Ekonomi 19 Dec 2025 10 views

Purbaya Keteteran Hadapi K/L di Era Prabowo: Mereka Minta Duit Terus

Judul: Purbaya Keteteran Hadapi K/L di Era Prabowo: Mereka Minta Duit Terus Jakarta, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku keteteran menghadapi permintaan kemente

Purbaya Keteteran Hadapi K/L di Era Prabowo: Mereka Minta Duit Terus
Judul: Purbaya Keteteran Hadapi K/L di Era Prabowo: Mereka Minta Duit Terus
Jakarta, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku keteteran menghadapi permintaan kementerian/lembaga (K/L), khususnya menjelang akhir tahun.Purbaya awalnya menegaskan belum ada rencana mengubah postur anggaran tahun depan. Akan tetapi, dirinya tidak memungkiri permintaan belanja dari K/L semakin meningkat."Terus terang kita (Kementerian Keuangan) agak keteteran tuh karena mereka (K/L) minta duit terus, minta duit terus. Jadi, kita agak kendalikan sedikit," ungkapnya dalam Konferensi Pers APBN Kita di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (18/12).

Purbaya melihat fenomena tersebut sebagai tanda bahwa kementerian/lembaga sudah lebih siap menyerap anggaran dibandingkan awal tahun ini. Kendati, dirinya menegaskan tetap belum akan mengubah postur APBN 2026.Lihat Juga :Purbaya Respons Proyeksi Bank Dunia soal Defisit APBN: Sering Meleset
"Apalagi, mereka (K/L) takut kalau enggak bisa belanja, saya potong anggarannya. Jadi, tahun depan (2026) mereka pasti akan lebih baik (menyerap anggaran)," tegas Purbaya.Tahun ini, sejumlah K/L memang mengembalikan anggaran kepada Kemenkeu. Bahkan, sudah ada Rp4,5 triliun yang dikembalikan kepada Purbaya hingga Selasa (16/12) lalu.Namun, Purbaya mengaku tetap optimistis perekonomian Indonesia sanggup tumbuh sesuai rencana. Kuartal IV 2025, misalnya, yang diperkirakan bakal melebihi 5,5 persen (yoy).
Sang Bendahara Negara yakin capaian pada kuartal terakhir itu akan membawa ekonomi Indonesia tumbuh 5,2 persen sepanjang 2025. Tahun depan, laju ekonomi semakin kencang dengan menyentuh 5,4 persen."Sekarang saya kan sedang hidupkan semua mesin ekonomi. Fiskal sudah mulai jalan, moneter sudah semakin sinkron, iklim investasi akan diperbaiki. Saya tetap melihat 6 persen bukan angka yang mustahil untuk 2026, walaupun asumsi kita di 5,4 persen," pungkasnya. (skt/sfr)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20251218133149-532-1308223/purbaya-keteteran-hadapi-k-l-di-era-prabowo-mereka-minta-duit-terus
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.