Video

17888 video
Detik-Detik Wapres AS Tiba di Pakistan! Delegasi Negosiasi Damai dengan Iran
Play
11 Apr 2026 • 8 views
Detik-Detik Wapres AS Tiba di Pakistan! Delegasi Negosiasi Damai dengan Iran
#Kompas TV #video berita #KOMPASTV #YouTube #Video

ISLAMABAD, KOMPAS.TV Inilah detik-detik Wakil Presiden Amerika Serikat (AS), JD Vance sebagai delegasi AS dalam negosiasi dengan Iran tiba di Islamabad, Pakistan, Sabtu (11/4/2026). JD Vance disambut Menteri Luar Negeri Pakistan Mohammad Ishaq Dar saat tiba di Islamabad. Wakil Presiden AS itu didampingi oleh Utusan AS di Timur Tengah, Steve Witkoff dan Jared Kushner. Sebelumnya, delegasi Iran yang diwakili Ketua Majelis Tinggi Iran, Mohammad Bagher Qalibaf dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Aragchi telah tiba terlebih dahulu di Pakistan. Baca Juga Foto Korban Serangan AS-Israel Iringi Delegasi Iran Menuju Pakistan untuk Negosiasi di Video Editor: Noval Artikel ini bisa dilihat di :

Tak Ada Privilege! Anak Try Sutrisno Justru Dilarang Dapat Fasilitas | ROSI
Play
11 Apr 2026 • 9 views
Tak Ada Privilege! Anak Try Sutrisno Justru Dilarang Dapat Fasilitas | ROSI
#Kompas TV #video berita #KOMPASTV #YouTube #Video

JAKARTA, KOMPAS.TV - Taufik Dwi Cahyono, anak kedua Try Sutrisno, mengungkap bahwa perjalanan panjang karier sang ayah yang panjang di hingga menjadi wakil presiden justru menjadi tekanan tersendiri bagi anak-anaknya. Ia mengakui, ekspektasi publik terhadap anak seorang tokoh besar tidaklah ringan. Meski telah menempuh pendidikan terbaik dan meraih pencapaian akademik, bayang-bayang nama besar ayahnya tetap melekat. Namun di balik itu, ada prinsip kuat yang ditanamkan oleh sang ayah mereka bahwa jalan hidup mereka tidak boleh sama dengan orang kebanyakan. Filosofinya mengajarkan ketahanan dan daya juang. "Kalau kamu itu berjalan di jalan yang teman-teman yang lain berjalan di jalan yang lurus dan datar-datar saja, kamu harus berjalan di bebatuan. Kadang-kadang berlumpur, ya pake ransel lagi malah katanya gitu kan," katanya. Lebih jauh, ia menegaskan bahwa apa yang disebut "privilege" justru tidak pernah diberikan dalam keluarganya. Bahkan, sang ayah secara tegas melarang pemberian fasilitas kepada anak-anaknya selama menjabat. "Setiap menjabat di satu tempat, bapak bilangnya begini anak saya, jangan pernah kasih anak-anak saya apapun selama saya di sini," katanya. Bagaimana menurut Anda? Selengkapnya saksikan di sini: Artikel ini bisa dilihat di :

Imbas Konflik Berkelanjutan, Umat Kristen Ortodoks di Gaza Berdoa Kedamaian Terwujud di Timur Tengah
Play
11 Apr 2026 • 9 views
Imbas Konflik Berkelanjutan, Umat Kristen Ortodoks di Gaza Berdoa Kedamaian Terwujud di Timur Tengah
#Tribunnews #video berita #YouTube #Video

Umat Kristen Ortodoks berkumpul di Gereja Santo Porphyrius di Gaza untuk memperingati Jumat Agung. Rekaman yang diambil hari Jumat (10/4/2026) menunjukkan para jemaat tiba di gereja, menyalakan lilin, dan mengikuti doa, sementara para imam mempersiapkan ibadah. Upacara tersebut mencakup prosesi di dalam gereja, dengan para rohaniwan dan jemaat membawa salib serta peti simbolis yang melambangkan Kristus. Upacara itu juga diiringi lantunkan himne dan berjalan di bawah Epitaphios, kain ikon bordir yang menggambarkan pemakaman Kristus. Salah seorang umat Kristen Ortodoks yang turut merayakan Jumat Agung di Gaza mengaku, mereka juga mendoakan untuk kedamaian di Timur Tengah. Sebab ia mengaku, hari raya kali ini sangat menyedihkan. Sebab, ia menyebut bahwa perang yang terjadi di Gaza telah merampas kebahagiaan mereka. “Ini adalah hari raya yang sangat menyedihkan. Mengingat situasi di Gaza, kondisi negara, dan dunia Arab, kegembiraan hari raya ini tidak terasa hari ini. Perang yang tidak adil di Gaza telah merampas kebahagiaan kami. Kami berdoa agar perdamaian terwujud di Timur Tengah dan di Gaza,” ujar seorang jemaat. Jumat Agung merupakan bagian dari rangkaian perayaan Paskah Ortodoks, bersama Kamis Putih dan Sabtu Suci, yang mengarah pada Hari Minggu Paskah. Pada Sabtu menampilkan upacara ikonik “Api Suci”, yaitu saat api ajaib dinyalakan di Gereja Makam Kudus, lalu didistribusika

LIVE - Dendam, Tetangga Siram Air Keras ke Lansia  | GELAR PERKARA
Play
11 Apr 2026 • 7 views
LIVE - Dendam, Tetangga Siram Air Keras ke Lansia | GELAR PERKARA
#Kompas TV #video berita #KOMPASTV #YouTube #Video

LIVE - Dendam, Tetangga Siram Air Keras ke Lansia | GELAR PERKARA

[FULL] WNI Update Negosiasi Iran-AS, Pengamat Militer & Dosen UGM Ungkap Kemungkinan Berhasil
Play
11 Apr 2026 • 9 views
[FULL] WNI Update Negosiasi Iran-AS, Pengamat Militer & Dosen UGM Ungkap Kemungkinan Berhasil
#Kompas TV #video berita #KOMPASTV #YouTube #Video

Delegasi Amerika Serikat dan Iran sudah hadir di Pakistan untuk memulai perundingan damai. AS memberi peringatan keras agar Iran jangan main-main dengan AS. Sementara Iran bersikap skeptis terhadap AS karena dalam beberapa negosiasi selalu berujung pada kegagalan dan janji-janji yang diingkari. Apakah perundingan ini hanya basa-basi atau bisa menyelesaikan perang? Kami akan membahasnya bersama pakar strategi dari Pusat Pengkajian dan Penerapan Angkatan Udara sekaligus alumni US Air War College, Marsma TNI Purnawirawan, Agung Sasongkojati; Dosen Hubungan Internasional UGM, Ririn Tri Nurhayati; dan mahasiswa International Islamic University of Islamabad, Syauqi Ikram.

Momen Haru, Delegasi Iran Kenang Siswa Korban Serangan AS-Israel Dengan Bawa Foto | KOMPAS PETANG
Play
11 Apr 2026 • 7 views
Momen Haru, Delegasi Iran Kenang Siswa Korban Serangan AS-Israel Dengan Bawa Foto | KOMPAS PETANG
#Kompas TV #video berita #KOMPASTV #YouTube #Video

Delegasi Iran membawa foto-foto siswa sekolah Minad yang menjadi korban serangan Amerika Serikat dan Israel menjelang pertemuan perundingan gencatan senjata di Pakistan. Momen mengharukan terekam di dalam pesawat saat Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menatap foto-foto siswa yang diletakkan bersama setangkai mawar putih dan tas mereka di bangku kosong pesawat dalam penerbangan menuju Islamabad, Pakistan. Mereka adalah korban tewas serangan Israel-AS ke Iran pada 28 Februari 2026 lalu. Baca Juga Soroti Inflasi Pengamat, Seskab Teddy Sebut Data Tak Sesuai Fakta | KOMPAS PETANG di Artikel ini bisa dilihat di :

Seusai Persija Tak Menorehkan Kemenangan dalam 3 Laga Terakhir, Bonek Optimis Persebaya Raih 3 Poin
Play
11 Apr 2026 • 7 views
Seusai Persija Tak Menorehkan Kemenangan dalam 3 Laga Terakhir, Bonek Optimis Persebaya Raih 3 Poin
#Tribunnews #video berita #YouTube #Video

Baca Selengkapnya di Ribuan The Jakmania dan Bonek mulai berdatangan ke Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Kehadiran mereka guna mendukung dan menyaksilkan laga Persija vs Persebaya yang bergulir pada pada pukul 19.00 WIB, Sabtu (11/4/2026). Beberapa suporter Persebaya atau Bonek yang berasal dari Sidoarjo mengaku, mereka optimis jika tim kesayangannya akan menang atas laga kontra Persija. Meski di atas kertas Persija lebih unggul dari Persebaya, namun mereka tetap optimis bahwa peluang dan keberuntungan masih ada. Sebab, sebelumnya Persija tidak menorehkan dalam 3 laga terakhir. "Jujur berat sih mas, tapi faktor hoki pasti bisa," ujarnya. (Tribun-Video.com) Reporter: Abdul Majid Uploader: Panji Anggoro Putro

Soroti Inflasi Pengamat, Seskab Teddy Sebut Data Tak Sesuai Fakta | KOMPAS PETANG
Play
11 Apr 2026 • 7 views
Soroti Inflasi Pengamat, Seskab Teddy Sebut Data Tak Sesuai Fakta | KOMPAS PETANG
#Kompas TV #video berita #KOMPASTV #YouTube #Video

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyebut ada fenomena inflasi pengamat seiring meningkatnya banyak pihak yang menyampaikan opini di ruang publik. Teddy menegaskan pemerintah terbuka terhadap kritik dan masukan dari berbagai pihak, namun harus berbasis data dan fakta. Teddy menilai saat ini banyak pengamat yang berbicara tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan dan datanya salah. Teddy juga menyampaikan bahwa perbedaan pandangan wajar dalam demokrasi, namun harus disampaikan secara konstruktif dan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat. Baca Juga 3 Orang Penampung Emas Ilegal di Lampung Ditangkap | KOMPAS PETANG di Artikel ini bisa dilihat di :

Seskab Teddy Soroti Fenomena 'Inflasi Pengamat', Bicara Tak Sesuai Data dan Fakta
Play
11 Apr 2026 • 5 views
Seskab Teddy Soroti Fenomena 'Inflasi Pengamat', Bicara Tak Sesuai Data dan Fakta
#Kompas TV #video berita #KOMPASTV #YouTube #Video

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menilai belakangan ini terjadi fenomena 'inflasi pengamat'. Menurutnya, banyak pengamat bicara tidak sesuai data dan fakta di lapangan, namun berusaha membentuk opini warga tentang pemerintah. "Pengamat-pengamat itu datanya tidak sesuai fakta, datanya keliru. Dari Sebagian besar pengamat-pengamat itu sejak dulu sudah berusaha mempengaruhi warga, membentuk opini publik," ujar Teddy, Jakarta, pada Jumat (10/4/2026). Ia menambahkan saat ini justru masyarakat lebih percaya kepada Presiden Prabowo Subianto. Produser: Ikbal Maulana Thumbnail: Noval

Terbang ke Pakistan, Delegasi Iran Bawa Foto hingga Tas Sekolah Para Siswa Korban Serangan AS-Israel
Play
11 Apr 2026 • 6 views
Terbang ke Pakistan, Delegasi Iran Bawa Foto hingga Tas Sekolah Para Siswa Korban Serangan AS-Israel
#Tribunnews #video berita #YouTube #Video

Baca Selengkapnya di Iran mengutus Ketua Parlemen Mohammad Qalibaf untuk menghadiri perundingan dengan Amerika Serikat (AS) di Pakistan. Dalam penerbangan menuju lokasi, Qalibaf membawa sejumlah foto siswa korban serangan AS-Israel. Rekaman yang dirilis Viory pada Sabtu (11/4/2026) menampilkan foto para korban diletakkan pada kursi pesawat. Masing-masing kursi juga terdapat bunga serta tas sekolah. Qalibaf tampak memandangi barang-barang tersebut dengan tatapan mendalam. Setibanya di Pakistan, ia disambut oleh perwakilan pejabat setempat. Delegasi Iran dipimpin oleh Qalibaf serta Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi. Sementara di pihak AS dipimpin oleh Wakil Presiden JD Vance. Qalibaf mengatakan bahwa Iran memiliki niat baik, namun tak percaya lagi dengan AS. Hal ini karena Washington sudah dua kali meluncurkan serangan saat negosiasi sedang berlangsung. "Kami memiliki niat baik, tetapi kami tidak percaya (pada Amerika)," kata Qalibaf, dikutip dari Tasnim pada Sabtu (11/4/2026). Serangan pada akhir Februari 2026 lalu bahkan menewaskan ratusan siswi sekolah dasar Iran. Mereka yang tidak berdosa justru menjadi korban kejahatan perang AS-Israel. (Tribun-Video.com) Uploader: Panji Anggoro Putro

3 Orang Penampung Emas Ilegal di Lampung Ditangkap | KOMPAS PETANG
Play
11 Apr 2026 • 8 views
3 Orang Penampung Emas Ilegal di Lampung Ditangkap | KOMPAS PETANG
#Kompas TV #video berita #KOMPASTV #YouTube #Video

Polisi menangkap tiga pelaku penampung emas hasil galian penambangan tanpa izin di wilayah Kabupaten Way Kanan, Lampung. Di lahan 200 hektar milik PTPN di wilayah Kabupaten Way Kanan, Lampung, aktivitas penambangan ilegal tersebut mengakibatkan kerusakan lingkungan berat dan potensi kerugian negara mencapai 1,3 triliun rupiah. Ketiga pelaku ditangkap setelah terbukti berperan sebagai penampung hasil tambang ilegal. Baca Juga Diduga Ngantuk Sopir Truk Pasir Tabrak Pembatas Jalan, Arus Lantas Sempat Macet di Artikel ini bisa dilihat di :

WNI Diminta Selalu Waspada Di Tengah Gempuran Israel ke Lebanon | Kabar Petang
Play
11 Apr 2026 • 7 views
WNI Diminta Selalu Waspada Di Tengah Gempuran Israel ke Lebanon | Kabar Petang
#tvOneNews #video berita #YouTube #Video

Kabar Petang, - WNI Diminta Selalu Waspada Di Tengah Gempuran Israel ke Lebanon | Kabar Petang Serangan udara besar-besaran Israel ke Lebanon pada awal April 2026, terutama di Beirut dan Lebanon selatan, telah menewaskan ratusan orang dan melukai ribuan lainnya. Eskalasi ini terjadi pasca gencatan senjata AS-Iran, mengancam stabilitas kawasan dan meningkatkan ketegangan dengan Hizbullah, di tengah upaya Lebanon menavigasi krisis.