra, pengamat migas Erie Soedarmo menilai Indonesia terlambat menyesuaikan strategi energi dengan perubahan geopolitik global. “Dengan krisis Hormuz ini, kita sebenarnya sudah terlambat,” ujar Erie, di Studio Tribunnews, Jumat (10/4/2026), Menurut Erie, konflik antara Iran dan Amerika Serikat tidak hanya berdampak pada harga minyak yang kini menyentuh 95–98 dollar AS per barel, tetapi juga mengganggu stabilitas pasokan. Dalam kondisi krisis, pasar minyak tidak lagi berjalan normal. Ia menjelaskan, ada tiga pemain utama dalam pasar minyak dunia, yakni pemilik kilang, pemegang cadangan strategis, dan spekulan. Dalam situasi genting, spekulan justru menjadi aktor dominan yang memengaruhi harga dan distribusi. Dampaknya terlihat nyata. Kapal LNG yang semula menuju Indonesia bisa berbalik arah di tengah perjalanan karena adanya penawaran harga lebih tinggi dari pihak lain. Lebih jauh, ia menilai akar persoalan Indonesia terletak pada strategi energi yang tidak banyak berubah sejak 1970-an. Saat itu, Indonesia masih berpenduduk sekitar 120 juta jiwa dan berst

Sepi Pembeli, Pedagang Plastik Pilih Tidak Berdagang | AKIM tvOne
Play
11 Apr 2026 • 8 views
Sepi Pembeli, Pedagang Plastik Pilih Tidak Berdagang | AKIM tvOne
#tvOneNews #video berita #YouTube #Video

AKIM, - Sepi Pembeli, Pedagang Plastik Pilih Tidak Berdagang | AKIM tvOne Lonjakan harga plastik hingga 70% sejak awal April 2026 menyebabkan pedagang di pasar tradisional, seperti Pasar Klender, Jakarta Timur, mengalami penurunan omzet drastis dan sepi pembeli. Tingginya biaya modal membuat pedagang di Jakarta dan daerah lain terpaksa mengurangi stok, menaikkan harga jual, atau memilih tidak berdagang untuk menghindari kerugian.

Gotong Royong Bersihkan Sampah, Warga Temukan Jasad Pria Tanpa Kepala | AKIM tvOne
Play
11 Apr 2026 • 8 views
Gotong Royong Bersihkan Sampah, Warga Temukan Jasad Pria Tanpa Kepala | AKIM tvOne
#tvOneNews #video berita #YouTube #Video

AKIM, - Gotong Royong Bersihkan Sampah, Warga Temukan Jasad Pria Tanpa Kepala | AKIM tvOne sesosok mayat tanpa kepala ditemukan warga di tumpukan sampah yang terbawa arus banjir di Sleman, Yogyakarta.

Eks Pejabat Libya Minta Iran Jangan Percaya Rencana Perdamaian AS, Belajar dari Kesalahan Masa Lalu
Play
11 Apr 2026 • 7 views
Eks Pejabat Libya Minta Iran Jangan Percaya Rencana Perdamaian AS, Belajar dari Kesalahan Masa Lalu
#Tribunnews #video berita #YouTube #Video

Baca Selengkapnya di Seorang mantan pejabat Libya memberi pesan kepada Iran jelang pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS) di Pakistan. Ia meminta agar Teheran tidak mengulangi kesalahan Libya yang mempercayai AS. Pejabat tersebut adalah Moussa Ibrahim, mantan anggota kabinet di bawah pemimpin Libya, Muammar Gaddafi. Gaddafi digulingkan dan dibunuh dalam pemberontakan yang didukung NATO pada tahun 2011. Dalam wawancara bersama Russia Today (RT) pada Jumat (10/4/2026), Ibrahim menyampaikan pandangan terkait gencatan senjata AS-Iran. Menurutnya, kedua pihak datang ke meja perundingan dengan gagasan yang berbeda. Ibrahim menyebut, Iran dengan tulus mencari solusi untuk penyelesaian konflik demi terciptanya perdamaian. Sementara AS melakukan negosiasi dengan harapan menemukan cara untuk mempertahankan konflik. "Saya percaya Iran tulus dalam upaya mereka untuk menemukan solusi… Bagi Amerika, ini bukanlah diplomasi perdamaian atau penyelesaian konflik, melainkan pengendalian eskalasi," kata Ibrahim. Ibrahim lantas meminta Iran untuk sangat berhati-hati dan tidak mempercayai rencana perdamaian AS selama pembicaraan di Pakistan. Ia menyebut Libya sebagai negara Afrika yang sangat kuat dan stabil. Namun, Libya harus membayar harga mahal karena terlalu percaya bisa membangun hubungan baik dengan AS. (Tribun-Video.com) Uploader: Panji Anggoro Putro

Harga Plastik di Sejumlah Daerah Merangkak Naik | AKIM tvOne
Play
11 Apr 2026 • 8 views
Harga Plastik di Sejumlah Daerah Merangkak Naik | AKIM tvOne
#tvOneNews #video berita #YouTube #Video

AKIM, - Harga Plastik di Sejumlah Daerah Merangkak Naik | AKIM tvOne Meski ada kenaikan harga sejumlah bahan pokok hingga plastik di sejumlah pasar, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan bahwa stok masih aman terkendali. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bahkan menyatakan jika inflasi di Jakarta masih terjaga dan stok lebih dari cukup

Presiden Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI | AKIM tvOne
Play
11 Apr 2026 • 7 views
Presiden Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI | AKIM tvOne
#tvOneNews #video berita #YouTube #Video

AKIM, - Presiden Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI | AKIM tvOne Presiden RI, Prabowo Subianto, memutuskan meletakkan jabatannya sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI). Keputusan tersebut diumumkan Prabowo Subianto dalam pembukaan Musyawarah Nasional XVI PB IPSI 2026 di JCC, Senayan, Jakarta, pada Sabtu (11/4/2026). Prabowo memiliki rekam jejak panjang di PB IPSI, organisasi yang memayungi pencak silat Indonesia. Ia menjabat sebagai Wakil Ketua Umum selama empat periode sebelum kemudian memimpin sebagai Ketua Umum dalam lima periode.

🔴LIVE: Cekcok soal Warisan Rp1 Miliar, Warga Muratara Tewas Ditusuk Kerabat di Depan Istri dan Anak
Play
11 Apr 2026 • 7 views
🔴LIVE: Cekcok soal Warisan Rp1 Miliar, Warga Muratara Tewas Ditusuk Kerabat di Depan Istri dan Anak
#Tribunnews #video berita #YouTube #Video

Seorang warga warga Desa Muara Tiku, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara, Sumatra Selatan tewas secara tragis di tangan kerabatnya sendiri. Sugiansyah alias Yansyah tewas ditusuk saat tengah melihat pembangunan rumah di Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, Sumatra Selatan. Diketahui, peristiwa ini terjadi pada Jumat (10/4/2026). Kala itu, Yansyah didatangi empat orang yang masih memiliki hubungan keluarga dengannya. Mereka adalah Ariansyah, Ranawati, Fedril, dan Farid Pardian Mahardika atau Rarit. Datang mengendarai mobil, keempat orang tersebut lantas menanyakan masalah uang warisan yang diterima korban. Diketahui, korban menerima uang warisan sebesar Rp1 miliar.

Selain Bupati, 12 Pejabat Pemkab Tulungagung Diperiksa KPK | AKIM tvOne
Play
11 Apr 2026 • 7 views
Selain Bupati, 12 Pejabat Pemkab Tulungagung Diperiksa KPK | AKIM tvOne
#tvOneNews #video berita #YouTube #Video

AKIM, - Selain Bupati, 12 Pejabat Pemkab Tulungagung Diperiksa KPK | AKIM tvOne Komisi Pemberantasan Korupsi KPK melakukan kegiatan operasi tangkap tangan atau OTT di lingkup Pemkap Tulungagung. Bupati Tulungagung menjadi salah satu dari sejumlah pejabat yang terjaring OTT KPK.